DI 16092025
Matius 5:39-40 ILT3
Namun Aku berkata kepadamu: Janganlah melawan yang jahat, melainkan siapa yang menampar engkau pada pipimu yang kanan, serahkanlah kepadanya pipi yang lain juga.
Dan kepada dia yang menginginkan engkau dihukum dan mengambil pakaianmu, tinggalkanlah kepadanya jubahmu juga.
Apa sebenarnya makna dr ayat ini? Apakah kita diajar utk jadi org yg lemah? Ditampar malah diam saja, bahkan memberikan pipi yg lain utk ditampar jg?
Lebih baik kita mengerti apa makna suatu tamparan di zaman itu, dalam Ensiklopedia Alkitab, dijelaskan bhw tamparan pada pipi berarti celaan atau kekalahan (Ayub 16:10; Mat 5:39). Nah jadi konteks ayat ini bukan pd situasi normal spt yg sering kita pikir & bayangkan, keributan lalu terjadi adu fisik dan membiarkan diri ditampar. Jgn terlalu ‘polos’ dlm menafsirkan ayat ini! Org yang ditampar pipinya adalah org yg kalah, ada di bawah kekuasaan musuh. Spt seorang tawanan perang, ditaklukkan dan dengan bebas diperlakukan apa saja oleh pihak yg menaklukkan. Membiarkan diri ditampar tujuannya supaya jgn sampai diperlakukan lebih buruk drpd itu. Emosi orang penakluk biasanya sangat tinggi, lebih baik memberi kepuasan emosi pd orang yg menaklukkan kita drpd nyawa kita hilang pd akhirnya. Di dlm hidup ini, ada waktunya kita kalah dan merugi, di saat inilah kita jgn melawan dgn sembarangan.
Dlm perselisihan, kadang kita hrs dengan sengaja membiarkan orang lain mendapat apa yg diinginkannya. Misalnya ketika ada seseorg yg dijambret, diancam dgn pisau, lebih baik kehilangan harta drpd nantinya kehilangan nyawa, bukan? Di sinilah semua dr kita diajar utk bijak, mana yg lebih patut kita pertahankan, mana yg harus rela untuk dilepas. Memang tdk menyenangkan, tapi di situasi spt itulah kita jangan kehilangan yg paling berharga. Harta masih bs dicari, tetapi kita hanya punya 1 nyawa. Ditampar dan membiarkan ditampar lagi, jauh lebih baik drpd mengalami hal yang lebih buruk, dan kehilangan nyawa. Kali ini kita kalah, tp suatu saat kita bisa bangkit membalikkan keadaan. Dulu ditindas, nanti berkuasa, itu yg hrs kita pahami. Bijaklah dlm menyikapi keadaan buruk yg sedang menimpa, lebih baik mengalah sesaat demi nantinya bisa menang selanjutnya.
Pikirkanlah apa yg paling berharga, jangan biarkan kita kehilangan itu, lepaskan yang berharga, karna suatu saat kita bs memiliki semuanya kembali.