DI 24092025
Matius 13:11, 13
Jawab Yesus: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.
Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.
Tidak semua org yg membaca Alkitab, bisa memahami apa yg dibacanya itu, ini karena utk memahaminya, diperlukan karunia utk mengetahui rahasia kerajaan surga.
Mengikuti sekolah teologia memang hal yg sangat membantu utk bs lebih memahami apa isi Alkitab, bgmna menafsirkan sebuah ayat bahkan kalimat sesuai dgn konteks yg berlaku di pasal di mana ayat itu ada. Tapi tdk semua jemaat Tuhan yg mengikuti hal ini yaitu sekolah teologia, tetapi hal ini bkn berarti mustahil utk BS memahami Alkitab, asalkan spt dlm ayat ini: diberi karunia utk mengetahui rahasia kerajaan surga. Untuk bs memilikinya maka perlu ada usaha yang perlu kita lakukan. Pahami ini: rahasia yang dibukakan pasti kepada org yang sdh teruji dlm banyak hal oleh si pemilik rahasia. Dlm konteks para murid Yesus, mereka dengan komitmen tinggi telah memilih mengikuti panggilan Yesus utk nantinya menjd murid yg kemudian menjd para rasul. Ada Yesus yg selalu membuka pengertian ttg apa yg Dia katakan dlm perumpamaan, khususnya hanya utk para murid.
Zaman ini kita bs memahami isi Alkitab dg benar ketika Roh Kudus mengajar kita ttg firman Tuhan: “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yg telah Kukatakan kepadamu (Yohanes 14:26). Ini alasan mengapa pentingnya membangun hubungan dgn Tuhan, supaya Roh Kudus ini tinggal dlm diri kita, mengajar kita apa yg Yesus ajarkan pd para murid, termasuk ttg bgmna memahami apa yg kita baca di dlm Alkitab, bukan mengandalkan logika atau kepintaran ilmu teologia semata. Ilmu teologia itu baik, namun tetap pencerahan dr Roh Kuduslah yg memberi pengertian yg benar ttg ayat-ayat dlm Alkitab. Keduanya sama pentingnya, tetapi hrs seimbang dan saling berkaitan satu sama lainnya.
Tuhan ingin kita tdk sekedar membaca isi Alkitab, tetapi memahaminya dgn benar & melakukannya dlm hidup keseharian kita, jadi pelaku firman.