Jangan Mendua

DI 09122025

Keluaran 20:3 ILT3
Jangan ada padamu ilah-ilah lain di hadapan-Ku.

Ayat ini seringkali kurang diperdalam arti & makna yg sebenarnya Tuhan ingin berikan pd kita, sehingga seringkali memahaminya hanya sebagian kecil saja.

Perhatikan kata ‘di hadapan-Ku’, ini berarti ketika seseorang menyembah ilah-ilah lain, dilakukannya secara terang-terangan tanpa memperdulikan perasaan Tuhan. Mgkin ini bs menggambarkan sedikit maknanya: spt seorg istri yg berselingkuh dan bermesraan di depan suaminya tanpa peduli dg apa yg suaminya rasakan ketika melihat itu. Hidup yg mendua, satu sisi masih berstatus org Kristen, masih ke gereja, tapi di lain waktu, punya tuhan yg lain, yg jg dipercaya, tanpa org itu merasa bhw dia telah mendua hati. Sekali lagi, kata ‘di hadapan-Ku’ inilah titik beratnya, tidak merasa risih apalagi malu menyembah ilah-ilah lain di hadapan Tuhan yg katanya dia kasihi dgn segenap hati. Yg jg penting diperhatikan adalah ‘ilah-ilah’ yg berarti jamak, banyak ilah, bukan cuma 1 saja.

Jadi Tuhan sdh ingatkan, ada banyak ilah di dunia ini yg sanggup membuat manusia utk menyembah mereka. Ada yang karena ingin cepat kaya, dia menyembah ilah yang diyakini sanggup membuatnya kaya dalam waktu singkat. Ada yg menyembah ilah yg dia percaya sanggup menyembuhkan yang sedang dia derita, berdoa pd Tuhan tp tdk ada perkembangan baik, dsbnya. Banyak sisi kehidupan manusia yg mgkin muncul masalah di dalamnya, kadang orang tidak sabar menunggu waktu Tuhan bertindak, ingin cepat-cepat beres, jd memilih untuk mencari tuhan alternatif yg sanggup untuk memenuhi keinginannya. Seringkali inilah celah yg iblis gunakan untuk menyediakan apa yg kita mau, namun ingatlah bhw iblis memberi namun dia mengambil lebih dari yg dia berikan, ada ‘bunga’ yg dia inginkan.

Percayalah pd Tuhan dgn segenap hati, tdk bimbang ataupun ragu, sabar menanti wkt Tuhan utk Dia bertindak, jgn berani untuk membuat Tuhan murka karena banyak ilah lain dlm hidup kita.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.