Itu kedaulatan Tuhan

DI 13022026

Kisah Para Rasul 3:2
Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.

Bagaimana rupa seseorg sejak dlm rahim ibunya kemudian dilahirkan, sepenuhnya ini kedaulatan Tuhan, setelah dilahirkan, nanti hidupnya dipengaruhi bbrpa pihak.

Dilahirkan lumpuh, orang dlm kisah ini jelas tdk dapat mengerti mengapa dia dilahirkan dgn kondisi demikian. Itu kedaulatan yang Tuhan tunjukkan pd setiap manusia. Kalau dilahirkan dgn kondisi yg baik: tidak cacat, mukanya cantik rupawan, otaknya pintar, dsbnya, tentu mudah utk bersyukur dan jg nantinya mengembangkan diri, hidup dlm kondisi yg menyenangkan. Tapi bagi yang dilahirkan dgn cacat fisik, mukanya tidak cantik atau rupawan, otaknya hanya biasa saja, kadang timbul rasa iri yg bs berujung pd penyesalan mengapa dirinya dilahirkan dgn kondisi itu. Kalau cantik atau ganteng, bs mendukung perbaikan nasib, jadi artis terkenal, dsbnya. Belum lagi ada orang yg tdk puas: kenapa lahir di keluarga miskin, bkn di keluarga kaya? Knpa suara fals, tdk spt org lain yg suaranya merdu?

Keadaan yg spt apa sejak kita dilahirkan ke dunia ini, itu sepenuhnya kedaulatan Tuhan yg tdk bs kita protes utk itu. Pasti ada yang Tuhan perhitungkan dan pertimbangkan di dlm menciptakan tubuh bayi dlm rahim ibu, tinggal bgmna kita menghidupinya sesuai dgn yg Tuhan mau. Kadang kelebihan yang org lain miliki justru membuat dia nantinya mengalami yg buruk atau jahat. Kadang yg terdengar spt ini: seandainya tdk jadi artis, mgkin hidupnya damai, tdk sampai bunuh diri, kan? Seandainya begini, tdk perlu jadi spt skrg, dsbnya. Memang kelebihan yang dibawa sejak lahir sangat berguna untuk menunjang kelancaran meraih masa depan yg baik, tp kadang itu bs menjd jerat yang tdk diinginkan, jadi terimalah kondisi sejak lahir yg Tuhan tentukan utk kita, nasib bisa diubah, karena kita beriman, bkn percaya pd takdir.

Bersyukur dgn kelebihan dan kekurangan yg kita miliki, jgn protes pd Tuhan, hiduplah dgn takut akan Tuhan, jauhi yg jahat, maka kehidupan kita terjaga dan aman.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.