Hati Yang Berkobar-Kobar

DI 30032026

Lukas 24:32
Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?”

Yesus menampakkan diri pd 2 murid yang sedang berjalan menuju Emaus, namun di dlm perjalanan itu Yesus tdk dikenali dan pd akhirnya Dia melakukan pemecahan roti.

2 murid ini menyadari sesuatu yaitu suatu rasa dlm hati mereka: berkobar-kobar saat Yesus menerangkan isi kitab suci tentang hubungan kitab suci dgn Mesias. Tentu di dlm keseharian kita, pernah merasakan yg dirasakan 2 murid Yesus ini, mgkin bukan berkobar-kobar, tp ada semangat saat kita berbincang dgn seseorg. Berarti dlm diri org itu ada sesuatu yang menyentuh hati, membuat kita bersemangat dan kuat. Dlm kisah kebangkitan Lazarus, ucapan Marta tdk begitu berpengaruh, tapi ucapan Maria itulah yg menyentuh hati Yesus. Pelajaran dr hal ini adalah jika ada Tuhan dlm hidup seseorg, dia bs membuat hati kita menjd tersentuh, bersemangat, berkobar-kobar, dsbnya, sesuatu yg bukan kesenangan yg biasa.

Kita tdk tahu isi hati dan pikiran orang lain tetapi kita bs menilai apakah dlm diri org itu ada Tuhan atau tdk, bukan perbuatan baiknya, karena org atheis jg berbuat baik, tetapi apakah saat kita dekat dgn dia dan berkomunikasi, yg dia katakan dan yg dia lakukan itu bs berpengaruh pd hati kita dg rasa yg positif. Jgn menilai org hanya dari penampilan luarnya yg kadang itu sesuatu yg dibuat-buat atau palsu. Salah satu cara kita menilainya dari apa yang kita rasakan saat bersama dia. Terkadang kita tertipu oleh kharisma seseorg, org bisa dihormati karena kekayaannya, tapi begitu kekayaan itu pergi, dia bukanlah siapa-siapa. Tetap jaga suasana hati kita supaya mudah utk merasakan Tuhan dlm diri seseorg, tidak mudah tertipu dgn yg hanya terlihat mata jasmani.

Jadilah org yg membuat hati orang lain jd berkobar-kobar ketika bersama mereka, bukan justru merasa bosan dan ketakutan saja.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.