Yang Bukan Utama

DI 31032026

Lukas 24:33, 35
Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

2 murid yg ditemui Yesus setelah bangkit ternyata di luar dr 11 murid utama Yesus, 11 karena Yudas Iskariot telah mati karna pilihannya sendiri.

Kita tahu ada 12 murid utama Yesus dan murid-murid lain, misalnya ada 70 murid: Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya (Lukas 10:1). Jadi 2 murid yg sdg menuju Emaus ini mungkin bagian dr 70 murid itu. Menariknya mereka sadar bhw orang yg bersama mereka itu Yesus, setelah Yesus memecah-mecah roti, dan ini mengingatkan mereka ttg guru mereka, ini sepertinya mengingat peristiwa Yesus memberi makan lebih dr 5000 org, dalam peristiwa itu Yesus mengucap berkat dan membagikan roti-roti pd 5000 org itu. Jadi 2 murid ini mendapat keistimewaan dari Yesus, ditambah mereka masih diajar ttg kitab suci dan mereka akhirnya paham.

Kadang kita berpikir bhw hanya org yang tertentu saja mendapat keistimewaan dr Tuhan, misalnya hamba Tuhan tertentu yg mahir dlm menafsirkan ayat Alkitab, lalu dijadikan bahan khotbah yg bagus. Tetapi sebenarnya org-org biasa juga bisa diberi keistimewaan itu asalkan Tuhan sendiri yg berkehendak. Di zaman skrg ada juga para jemaat yg mampu berkhotbah dg baik, jg ada pengusaha yg menjd pengkhotbah tp dia bukan pendeta, dsbnya. Ketekunan jd salah satu faktor penting. Keahlian dapat dipelajari tanpa mengikuti kelas, itu yang biasa kita sebut otodidak, tapi memang yg membedakan tentu legalitasnya, mungkin ahli tp tanpa sertifikat atau ijazah. Tuhan bekerja di setiap hidup org percaya, diberi karunia sesuai kehendak Tuhan, meskipun dia org biasa saja.

Jgn menyanjung seseorg berlebihan atau mengecilkan diri sendiri, semua org dapat dipakai Tuhan sesuai kehendak-Nya, buka hati dan pikiran kita utk Tuhan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.