Kenapa Kami Tidak?

DI 04092026

Lukas 4:25-27
Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.
Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.”

Mengapa org lain mengalami kuasa Tuhan, tetapi yg lain lagi tidak mengalami? Suatu keadaan yg seringkali menjadi pertanyaan kita juga.

Keadaan ini mgkin spt hujan lokal, turun tdk merata, bahkan ada batasnya, sebagian dari tanah itu kering, sebagian basah. Knpa doa org yg baru bertobat terlihat mudah dijawab Tuhan, permohonannya cepat dikabulkan, di sisi lain org yg sdh lebih lama bertobat bnyk yg kecewa karena merasa permohonannya ditolak Tuhan? Dlm ayat di atas, Yesus dgn sengaja mengungkit sejarah, bgmna justru org Israel pd zaman Elia justru minim dalam terjadinya perbuatan ajaib yg dilakukan oleh nabi Elia? Yesus jg hanya sedikit melakukan mujizat, kesembuhan, melepaskan org yang kerasukan roh jahat, dsbnya, di tempat asal atau di kampung-Nya yaitu Nazaret. Bahkan Yesus berkata seorg nabi tdk dihormati saat ada di tempat asalnya. Org meragukan-Nya karena melihat asal usul dan latar belakang Yesus, dan inilah yang menghalangi mereka utk percaya.

Pikiran bhw dikasihi Tuhan berarti selalu jd prioritas Tuhan dlm hal pengabulan semua permintaan atau permohonan kita, ini harus disingkirkan. Kita dikasihi Tuhan, tapi harus jg hormat pdTuhan. Dia punya kedaulatan penuh utk mengabulkan atau menolak yang kita minta pada-Nya. Kalau kita kecewa lalu marah pd Tuhan, itu sama saja dg melawan Tuhan. Siapa kita sehingga hrs semua yang kita minta hrs Tuhan kabulkan? Dekat tetapi jgn kurang ajar atau ‘ngelunjak’ pada Tuhan. Ukuran dikasihi Tuhan bkn diukur dari brpa banyak permintaan kita yg dikabulkan oleh Tuhan, itulah sebabnya org jd sombong dan timbul suatu paham keliru: “Kami titip yang kamu minta pada Tuhan ke si A aja, doanya selalu didengar Tuhan”. Memang doa Ayub yg didengar Tuhan supaya dosa sahabatnya itu diampuni Tuhan, tp itu karena Dia sendiri yg menentukannya, bkn karena doa Ayub itu dahsyat kuasanya.

Percaya dan hormatilah Tuhan, kedaulatan yg Dia miliki jgn kita usik, meminta sesuatu pd Tuhan itu boleh, tapi hrs siap dg jawaban yg Dia berikan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.