Kasih Berubah

DI 17102026

1 Raja-raja 2:9 (TB) Sekarang janganlah bebaskan dia dari hukuman, sebab engkau seorang yang bijaksana dan tahu apa yang harus kau lakukan kepadanya untuk membuat yang ubanan itu turun dengan berdarah ke dalam dunia orang mati.”

Pesan Daud yg terakhir sblum meninggal terlihat ada sisi sadisnya, ada bbrpa orang yg dipesankan utk dibunuh oleh Salomo & ini membuat kita bertanya: apakah dahulu demikian dlm prinsip kasih?

Mengapa di zaman PB seolah kasih itu jd ‘lunak’ sifatnya? Hrs mudah mengampuni dan membiarkan begitu saja? Untuk dapat memahami ini, kita pakai perbandingan yg mgkin dpt menolong kita. Salah satu dari 10 hukum Tuhan ini: ⁰Jangan membunuh (Keluaran 20:13). Lalu bgmna jika situasi sedang perang? Apa musuh dibiarkan saja hidup? Pastilah hrs dibunuh! Jadi apa hal ini melanggar hukum Tuhan? Tentu tidak! Yg Tuhan atur itu dlm konteks hidup dlm sebuah lingkungan, tdk boleh membunuh dan kalau dilanggar, ada aturan lain yang mengaturnya. Jadi konteksnya hrs dapat kita pahami dgn benar, dalam peperangan diperbolehkan membunuh pengkhianat & musuh, tetapi dlm konteks hidup di dalam satu lingkungan, tdk diperbolehkan untuk membunuh.

Makin berganti generasi, budaya menjadi berkembang, di sini jg ada aturan yg dulu begini, skrg jadi begitu. Konteks kasih yg sepertinya berubah, mengesankan bahwa Tuhan ikut ‘berubah’, padahal tdk demikian adanya. Tuhan tdk berubah, tp budaya yg telah berubah. Dahulu Taurat hanya untuk org Israel, demikian jg aturan turunannya, tp budaya di zaman PB, ada jg aturan yang bangsa Romawi tetapkan sbg penguasa di zaman itu dan org Israel hrs mematuhinya tanpa syarat. Di zaman kita skrg ini, jg ada hukum negara yg berlaku, ada aparat yang menegang kekuasaan mengurus hukum di negara kita. Kasih dlm Kristen menjadi disempurnakan oleh pengorbanan Kristus sehingga ada pengampunan tanpa harus kita memberi apapun, maka kita jg wajib mengampuni spt Tuhan mengampuni kita, tetapi hukum negara berjalan jg, diampuni tp secara hukum pidana misalnya, kasus bs tetap berjalan kecuali ada perdamaian antara pihak yg berperkara.

Kasih zaman skrg bukan ‘lunak’, tp cermin dr bgmna Kristus mengasihi kita, kita juga hrs mengasihi sesama dgn cara yg sama, karena ada pengorbanan Kristus.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.