Ceritakan Kebaikan Tuhan

DI 20042015

Markus 5:19 NKJV
However, Jesus did not permit him, but said to him, “Go home to your friends, and tell them what great things the Lord has done for you, and how He has had compassion on you.”

Bagaimanapun, Yesus tidak mengizinkan dia, tapi berkata kepadanya: “Pulanglah ke teman-temanmu, dan ceritakan mereka perbuatan-perbustan besar apa yang Tuhan telah lakukan padamu, dan bagaimana Dia berbelas kasihan atasmu.”

Ketika menghadapi masalah dan situasi terjepit, bnyk org akan sangat memohon pertolongan Tuhan, apapun dilakukan demi Tuhan bertindak untuknya. Tapi begitu masalahnya teratasi, bnyk yg lupa utk bersaksi ttg kebaikan Tuhan, lebih parah lg berdalih dg ‘tdk bs bersaksi di depan umum’.

Bersaksi itu bkn mengarang cerita, tp menceritakan apa yg sdh pernah dialami, jd bahan ceritanya sdh ada. Kalaupun blm bs menyusun kata-kata dg baik, ceritakanlah semampunya kita bercerita, jgn kita beralasan ini dan itu, ingat bhw Tuhan layak menerima kemuliaan atas semua perbuatan-Nya yg ajaib.

Kita mgkin tdk pny pengetahuan yg dlm ttg Alkitab, tp bercerita ttg kebaikan Tuhan bs menjd media penginjilan yg dampaknya luar biasa krna kita menjd saksi dan bukti nyata dr kedahsyatan kuasa Tuhan yg kita alami. Tdk perlu hrs menjd penginjil atau pendeta utk meng-Injil, hidup kita adalah ‘suratan terbuka’ yg bs dilihat semua org.

Bersaksilah utk kemuliaan Tuhan, bkn menonjolkan diri sndri. Ceritakan kehebatan Tuhan, bkn kehebatan kita. Kesaksian kita bs menguatkan iman org yg mendengarnya. Mgkin mrka mengalami situasi yg hampir sama, lewat kesaksian kita, mrka bs tahu apa yg hrs disiapkan dan dilakukan, tahu tahap demi tahapan yg hrs dijalani dan bgmna cara spya mendpt pertolongan Tuhan. Bersaksi ttg Tuhan lebih baik drpd bercerita ttg gosip politik atau artis yg tdk membw dampak positif utk iman kita. Perkataan kesaksian kita akan bnyk menggagalkan rancangan jahat iblis terhadap org yg mendengar kesaksian kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.