Bertumbuh Rohani

DI 20052015

Matius 18:3 NLT
Then He said, “I tell you the truth, unless you turn from your sins and become like little children, you will never get into the Kingdom of Heaven.

Kemudian Dia berkata: “Aku mengatakan padamu yang benar, kecuali kalau kamu berbalik dari dosa-dosamu dan menjadi seperti anak-anak kecil, kamu tidak pernah akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Sering kita berpikir keliru ttg ayat ini, sbnarnya Yesus memanggil seorg anak laki-laki kecil hanya sbg contoh dan bkn menunjuk pd pribadi seorg anak kecil itu.

Siapa anak kecil itu? Tdk diketahui namanya dan tdk diceritakan ttg pribadinya. Renungkan bkn ttg siapa anak kecil ini, tp knp Yesus justru memanggil seorg anak kecil, bkn seorg muda atau seorg lanjut usia?

Hidup seorg anak kecil dimulai ketika seorg ibu mulai hamil, kemudian lahirlah seorg bayi dan kemudian tumbuh menjd anak-anak. Sebenarnya Yesus ingin menggambarkan ttg hidup pertobatan dr dosa spt proses pertumbuhan seorg anak kecil.

Spt seorg bakal bayi dlm kandungan, itulah awal kehidupan seorg yg bertobat. Kita mengenal istilah ‘buah pertobatan’ :

Matius 3:8 NKJV
Therefore bear fruits worthy of repentance,

Karena itu, hasilkanlah buah-buah sepantasnya dari pertobatan.

Jd org yg bertobat menghasilkan ‘buah-buah’, spt anak adalah buah cinta kasih suami-istri, slma dlm kandungan tdk terlihat krna wkt itu blm ada USG, bgtu dilahirkan barulah terlihat si bayi yg adalah buah cinta kasih kedua orgtuanya. Pertobatan hrs kelihatan bentuk nyatanya atau ‘buahnya’ dlm hidup seseorg. Terlihat dr perubahan tdk lg melakukan dosa yg sama dan mulai hidup ke arah Tuhan.

Org boleh mengaku hamil, tp kalau tdk pernah melahirkan nantinya, tentu seorg pembohong. Pertobatan tanpa perubahan nyata hidupnya berbalik dr dosa berarti bkn pertobatan yg benar.

Bayi bertumbuh menjd anak kecil, seorg petobat sejati bkn cm menjauhi dosa, tp mulai hidup bertumbuh rohaninya. Didikan Tuhan membuat kita bertumbuh.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.