Tuhan Beri Yang Baik

DI 21052015

Matius 7:11 NKJV
If you then, being evil, know how to give good gifts to your children, how much more will your Father who is in heaven give good things to those who ask Him!

Jika kamu nanti, menjadi jahat, tahu bagaimana untuk memberi pemberian-pemberian yang baik untuk anak-anakmu, akan terlebih lagi Bapamu yang di surga memberi hal-hal baik pada mereka yang meminta Dia.

Sebenarnya ayat ini bkn menekankan pd pemberian apa yg kita minta pd Bapa di surga, tp ttg ‘how to give’ yaitu cara atau tindakan yg Tuhan ambil ketika Dia memberi yg kita minta.

Diumpamakan spt seorg bapak yg jahat, tahu bhw anak-anaknya perlu akan hal yg baik dan si bapak ini akan mengusahakannya. Namun ketika berkenaan dg Tuhan, bukan pemberian baik yg disebutkan, tp hal-hal yg baik, artinya tdk selalu hal yg baik dr Tuhan itu sesuai dg yg kita minta.

Saat kita minta diajar utk sabar, maka Tuhan sengaja pertemukan dg org-org yg menguras habis kesabaran kita. Naik level kesabaran perlu dilatih dg mengalami ujian kesabaran, disibukkan dg kejengkelan yg luar biasa dr org-org yg Tuhan tempatkan di sekitar kita. Tuhan tahu ‘how to give’ hal yg baik.

Jd jgn salah memahami ayat ini, spya kita jgn kecewa pd Tuhan. Tuhan pasti sediakan apa yg baik dan kita butuhkan, namun bgmna cara Dia memberikannya pd kita, ini yg hrs kita hormati dan tdk memprotesnya. Tuhan mengasihi kita, dan Dia tdk ingin kita mengalami hal yg buruk krna menginginkan sesuatu yg salah atau negatif.

Meminta pd Tuhan itu hal yg wajar, tp ingat jg mintalah hal-hal yg baik dan sewajarnya, jgn minta sesuatu yg sifatnya ingin memuaskan keinginan diri sndri. Jgn serakah dlm meminta sesuatu pd Tuhan, jgn kecewa jg bila ternyata yg kita minta itu tdk disetujui Tuhan. Kalau ditolak, koreksi diri, diri kita yg salah atau yg kita minta itu hal yg tdk sesuai kehendak Tuhan. Mulailah dewasa dlm menyikapi keputusan Tuhan, jgn spt anak kecil. Tetaplah ucapkan syukur.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.