DI 23052015
Lukas 13:16 NLT
This dear woman, a daughter of Abraham, has been held in bondage by Satan for eighteen years. Isn’t it right that she be released, even on the Sabbath?”
Wanita terkasih ini, seorang puteri Abraham, telah ada dalam perbudakan Satan selama 18 tahun. Bukankah itu benar bahwa dia disadarkan, sekalipun pada hari Sabat?
Dlm sebuah perjanjian ada sebuah jaminan bhw pihak yg satu akan melakukan apa yg tertulis dlm perjanjian terhadap pihak lainnya. Tuhan mengadakan perjanjian dg Abraham dan keturunannya, jd bkn hanya Abraham saja yg dijamin berhak mengalami apa yg dijanjikan Tuhan, tp jg keturunan Abraham berhak mengalaminya.
Wanita ini telah diperbudak iblis selama 18 tahun, dia seorg Israel, keturunan Abraham secara jasmani, punya hak utk mengalami yg Tuhan janjikan, shga ketika Yesus bertemu dg dia, dia dibebaskan Tuhan dan disembuhkan.
Kita yg adalah ‘Gentile’ yaitu bukan org Israel secara jasmani, tp krna Kristus, kita yg percaya pd Tuhan ‘diikut sertakan’ sbg keturunan Abraham yg adalah ‘bapa orang beriman’ shga berhak mengalami apa yg Tuhan janjikan pd Abraham dan keturunannya (Galatia 3:29). Salah satunya adalah dibebaskan dr perbudakan iblis dan sakit penyakit.
Ada penyakit yg disebabkan oleh bukan faktor jasmaniah, tp faktor perbudakan iblis yg mengakibatkan tubuh kita mengalami siksaan dan melemah. Hanya oleh kuasa Tuhan saja yg sanggup utk melepaskan kita, yg perlu kita alami adalah perjumpaan dg Tuhan secara pribadi. Bisa melalui kunjungan besuk org lain, bisa melalui ibadah kesembuhan, bisa melalui jamahan Tuhan langsung, tergantung bgmna cara Tuhan yg ingin Dia gunakan. Dia ingin kita ‘merdeka’ dr perbudakan apapun, dan Tuhan ingin kita hanya ‘menghambakan’ diri kita pada-Nya.
Apa yg ‘mengikat’ kita? Mgkin narkoba, cinta uang, kenikmatan dunia atau bahkan terikat perjanjian dg iblis, semuanya hrs dilepaskan, hanya kuasa Tuhan saja yg sanggup melakukannya dan itu hak kita