Dampaknya Luas

DI 10112021

Amsal 17:13
Siapa membalas kebaikan dengan kejahatan, kejahatan tidak akan menghindar dari rumahnya.

Dampak dr perbuatan kita, yg baik atau yg jahat, cepat lambat akan kembali pd kita dampaknya, dan ternyata akibat yg ditimbulkannya sangat luas.

Dlm ayat ini kita pelajari bhw kalau kita membalas kebaikan dg kejahatan, apa yg ada dlm hidup kita jg akan terkena dampaknya, dlm ayat ini disebutkan ttg rumah, tentu ini bs diartikan sbg rumah dlm wujud fisik, ataupun semua org yg tinggal dlm rumah kita. Kejahatan itu akan berbalik kembali pd kita dengan dampaknya yg berkali-kali lipat buruk, bayangkan jika dlm keluarga kita ada 5 org, berarti 5 org lagi akan merasakan dan mengalami hal-hal yg jahat akibat dr perbuatan yg kita lakukan. Balasan yg dr manusia mgkin saja mengerikan, tp lebih jauh mengerikan lagi jika yang membalasnya itu Tuhan, dan siapa yg sanggup utk menghentikan Dia? Krna itu pertimbangkan dg benar sblum kita berbuat apapun, krna dampak yg akan ditimbulkannya jg akan terasa oleh org yg ada di sekitar kita.

Emosi, dendam dan pikiran yg sempit dan pendek, menjd pemicu bagi kita utk membalas kebaikan dg kejahatan, mgkin krna kita iri hati, termakan apa yg jd omongan org lain, kita salah dlm menyikapi sebuah keadaan, tanpa kita cari lebih dahulu kebenarannya. Tidak semua org yg dekat dgn kita itu punya maksud baik, ada yg berpura-pura baik tp akhirnya menjerumuskan kita untuk berbuat yg jahat, biasanya org ini yang sdh kita anggap tdk mgkin berbuat yg jahat terhadap kita. Jernihkan pikiran dan tetap jaga kemurnian hati, lihatlah sesuatu dr banyak sudut pandang, dan pertimbangkan dg matang apa yg akan jd keputusan, sikap dan perbuatan kita, jgn terlalu mengikuti emosi dan pikiran yg jahat, blm tentu yg kita pikirkan itu sesuai dg kenyataan yg sebenarnya.

Balaslah kebaikan dg kebaikan, terlebih lagi balaslah kejahatan dg kebaikan, itu yg akan membuat ‘rumah’ kita penuh dg berkat dan kebahagiaan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dampaknya Luas

Kelihatan Lurus dan Benar

DI 09112021

Amsal 16:25
Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Jalan yg lurus, bs diartikan sbg jalan yg benar, dan jg diartikan jalan yg mudah utk dilewati krna hanya lurus-lurus saja, tdk perlu utk belok kiri atau kanan.

Ujung sebuah jalan yg blm pernah kita lewati tentu tdk diketahui sampai kita selesai melewatinya. Dlm berkendara misalnya, jalan yg lurus kadang justru berbahaya, membuat pengendara tdk berkonsentrasi penuh krna hanya perlu utk mengatur kecepatan saja, apalagi di jalan tol, melihat pemandangan yang sama sekian menit atau jam, membuat mata mengantuk, bs tertidur sesaat, ini bs mengakibatkan kecelakaan. Jalan yg ujungnya menuju maut, bs diartikan sbg jalan yg salah utk dilalui, atau jalan yg dilalui tanpa kehati-hatian sehingga terjd hal yg tdk diinginkan saat kita sdg melewatinya, walaupun kita sering ada di jalan itu, namun krna bnyk faktor, jln itu membawa kita pd maut, kecelakaan yg ujungnya adalah kematian. Itulah mengapa perlu berkonsentrasi penuh di saat kita berkendara.

Jalan yg ujungnya maut, bs kita maknai sbg sebuah jebakan maut, jebakan itu selalu menggiurkan dan menggoda, ini yg perlu diwaspadai. Apa yg menarik perhatian kita, iblis pasti ada bermain di situ, memancing ketertarikan kita di hal tertentu lalu perlahan-lahan tanpa disadari kita masuk dlm jebakan yang dia sdh siapkan. Mau cepat kaya? Ada jalan pintas yg iblis sediakan: main judi, okultisme, pesugihan, perjanjian setan, dsbnya. Kedagingan yg blm bisa kita tundukkan menjd celah bagi iblis untuk menjebak kita masuk dlm rencananya dan membuat kita menjauh dr Tuhan. Semakin dalam masuk di jalan yg salah maka semakin jauh kita dr jalan yang benar, itulah sebabnya kita perlu untuk hidup dipimpin oleh Roh Kudus, spya ada penjagaan Tuhan yg melindungi kita dr kesesatan yg iblis perlihatkan di depan mata kita.

Kalau sadar sdh salah jalan, berbalik dan keluar dr jalan itu, dan masuklah ke jalan yg benar, ujungnya bukan maut tp kehidupan yg kekal bersama Tuhan di surga.

Posted in Renungan | Comments Off on Kelihatan Lurus dan Benar

Belajar Cara Menjawab

DI 08112021

Amsal 15:28 KJV
The heart of the righteous studieth to answer: but the mouth of the wicked poureth out evil things.

Hati orang benar belajar cara untuk menjawab, tapi mulut orang fasik mengeluarkan hal-hal yang jahat

Dlm perbandingan antara org benar dg org fasik, salah satunya penulis amsal menyebut dlm hal perkataan, khusus dlm hal memberi jawaban.

Kita sering dengar hal ini: pikir dulu apa yg ingin kita katakan, jgn setelah bcra baru berpikir apa yg td kita katakan. Ini tentu saja ada benarnya, salah memilih perkataan bs menimbulkan persepsi yg salah, salah paham hingga multitafsir, tentu ini hal yg merugikan nantinya. Di dlm ayat ini dikatakan bahwa hati org benar belajar cara utk menjwb, hati yg sdh paham bhw sebuah perkataan itu sangat besar dampaknya bagi orang yg mendengarnya. Bgmna cara menjawab tentu akan berpengaruh pada suasana saat pembicaraan berlangsung, apakah semakin ‘panas’ atau menjd ‘sejuk’, yg mendengar bs memahami dgn benar atau malah tdk mengerti. Cara kita utk menjwb jg akan menunjukkan kualitas karakter dan hati kita, org akan menilai dan membuat mrka memiliki kesan yg positif atau negatif ttg kita.

Hati org benar dibandingkan dg mulut org fasik dlm ayat ini. Knpa tdk hati dg hati yg diperbandingkan? Ini tentu ada alasannya, sebagaimana hati itu ibarat sebuah perbendaharaan, tentu isi hati org fasik berupa hal-hal yg jahat, shga yg keluar dr mulutnya tentu saja hal-hal yg jahat jg. Org fasik tdk belajar cara utk memberi jwban, yg ada hanyalah isi hati yg merencanakan lawan bicaranya nantinya menjd kecewa, sakit hati, dan hal-hal buruk lainnya. Tdk peduli nanti suasana akan menjd apa, yg penting dia senang dan puas, walaupun org lain akan dirugikan atau tdk, itu tdk perlu dipikirkan. Sbg org percaya tentu kita hrs menjd org yg membw perdamaian, tdk punya niat jahat terhadap sispapun jg, dan ingin lawan bicara memahami apa yg sbnarnya ingin disampaikan.

Belajar cara utk memberi jawaban, ini tentu butuh waktu, proses dan latihan yg trs menerus, jgn menyerah dan tetap rendah hati utk diajari org yg lebih bijak daripada kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Belajar Cara Menjawab

Merasa Tidak Berdosa

DI 06112021

Yohanes 8:7
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Melihat dosa org lain dan tahu apa yg akan jd hukumannya, tentu wajar saja, spt kita dengar ada pencopet di pasar yg tertangkap massa, namun ada hal yg tdk bs kita langgar.

Yesus sengaja dijebak utk melakukan hukuman berdasarkan hukum Taurat yg berlaku, ahli Taurat dan org Farisi tentu akan senang jika Yesus menjd yg pertama mempraktekkan hukuman itu, namun mrka lupa bhw Yesus harus adil pd saat itu, jika Dia mulai menghukum, atau menghakimi, maka bukan hanya si wanita pezinah ini yg akan dihakimi, tp jg seluruh org yg hadir di situ. Ingat bahwa di zaman itu hal pengampunan dosa tdk sesederhana skrg, bs kapan saja berdoa minta ampun pada Tuhan dan langsung menerima pengampunan dr Tuhan, zaman itu ada tahapan yang hrs dilewati sblum dosa diampuni, hrs datang pd iman, membw korban untuk penghapus dosa, dan seterusnya. Jadi pd saat Yesus bertanya pd mrka, mrka sadar bhw ada dosa yg belum sempat diampuni sesuai dg prosedur yg Taurat telah tetapkan caranya.

Org lain berdosa, bkn berarti kita punya hak utk menghakiminya. Apa gunanya ada hukum kalau begitu? Hukum tentu berkaitan dg org-org yg memang telah ditunjuk sbg pelaksananya, ada polisi yg berhak menangkap dan menyidiknya lalu ada jaksa penuntut yg mengajukan tuntutan dlm persidangan, dan hakim dlm pengadilan yg berhak menjatuhkan hukuman sesuai dg hukum yg berlaku. Kalau kita menghakimi seseorg, Tuhan yg Mahaadil itu jg akan menghakimi kita, dan pasti akan ada bnyk dosa yg belum diperdamaikan dg Tuhan lewat pengampunan dosa yg Dia sediakan. Maka kita jg hrs dihukum, apakah kita sdh siap menghadapinya? Kalau kita melihat org melakukan dosa, serahkan penghakimannya pd Tuhan dan juga pd pihak-pihak yg oleh negara telah diberi otoritas penuh utk menjalankannya.

Jgn merasa lebih suci drpd org lain, bs saja kita sembunyikan dosa dr mata org lain, tp kita tdk mgkin bs lari dari penghakiman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Merasa Tidak Berdosa

Buktikan Dengan Hidupmu

DI 05112021

Yohanes 10:41
Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: “Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar.”

Sesuatu itu dikatakan benar setelah ada pembuktian yg nyata, baik terlihat maupun dlm bentuk kesaksian yg bisa dipertanggung jwbkan kebenarannya.

Apa yg Yohanes Pembaptis katakan ttg Yesus saat dia membaptis Yesus, pada saat itu mgkin belum ada org yang bisa mempercayainya, krna Yesus hanyalah org biasa dan Dia blm memulai tugas dan pelayanan-Nya di dunia. Belum ada mujizat yg Yesus lakukan, belum mulai mengajar dr satu tempat ke tempat yg lain. Barulah sekian waktu kemudian org mulai mencocokkan realita dengan apa yg perkataan Yohanes Pembaptis ttg Yesus, dan bnyk org yg akhirnya jadi percaya. Apa yg dikatakan seorg nabi yg benar-benar diutus Tuhan, pasti tdk akan salah, tp org tetap butuh bukti yg nyata utk bs mempercayai perkataan seorg nabi, dan ini jg menjd patokan bagi kita utk bgmna menyakini sebuah nubuatan yg biasanya selalu diawali dg perkataan : ini dari Tuhan.

Bgmna org yakin bhw di dlm hidup kita ada Tuhan? Status di KTP beragama Kristen, namun apakah kita juga hidup sbg org Kristen? Apakah kebenaran dr firman Tuhan itu bs ‘terbaca’ lewat apa yg kita perbuat dan perkataan? Sebuah kesaksian hidup akan menjd bukti yang tdk bs dibantah, apalg bila disertai dg karya nyata Tuhan dlm hidup kita. Tapi bgmna itu bs terjd kalau kita hanya bs menerapkan sebagian kecil saja firman Tuhan dlm hidup kita, sebagian besar malah menunjukkan cara yg sama saja dg org yg non Kristen? Serupa tapi tak sama, tp di mata Tuhan tdk ada yg bisa disembunyikan, bahkan apa yg ada dlm hati dan pikiran kita, yg org lain tdk bisa tahu tp Tuhan pasti tahu. Jgnlah terus hidup dlm kemunafikan, mungkin kita dipuji oleh manusia, tp dicela Tuhan.

Mulailah dg tekad utk hidup benar yang sungguh-sungguh di hadapan Tuhan, apapun rintangan dan cobaan yg akan datang, tetaplah menjd Kristen yang sejati, luar dan dalamnya kita.

Posted in Rhema Wisdom | Comments Off on Buktikan Dengan Hidupmu

Iblis Tidak Mau Rugi

DI 04112021

Markus 9:20
Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa.

Roh jahat yg ada dlm diri anak itu tahu bhw sesaat lagi dia hrs meninggalkan tubuh anak itu krna Yesus hadir di sana dan pasti mengusir roh jahat, justru roh jahat ini melakukan perlawanan.

Di sinilah kita temukan bhw roh jahat yg ada dlm diri seseorg akan membuat hidup org itu sangat menderita. Dalam kisah ini anak ini menjd bisu krna telah dirasuki roh jahat, gerak-geriknya bisa dikuasai roh jahat itu dan biasanya dia tdk sadar atau merasakan apa-apa, baru setelah roh jahatnya pergi, ketika kesadarannya kembali, apa yg terjadi dan dirasakan oleh tubuhnya barulah terasa. Kalau kita teliti, baru di zaman Yesus hadir ke dunia, ditemukan bnyk kasus org-org yg dirasuki roh jahat, jika kita melihat dlm PL, sdkit saja kita bisa temukan keadaan spt itu, apakah iblis yg merencanakan semua itu demi bisa menghalangi pelayanan Yesus, atau ada sebab lainnya. Di sini kita perlu utk waspada jgn sampai hal ini terjd pada diri kita.

Iblis tdk mau rugi meskipun itu adalah saat-saat terakhir bagi dirinya utk bisa mempengaruhi hidup manusia. Spt dlm kisah ini, roh jahat berusaha merusak tubuh si anak ini krna itulah waktu yang terakhir baginya utk bs menguasai diri anak ini. Iblis di akhir zamanpun tetap berusaha utk mengambil keuntungan yg bnyk dr hidup manusia yg memiliki celah utk dia masuk dlm hidup org itu. Apakah melalui celah okultisme, kutuk keturunan, dsbnya, iblis berusaha untuk merekrut sebanyak mgkin org-org yang nantinya akan jadi ‘teman kebinasaan kekalnya’ di neraka nanti. Sekali dia bs masuk, maka perlahan-lahan hidup org itu mulai rusak dan menuju kebinasaan kekal pd akhirnya. Sayangnya bnyk org tdk menyadari hal ini krna tergiur dgn tawaran harta dan kemuliaan duniawi yg iblis berikan.

Jgn biarkan ada celah bagi iblis utk bs masuk dlm kehidupan kita, tetap dekat dg Tuhan dan biarlah Roh Kudus yang tinggal dan berdiam dlm diri kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Iblis Tidak Mau Rugi

Memberi Kesempatan

DI 03112021

Markus 6:7
Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,

Para murid diutus Yesus utk memulai pelayanan mrka tanpa bersama Yesus, diberi kuasa spya bs melakukan spt yg Yesus lakukan.

Kita pasti yakin bhw Tuhan memberi pd setiap kita potensi, bakat atau ‘talenta’ utk nantinya digunakan utk menunjang kelancaran hidup kita, namun potensi ini hrs ditemukan shga bs dimunculkan dan kemudian ‘diasah’ spya mencapai ‘kematangan’ yg sempurna. Tiada org yg lahir langsung ahli dlm satu bidang, semuanya butuh latihan dan langkah awal yg kita sebut sbg ‘kesempatan’. Mgkin diawali dg melakukan hal yang sederhana pd level yg rendah, tujuan dr diberi kesempatan awal ini utk melatih mental dan rasa percaya diri yang kuat. Dimulai dr kesempatan pertama, kedua dan seterusnya hingga suatu saat apa yg awalnya sebuah potensi, talenta dan bakat membuat kita menemukan satu profesi yg akan kita geluti, dan nantinya menjd bagian dr jati diri kita.

Tdk semua org bs menghargai jika dia diberikan sebuah kesempatan pd level yg rendah. Ada org yg ingin langsung tampil di level yg tinggi, cepat terkenal dan cepat menghasilkan bnyk uang. Sebuah rumah dibangun dgn berfokus dulu pd penyiapan pondasi rumah yang kuat, diperhitungkan mampu menahan getaran gempa shga bila itu terjd, tdk terjd kerusakan yg parah. Bagi Tuhan sangat mudah membuat kita terkenal dan dikagumi bnyk org, namun utk apa jika itu hanya bertahan sebentar saja? Tuhan ingin kita punya mental yg kuat dan kerendahan hati sbg penopang dr potensi yg kita miliki. Tuhan pasti buka kesempatan, tp apakah kita mengambil atau menolaknya, itu pilihan kita sndri. Jgn rendah diri dg memulai sesuatu yg kelihatannya bukan apa-apa, pd waktu yg Tuhan tetapkan, kita akan berada di profesi yg Tuhan rencanakan bagi kita.

Jgn buang setiap kesempatan yg dtg di hadapan kita, itu bs menjd satu pijakan awal yg akan membawa kita terus naik dan berada di profesi yg Tuhan telah siapkan utk kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Memberi Kesempatan

Boleh Atau Tidak Boleh

DI 02112021

Lukas 6:9
Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?”

Kita hidup dg bnyk aturan yg ada dalam hidup kita, dimulai dr hukum Tuhan dan hingga hukum yang dibuat oleh negara dan lingkungan setempat. Kalau tidak ditaati maka ada hukuman dan sanksi yg akan kita terima.

Hukum yg tertulis bila tdk digunakan kata atau kalimat yg tepat maka akan menimbulkan multi tafsir sehingga apa yg sbnarnya dimaksudkan dlm aturan itu bs disalah tafsirkan. Ketika pd hari Sabat, Yesus sdg mengajar, melihat ada org yg mati tangan kananya, para ahli Taurat dan org Farisi menunggu yg akan Yesus lakukan dan ternyata Yesus menyembuhkan tangan org itu. Diawali dg pertanyaan ttg hukum hari Sabat : apa yg boleh dilakukan …? Pertanyaan ini jg bs jd acuan bagi kita saat situasi yg kita alami terbentur dg aturan yang berlaku. Ini bukan berarti lalu kita bisa ‘diperbolehkan’ melanggar aturan, tapi tetap mentaati aturan namun menguji apa yg akan kita lakukan itu sejalan tdk dg tujuan dr aturan itu dibuat, dan tetap tdk melanggar hak org lain.

Apa yg boleh dan tdk boleh, inipun bisa menjd sesuatu yg multi tafsir, pendapat org bs berbeda-beda, di sinilah hikmat itu berperan penting. Sekali lagi ini bkn utk mencari celah utk boleh melanggar aturan, tp melakukan sesuatu yg tetap tdk melanggar aturan itu. Paling tidak, hal itu tdk bertentangan dg suara hati nurani kita yg terdalam, tdk merugikan org lain dan tdk menjd batu sandungan bagi org yg tingkat pemahamannya belum matang. Kecuali dg persetujuan dr mrka yg memegang otoritas, suatu aturan bs saja dilanggar. Misalnya saat terjadi kecelakaan di jalan, ada rambu dilarang belok kanan, maka demi lalu lintas menjd lancar, polisi menyuruh utk belok ke kanan, maka ketika kita belok ke kanan, itu bkn sebuah pelanggaran, dan kita tdk akan dihukum karenanya. Tp jika dlm keadaan normal, itu menjd sebuah pelanggaran.

Bijaklah dlm memahami suatu hal yang boleh dilakukan atau tdk, selama itu sejalan dg tujuan sebuah aturan dibuat, mungkin saja hal itu diperbolehkan utk dilakukan.

Posted in Renungan | Comments Off on Boleh Atau Tidak Boleh

Bisa Cinta Uang

DI 01112021

Lukas 16:14
Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

Golongan org Farisi berpegang teguh pd Taurat, sedikit bnyk mencampurkan Taurat dg adat istiadat, tp dicatat dlm ayat ini ternyata mrka adalah hamba uang.

Mempraktekkan Taurat hingga hal yang detail, tentu ini bs kita katakan religius, tp ternyata mrka ini hamba uang, jadi duniawi. Luarnya rohani, ternyata isi di dlmnya duniawi. Hamba uang bs kita sederhanakan dg pengertian berusaha ‘menguangkan’ semua yg bisa dicari celahnya utk menghasilkan uang. Hal kerohanian dijadikan ‘ladang bisnis’, ini sangat mengerikan dan berbahaya utk keimanan org yg belum dewasa rohani. Kenapa ini bs terjd? Kalau dilihat dari sejarah saat itu, mrka scra politik sbg kaum minoritas, utk mewujudkan apa yg menjd tujuan politik mrka diperlukan uang dlm jumlah besar, dan mgkin ini menjd salah satu faktor yg mendorong mrka akhirnya menjd hamba uang dan membenci Yesus dg segala apa yang Yesus lakukan pd saat itu.

Menjd religius bukan jaminan utk tidak menjd duniawi, dlm hal uang tentunya perlu pengendalian diri yg tinggi serta pola pikir yg sesuai dg firman Tuhan. Semua org butuh uang, lalu berusaha utk mendapatkan uang sebanyak yang bs didapatkan, sampai di titik ini tentu masih wajar, tp setelah bs mendptkan bnyk uang, mulai mencintai uang, dan tanpa sadar mulai terikat menjd hamba uang. Bbrpa ayat dlm Alkitab dgn jelas sdh memperingatkan kita ttg bahaya cinta uang, dan fatalnya menjd hamba uang berarti tdk menjd hamba Kristus, uang yg jadi ‘tuhan’ yg disembah, dia membiarkan hidupnya dikendalikan oleh jumlah uang yg dimiliki, keamanan hidup bukan lagi krna perlindungan dr Tuhan, tp merasa aman jika uang yang dimiliki sangat bnyk.

Uang bs membuat kita hidup bahagia dan mewah di dunia, tp uang tdk bisa membuat kita memiliki kebahagian dan kemewahan yg kekal di surga, maaf, uang sebanyak apapun ‘tidak laku’ di surga.

Posted in Renungan | Comments Off on Bisa Cinta Uang

Dikenal Baik

DI 30102021

Kisah Para Rasul 16:2
Timotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium,

Dikenal baik, berarti punya reputasi yg baik di mata org banyak, org bersaksi bhw seseorg itu baik, kalau disebut ttg namanya, maka yg muncul adalah hal yg baik ttg pribadi org itu.

Timotius dikenal baik oleh org-org di Listra dan Ikonium, berarti dia adalah org yg cukup dihormati di kedua daerah itu, ini jg yg menjd salah satu alasan bagi Paulus utk merekrut Timotius yg nantinya jg menjd anak rohaninya dan meneruskan bnyk pelayanan Paulus di bbrpa daerah. Ini bs jd pelsjaran bagi kita ketika ingin merekrut seseorg utk sebuah tugas atau perjalanan panjang. Di zaman skrg ini ketika seseorg ingin melamar pekerjaan, biasanya dimintai jg surat keterangan berbuat baik yang dikeluarkan oleh kepolisian setempat, sbg bukti bhw si pelamar kerja ini tidak pernah terlibat tindakan kriminal dan bs dijadikan dasar penilaian awal bhw dia adalah org baik. Jd betapa penting dan perlunya kita memiliki kesaksian dan kesan yg baik dr org lain, dikenal baik oleh org bnyk.

Tentu hal ini bukan penilaian dlm kurun waktu yg singkat, mgkin tahunan atau mgkin puluhan tahun. Memang tidak mgkin kita bs menyenangkan semua org, namun perbuatan dan sikap kita bs menjd acuan bagi bnyk org ttg bgmna mrka akan menilai kita. Latar belakang keluarga jg menjd dasar penilaian, krna org menilai spt ‘buah jatuh tidak jauh dr pohonnya’, artinya sdkit bnyk karakter dan sifat orgtua akan menurun pd anak dan cucunya. Bgmna kita bergaul dlm masyarakat di sekitar kita jg akan jadi penilaian penting. Pastinya yg paling penting adalah tdk melakukan tindakan kriminal krna bagi bnyk org seorang yg pernah dihukum dan di penjara dinilai sbg org yg perlu dijauhi dan blm tentu bs diterima kembali dlm lingkungan di mana dia tinggal sblumnya.

Menjaga citra baik diri kita memang tdk mudah, namun itu sangat penting agar org lain tdk ragu utk merekrut dan mempercayakan kita sesuatu hal yang besar utk dikerjakan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dikenal Baik