Tetap Luar Biasa

DI 22112021

Daniel 6:3
Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.

Pejabat kerajaan yg tetap dipilih oleh 3 raja tentu bkn org sembarangan, apalg hrs membawahi pejabat tinggi lainnya, inilah kualitas seorg Daniel pd zaman dia hidup.

Yg membuat Daniel spt itu adalah krna dia memiliki roh yg luar biasa, dan hal ini telah berlangsung sejak dia dibawa sbg tawanan di Babel dan terbukti saat dia oleh anugerah Tuhan diberikan arti dr mimpi raja Nebukadnezar. Bgmna ini bs terjd? Tentunya karena Daniel tetap beribadah kepada Tuhan walaupun dia sdg ada di kerajaan Babel, kerajaan yg tdk percaya pd Tuhan, yg menyembah berhala. Daniel memang kehilangan kemerdekaan bangsanya, tp dia tetap memiliki kemerdekaan utk menyembah dan beribadah pd Tuhan. Dia terhubung dg Tuhan setiap hari, walau tubuhnya semakin menua, tapi rohnya semakin kuat dan luar biasa. Kitapun harusnya punya roh yg luar biasa spt Daniel, ini bukan sesuatu yg otomatis, tp sesuatu yg hrs ditekuni hari demi hari, bahkan tahun demi tahun dlm hidup kita.

Baru bertobat biasanya semangat cinta Tuhan masih menggebu-gebu, seiring berjalannya waktu apakah masih tetap bersemangat utk cinta Tuhan? Semua bs berubah krna badai hidup yg besar, tekanan pekerjaan, gesekan dr saudara seiman, dsbnya. Brpa tahun kita menjd Kristen, apakah hari ini cinta kita pada Tuhan masih tetap bergelora atau kita mulai malas berdoa, beribadah, baca Alkitab, lelah berbuat baik, melayani hanya sebagai topeng yg menutupi hati kita yg sdh tergiur oleh godaan duniawi dan lama kelamaan kita menjd org yg munafik. Jgn sampai ini terjd, jaga diri kita baik-baik, jaga iman kita tetap kuat berakar di dlm Kristus, jgn kecewa dgn Tuhan, selalu ucapkan syukur setiap saat, dan jgn kita kehilangan cinta kita pd Tuhan dan mengikuti berhala lain.

Tetap miliki roh yg luar biasa dalam diri kita, tetap terhubung dg Tuhan, dekat dg Tuhan, dan lawan iblis ketika dia mau berusaha memisahkan kita dari Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tetap Luar Biasa

Hargai Waktumu

DI 20112021

Daniel 5:30
Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu.

Kisah Belsyazar, anak dr Nebukadnezar raja Babel tentu kita ketahui bersama, krna yg paling fenomenal adalah kisah punggung tangan yg menulis di dinding saat dia dan seisi istananya berpesta.

Daniel dipanggil utk mengartikan apa yg tertulis di dinding itu, dan malam itu jg raja Belsyazar mati terbunuh, jedah wkt yg tdk panjang hingga putusan yg Tuhan nyatakan lewat tulisan itu menjd kenyataan. Belsyazar menepati janjinya pd Daniel namun tdk diikuti dgn sebuah pertobatan setelah diperingatkan oleh Tuhan. Beda dg Nebukadnezar, setelah dihukum Tuhan dia merendahkan diri dan tdk berani utk melawan Tuhan lagi. Apakah krna masih dlm pengaruh bnyk minum anggur shga mabuk atau krna hatinya memang tdk mau tunduk pada kemahakuasaan Tuhannya org Israel, shga di malam itu jg, dia mati tanpa bs utk bertobat. Di sinilah kita belajar bhw waktu yg singkat itu sangat berharga dan hrs digunakan sebaik-baiknya krna kita tdk tahu brpa lama lagi Tuhan beri kita kesempatan masih hidup di dunia ini.

Brpa lama lagi sisa waktu hidup kita di dunia ini? Mgkin ada yg puluhan tahun lagi, setahun lagi bahkan mgkin jg ada yg hari ini jg akan meninggal, gunakan wkt yg Tuhan beri utk bertobat dan juga menyiapkan diri kita saat nantinya kita akan menghadap Tuhan. Peringatan yg Tuhan sampaikan pd kita bertujuan utk menyadarkan kita untuk cepat bertobat dan berdamai dgn Tuhan. Tuhan ingin saat kita meninggal nanti dlm keadaan yg berkenan di hadapan Tuhan, selama hidup di dunia ini hidup sesuai dgn apa yg Dia telah atur lewat firman-Nya. Jgn hanya sibuk mengumpulkan harta dan menyiapkan masa dpn anak-anak kita saja, siapkan jg diri kita agar berkenan di hadapan Tuhan saat kita meninggal nantinya. Mulailah dr sekarang, jgn lagi menunda-nunda melakukannya, ingat bhw kita tdk tahu kpn kita meninggal.

Waktu yg masih Tuhan beri, jgn hanya dipakai untuk menyiapkan hidup kita di dunia ini, siapkan jg diri kita utk hidup nantinya dlm kekekalan: mau kekal dlm surga atau di neraka.

Posted in Renungan | Comments Off on Hargai Waktumu

Berani Melawan Tuhan

DI 19112021

Daniel 3:1
Raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas yang tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta yang didirikannya di dataran Dura di wilayah Babel.

Apa tujuan dibuatnya patung emas raja Nebukadnezar? Ternyata ini berkaitan dg mimpi yg dia terima beberapa wkt sebelumnya dan dia ingin mimpi itu tdk menjd kenyataan.

Dlm mimpi yg dia alami, patung besar yg dilihatnya ada bagian yg dari emas, perak, tembaga, besi dan tanah liat, arti dr mimpi ini sdh disingkapkan melalui Daniel dan ini ttg keadaan kerajaan di waktu kemudian akan spt apa. Emas yg melambangkan keadaan kerajaan Babel saat raja Nebukadnezar masih hidup dan memerintah. Dgn dibuatnya patung yg keseluruhannya terbuat dari emas, dia ingin dirinya tetap diakui sbg raja yg membawa kejayaan dan ingin kerajaannya tetap ‘kekal’, tdk terpecah ataupun dikalahkan oleh kerajaan baru yg akan muncul spt arti dr mimpinya itu dan hal ini tentu saja sbg usaha untuk melawan ketetapan Tuhan. Tuhan sdh menetapkan nasib kerajaan Babel di masa depan bhw akan ada masanya kerajaan Babel akan lenyap.

Kalau Tuhan sdh memberitahukan apa yg nanti akan terjd, jgn berusaha untuk melawan ketetapan itu. Percuma saja dan justru akan membuat Tuhan murka dan Dia akan menekan org yg mencoba utk melawan ketetapannya. Mgkin kita pernah mengalami hal spt itu, kita tdk ingin menjalani proses pemurnian yang Tuhan hadapkan pd kita, kita mencoba utk menghindari situasi itu dan mulai mencoba dg cara apapun jg mengatasi dg kemampuan kita sndri. Pd akhirnya kita sadar bhw tdk ada gunanya lari dr proses Tuhan, tdk ada gunanya tetap berusaha mengubah apa yg Tuhan sdh tetapkan, walaupun awalnya mungkin kelihatannya berhasil, tp pada akhirnya apa yg Tuhan tetapkan, itu tetap yang terjadi. Murka Tuhan akan turun atas kita dan keadaan kita justru akan jadi lebih buruk dr sblumnya.

Spya di masa depan tdk ada hal buruk yg Tuhan tetapkan utk kita alami, maka di masa ini hiduplah sesuai dg hukum dan firman Tuhan, maka nantinya kita akan menuai hal yg baik di masa depan.

Posted in Renungan | Comments Off on Berani Melawan Tuhan

Menolak Kehendak Tuhan

DI 18112021

Yakobus 4:17
Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

Apa maksud dari ‘berbuat baik’ dalam ayat ini? Tentu saja bukan perbuatan baik yg umum dilakukan oleh semua org, apakah dia org Kristen atau bukan, semua tahu apa itu perbuatan baik.

Yg dimaksud dlm ayat ini, berbuat baik dlm pengertian tdk berbuat apa yg baik di mata Tuhan. Rencana Tuhan dalam hidup kita pasti baik, tp kita blm tentu setuju dg rencana Tuhan itu, mungkin krna tdk sejalan dg apa yg sudah kita rencanakan sejak awal. Misalkan saat kita berdoa tanya Tuhan, sekolah mana yg terbaik utk anak kita bersekolah, dan ketika Tuhan menjwb anak kita harus disekolahkan di sekolah B yg menurut penilaian kita tdk sebaik mutunya drpd sekolah A, apakah kita bs taat? Kalau kita tdk taat dan tetap menyekolahkan anak kita di sekolah A, di mata Tuhan kita ini sdh berbuat dosa, sudah tahu yg Tuhan mau dan itu pasti baik tp kita tdk melakukannya. Nah, jd spt itulah yg dimaksudkan dlm ayat ini, bkn tentang perbuatan baik yg umumnya kita kenal.

Kisah Yunus bs menjadi gambaran ttg hal ini, Tuhan punya niat baik ingin agar penduduk Niniwe bertobat, tapi Yunus justru enggan membawa pesan Tuhan itu pd penduduk Niniwe. Ada pendapat krna Yunus ‘ngeri’ dg kesadisan orang Niniwe zaman itu, ya mgkin itu dr satu sudut pandang sejarah, tp di sini kita lihat bhw Yunus menolak melakukan yg baik di mata Tuhan dan itu dinilai oleh Tuhan sbg sebuah dosa, memberontak dr perintah Tuhan. Bukankah kita juga pernah melakukannya? Jd dosa bukan sekedar perbuatan jahat terhadap org lain, tp jg ketika menolak utk taat dan tdk mau melakukan apa yg menurut Tuhan adalah hal yg baik, sesuatu yang seringkali lupa atau lalai utk kita akui di hadapan Tuhan. Segera bertobat dan berdamailah dg Tuhan.

Belajar utk taat pada kehendak Tuhan, walaupun itu tdk sejalan dg kehendak dan pikiran kita, yakinlah apa yg baik dr Tuhan itu jauh lebih baik drpd yang bs kita pikirkan.

Posted in Renungan | Comments Off on Menolak Kehendak Tuhan

Pernah Mengalami

DI 17112021

Filipi 4:12
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

Membaca ayat ini kita mgkin bertanya mengapa rasul Paulus mengalami hal kondisi yg baik juga kondisi yg buruk? Apakah krna dosa-dosanya sblum dia bertobat?

Di masa itu tentu pengabaran Injil sdg mengalami tekanan yg berat, baik dari kalangan org Yahudi sndri maupun dari kalangan ‘Gentile’ atau non Yahudi, ada bnyk kepentingan yg melatar belakangi usaha pengabaran Injil di setiap daerah dan ini sedikit bnyk menimbulkan ada penganiayaan scra fisik dan psikologis.
Rasul Paulus mengalami kelimpahan dan jg kekurangan dlm bnyk hal, tahu bgmna rasanya kenyang dan kelaparan, apakah ini harga dr sebuah pelayanan penginjilan? Dari satu sudut pandang mgkin jwbannya adalah ‘ya’, tp dr sudut pandang lainnya mgkin jwbannya tidak sama atau mgkin beragam. Yg hrs kita sadari adalah bhw menjd pengikut dan murid Yesus, kita pasti akan suatu saat mengalami penderitaan (1 Petrus 4:16)

Penderitaan sbg org Kristen itu berlaku scra umum, yg berbeda hanya bentuk penderitaannya sesuai dg apa yg telah Tuhan tetapkan dlm hidup setiap org. Ada yg mgkin mengalami dlm hal sakit penyakit, dlm hal keuangan, bahkan bs dlm hal penganiayaan fisik. Jd kalau yg blm pernah mengalami penderitaan yg oleh krna dia seorg Kristen, maka bisa dipertanyakan apakah benar dia seorg Kristen di mata Tuhan. Jika kita sudah atau sedang mengalaminya, bersyukur dan bersukacitalah, karena itu menjadi salah satu tanda bhw kita benar-benar seorg Kristen yg sejati. Penderitaan ini tentunya ujungnya adalah kemuliaan bagi Tuhan, dan hasilnya adalah kita ini dimurnikan dan dipersiapkan utk layak menghadap Tuhan pd saat kedatangan Tuhan kembali atau saat nanti kita yg akan meninggalkan dunia ini.

Bersyukur dan bersukacitalah saat kita mengalami penderitaan karena status kita sbg org Kristen, Tuhan pasti akan memberikan kesanggupan bagi kita utk menanggungnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Pernah Mengalami

Tanpa Kasih Belum Genap

DI 16112021

Roma 13:10
Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Bagi org Israel, Hukum Taurat menjadi sebuah hukum sekaligus peraturan yg berlaku utk hidup keseharian mrka, dan jelas hukuman apa yg dikenakan jika melanggar apa yg ada di dalamnya.

Scra isinya, tentu sangat sempurna, ini krna Tuhan sndri yg menentukannya, bkn hasil kesepakatan tua-tua ataupun mrka yg memiliki otoritas kekuasaan saat itu, bkn jg hasil rapat para imam. Namun hukum tanpa kasih tidaklah sempurna atau genap. Pengertian ttg genap di sini adalah tanpa cela, hal yg dianggap ganjil tentunya diartikan bhw masih ada hal yg kurang, tidak lengkap dan belum sempurna. Sekali lagi isi dr Hukum Taurat itu sdh baik, namun dlm prakteknya hrs dilakukan dg dasar yang benar yaitu kasih, tujuannya adalah utk memberi kesempatan pd manusia yg berdosa utk bertobat dan memperbaiki diri. Contohnya ketika Yesus suatu saat membebaskan seorg perempuan yang kedapatan berzinah, scra hukum Taurat tentunya dia akan mati dirajam.

Apakah ini berarti kita akan terbebas dr hukuman walaupun kita melanggar apa yg menjd hukum Tuhan? Pengampunan memang Tuhan sediakan, tetapi akibat dr perbuatan salah kita tetap hrs kita tanggung. Kesalahan diampuni berarti tdk dihukum, tapi syarat ini tentu saja berlaku jika kita ini sungguh-sungguh bertobat dr dlm hati, ingat bhw Tuhan tahu isi hati kita, pura-pura menyesal apalg pertobatan palsu justru semakin memperberat hukuman yg akan kita terima nantinya dr Tuhan. Inilah yg kita pahami: Tuhan tdk bisa dipermainkan, dan jgn sekalipun ingin mencobai Dia, dan jgn melawan kedaulatan Tuhan. Ini penting utk selalu kita ingat bhw setiap kesalahan memang Dia menyediakan pengampunan, tetapi akibat kesalahan itu tetap hrs kita tanggung.

Praktekkan hukum Tuhan dlm hidup ini dg didasari oleh kasih pd Tuhsn dan jg kasih pd sesama, barulah ini menjadi 1 hal yg genap dan memuliakan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tanpa Kasih Belum Genap

Memahami Perasaan Orang Lain

DI 15112021

Roma 12:15
Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!

Dlm hidup berkomunitas kita hrs ingat sebuah kata yg penting yaitu ‘saling’ yg tentunya jika dipraktekkan utk hal-hal yang positif, pastinya akan sangat baik dampak dan hasilnya.

Bersukacita dg org bersukacita itu blm tentu hal yg mudah, kalau keadaan sdg sama-sama bersukacita, tentu hal ini mudah dilakukan, tp jika keadaannya justru bertolak belakang, bs saja justru yg timbul dlm hati adalah perasaan iri, minder, marah, dsbnya. Misalkan saja ada sepasang suami istri yg sdh 10 thn menikah tp blm punya anak, tp teman mrka baru 2 tahun menikah sdh punya anak, pikiran yg negatif bs saja muncul dan melahirkan sikap yg negatif jg. Bs timbul pikiran bahwa Tuhan pilih kasih, dsbnya. Jd utk bersukacita dg keadaan diri yg bertolak belakang tentunya perlu sebuah pengorbanan, hrs menahan diri dr bersikap negatif spya suasana tetap terjaga dg baik dan yg sdg bersukacita bs tetap menikmati kesukacitaan mrka. Menjaga perasaan org lain itu penting.

Menangis dg org yg menangis, ini juga sesuatu yg tdk mudah dilakukan. Ada berbagai sebab knpa seseorg ada dlm situasi yg membuat dia menangis, bisa saja karena ada kedukaan, kegagalan, putus asa, dsbnya. Jika ikut menangis bukannya nanti makin larut oleh rasa sedih yg mendalam? Tentu di sini dlm pengertian ikut menangis sbg wujud penghiburan bhw mrka tdk sendirian dlm melewati situasi yg sdg terjd. Kita siap memberi bantuan jika diperlukan dan berusaha utk memberikan nasehat dan kekuatan bagi mrka utk melewati semuanya dg baik. Jd bukan menangis utk melemahkan tp justru menopang mrka, ini sbg wujud kita tetap menjaga suasana agar tetap terkendali, karena kita sadar bhw tdk selalu org itu kuat dlm menghadapi situasi yg ada, saling menopang tentu ini yg dibutuhkan.

Jagalah perasaan dan suasana yg ada ketika ada org yg sdg mengalami hal yg membuat dia bersukacita ataupun yg membuat dia menangis.

Posted in Renungan | Comments Off on Memahami Perasaan Orang Lain

Berjasa Bagi Bangsa

DI 13112021

Daniel 2:49
Atas permintaan Daniel, raja menyerahkan pemerintahan wilayah Babel itu kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego, sedang Daniel sendiri tinggal di istana raja.

Sepintas ketika membaca ayat ini, kita mgkin hanya berpikir bhw Daniel itu org yg setia kawan terhadap 3 temannya yg jg senasib dengannya sbg tawanan di Babel, namun ternyata ada hal lain yg mgkin luput dr perhatian kita.

Mendpt kesempatan menjd penguasa atas seluruh wilayah Babel tentu bukan suatu hal yg bs terulang kembali. Raja Nebukadnezar ‘bermurah hati’ setelah Daniel berhasil mengartikan mimpi yg dia dapatkan dr Tuhan. Perlu kita ingat jg bhw Daniel dan ketiga temannya itu memang tawanan tetapi berasal dari kaum bangsawan (Daniel 1:3-6), tentu saja sbg bangsawan, mrka dilengkapi dg berbagai ilmu pengetahuan, salah satunya jg mengenai ilmu yg berkaitan dg pemerintahan. Nasib bangsa mrka yg menjd tawanan Babel tentu butuh dilindungi dan caranya tentu melalui kekuasaan yg dekat dg raja. Daniel dan ketiga kawannya memegang sebagian kekuasaan pemerintahan di Babel dan ini tentunya sangat menguntungkan bagi rakyat yg menjd tawanan.

Kisah Ester jg menjd contoh bhw ketika ada org yg masuk dlm pemerintahan, maka nasib org-org Yahudi atau Israel pd waktu itu bs terselamatkan. Tentu ini jg ada rancangan tangan Tuhan dlm peristiwa saat itu. Dari kedua kisah ini, kita diingatkan bhw kita perlu menjadi rakyat yg berjasa bagi bangsanya. Bisa melalui masuk dlm jalur pemerintahan ataupun dlm bidang-bidang yang bisa membuat harus nama bangsa, spt para atlet yg memenangkan medali di event tingkat internasional, para siswa yang berprestasi tingkat dunia, dsbnya. Ini bs dimulai dg menjd ‘berkat’ bagi bnyk org di lingkungan kita tinggal ataupun dlm komunitas yg ada, kehadiran kita membw dampak dan perubahan yang positif, apa yg bs kita lakukan sesuai dg kapasitas dan profesi kita, lakukan itu sbg wujud pengabdian kita terhadap bangsa dan negara kita.

Tuhan menempatkan kita bukan hanya utk diberkati, tp jg memberkati banyak org di sekitar kita, dan juga memberkati bangsa dan negara kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Berjasa Bagi Bangsa

Hidup Yang Gelap

DI 12112021

Amsal 20:20
Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.

Hidup manusia digambarkan spt org yg berjalan malam hari sambil membawa sebuah pelita sbg alat penerang, tanpa pelita itu maka sulit utk bs berjalan ke arah yg dituju.

Hidup pasti ada masa-masa gelap dan spt sedang berada di dalam lembah yg paling dalam dan kelam, yang kita lihat semuanya hanyalah gelap, dan ini bisa membuat kita mudah merasa kuatir, takut dan kemudian tdk berani untuk berjalan ke arah manapun. Situasi yang membuat kita putus asa, tdk tahu hrs berbuat apa, dan ketakutan mulai akan menguasai hidup kita. Normalnya jika kita adalah org benar, pelita kita tidak akan padam, shga ada cahaya yg bisa menerangi langkah kita walaupun kita hrs menerobos kegelapan yg pekat, tp kita mampu utk melewatinya. Inilah yg dimaksud dg ada penyertaan Tuhan di dlm hidup kita. Namun bgmna ternyata kalau kita dlm keadaan yg menakutkan, sulit dan penuh ketakutan tp tidak ada penyertaan Tuhan di dalamnya?

Salah satu penyebabnya mgkin karena ada yang salah dengan perlakuan kita terhadap orgtua: ayah dan ibu kita. Dlm ayat ini dikatakan bhw siapa mengutuki ayah dan ibunya, pelitanya akan padam atau lebih tepatnya dipadamkan’ pada waktu gelap. Berarti ada pihak lain yg memadamkan pelitanya. Jelas bahwa Tuhan tdk ada di pihak org spt itu, org yg memperlakukan kedua orgtuanya dg sangat tdk baik, maka mgkin saja pihak yg memadamkan pelita itu ialah Tuhan sendiri. Tuhan yg memasukkan org itu ke dlm situasi yg berat, penuh tekanan dan penuh kemustahilan. Tidak heran jika kita dengar bnyk kesaksian org-org yg menghormati orangtuanya dg baik mengalami pertolongan Tuhan di masa sulit dan berhasil keluar dr situasi yang gelap itu.

Hormatilah kedua orgtua kita dg apa yg pantas mrka dapatkan dr kita, jangan menghina bahkan mengutuki mrka, kita hrs ingat bhw keberadaan kita di dunia ini jg krna peran mereka.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Yang Gelap

Menyalahkan Tuhan

DI 11112021

Amsal 19:3
Kebodohan menyesatkan jalan orang, lalu gusarlah hatinya terhadap TUHAN.

Kita mgkin pernah menemukan org yg merasa dirinya selalu benar, sehingga saat mengalami sesuatu yg buruk atau tdk diinginkan, dia menyalahkan orang lain dan bahkan menyalahkan Tuhan.

Golongan org spt ini menurut penulis Amsal adalah org-org yg bodoh, org yg tdk sadar bhw situasi yg dia alami itu krna kesalahan yg dia perbuat sendiri, dia berbuat kesalahan krna dia bodoh, namun tdk mau mengakuinya, tdk mau kelihatan kebodohannya di mata orang banyak shga mencari dalih atau alasan dg menimpakan kesalahan pd org lain dan bahkan Tuhanpun ikut disalahkan. Atau mgkin dlm satu peristiwa kita jg pernah bersikap spt itu, setelah berdoa, bahkan berpuasa merendahkan diri, tp kenyataan yg dihadapi kemudian tidak sesuai dg harapan kita, permohonan kita ditolak Tuhan dan kita mengalami sesuatu yg buruk dan pahit. Hati ingin marah dan protes pd Tuhan, tp karena ingin tetap terlihat ‘kuat’ di mata orang bnyk, kita terpaksa memendamnya.

Org bodoh mudah marah, kadang blm dengar secara utuh sdh emosi bahkan ‘menghakimi’, cuma bermodal nekat tp tanpa perencanaan yg matang. Di dlm pikirannya terlintas pola pikir yg keliru ttg Tuhan: Tuhan itu kan Mahakuasa, Dia sanggup utk menghindarkan kalau nanti hasilnya buruk, atau saya salah langkah nanti otomatis Dia tahan saya utk melakukannya. Pola pikir ini jelas salah, membiarkan dirinya sndri untuk bebas berbuat salah krna menurutnya Tuhan akan otomatis turun tangan. Ini jelas merendahkan Tuhan, dia anggap Tuhan spt ‘org suruhannya’ yg bs untuk melakukan semua keinginannya. Kita jgn spt org bodoh, Tuhan menjaga kita namun tetap akan membiarkan kita utk bertindak menurut apa yg kita pikirkan, krna ada hukum tabur-tuai, sampai di batasan tertentulah Tuhan baru akan bertindak sesuai dg pertimbangan yg Dia miliki.

Jauhi kebodohan dr hidup kita, kalau kita yg salah, akuilah dan jgn berusaha mencari dalih dg menyalahkan org lain dan bahkan Tuhan, miliki hikmat dan kemurnian hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Menyalahkan Tuhan