Mau Menjerumuskan

DI 29102021

Galatia 6:12-13
Mereka yang secara lahiriah suka menonjolkan diri, merekalah yang berusaha memaksa kamu untuk bersunat, hanya dengan maksud, supaya mereka tidak dianiaya karena salib Kristus.
Sebab mereka yang menyunatkan dirinya pun, tidak memelihara hukum Taurat. Tetapi mereka menghendaki, supaya kamu menyunatkan diri, agar mereka dapat bermegah atas keadaanmu yang lahiriah.

Yudaism atau agama Yahudi tentunya berbeda dg Kristen, dan pd awal mulai munculnya keKristenan di zaman para rasul, ada berbagai upaya spya org yg sudah percaya Yesus dikacaukan spya mengikuti aturan yg tdk wajib diikuti.

Perlu diingat bhw zaman itu belum ada Alkitab, org Yahudi yang menjd Kristen masih tetap menggunakan Taurat dan kitab para nabi (PL), ditambah dengan surat-surat dari para rasul yg dituliskan pd jemaat-jemaat di kota yg berbeda. Jd ada golongan yg memaksakan para ‘Gentile’ yaitu org-org non Yahudi yang menjd Kristen utk disunat spt mrka. Ini tentu bertentangan dg apa yg menjadi keputusan para rasul mengenai sunat, yaitu bhw org non Yahudi tdk perlu utk disunat (Kisah Para Rasul 15). Ajaran spt ini tentu sangat meresahkan bagi jemaat dan perlu ketegasan dari para pemimpin pd saat itu utk menghambat makin berkembangnya ajaran-ajaran yg tdk berdasar pd iman kepada Kristus. Org spt itu ternyata bersunat tapi tidak memelihara hukum Taurat dlm hidupnya.

Di zaman sekarangpun ada ajaran yang berusaha menyimpangkan iman orang Kristen agar mengikuti tradisi ataupun budaya yg bersumber pd pengajaran di luar Alkitab. KTP Kristen, dibaptis, rajin ke gereja tp masih ikut ritual, percaya akan hari-hari dan jam ‘baik’, dsbnya. Spt botol ‘Sprite’ yg hijau tp isinya bkn minuman cola, tp air putih biasa. Yang penting kelihatan luarnya bagus, tentu ini berbeda dg ajaran Kristen yg bukan hanya membenahi penampilan luarnya tp jg membenahi manusia rohani, apa yg ada ‘di dalam’. Memberi label fanatik pada org yg mau sungguh-sungguh utk hidup menurut kebenaran Tuhan, spya mrka didiskriminasi bahkan dianggap ‘sesat’ oleh golongan yg lain. Sebagian org Kristen ada yg duniawi dan malah sibuk menghakimi golongan Kristen yg berbeda pandangan dg mrka.

Benahi apa yg ‘di dalam’ diri kita, dan jgn menghakimi golongan lain yg beda pandangannya dg kita, biarkan Tuhan saja yg menghakimi, krna memang itu adalah wewenang-Nya Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Mau Menjerumuskan

Berbagi Dengan Pengajar Firman

DI 28102021

Galatia 6:6 KJV
Let him that is taught in the word communicate unto him that teacheth in all good things.

Biarlah dia yang diajar di dalam firman berkomunikasi dengan orang yang mengajar di dalam segala hal baik.

Ada satu aturan yg kita temukan dalam ayat yg kita baca, mengenai hubungan antara pengajar firman dengan org yg menerima pengajaran itu.

Kata ‘communicate’ dlm bhsa aslinya adalah koinóneó yg berarti berbagi (to share), berkomunikasi (communicate), membantu, memberi (contribute), pny persekutuan dengan (have fellowship with). Jd ada bbrpa hal yg bs dilakukan terhadap para ‘pengajar firman’, seperti para hamba Tuhan, gembala gereja, pengkhotbah, dsbnya. Pastinya mereka ini adalah org-org yg dipercaya Tuhan utk mengajar ttg firman Tuhan. Apakah org-org yg membw sharing di komsel jg termasuk? Lihat dulu apakah memang org itu memiliki dasar pengetahuan ttg Alkitab yg cukup atau tdk, krna ada yg memang baru diajar utk membawakan sharing firman, jd baru sharing, belum sampai pd level pengajar. Kalau kita merasa lewat seseorg kita diajar bnyk ttg firman Tuhan dan segala hal yg baik maka org ini termasuk jg dlm kriteria dlm ayat ini.

Berbagi dg yang mengajar, ini bs dalam bnyk hal: memberi sesuatu sbg bentuk terimakasih, ini biasanya kita temukan dlm hal ‘hospitality’, mengajak makan pengkhotbah setelah melayani. Ada jg ttg memberi kontribusi, biasanya dlm bentuk ‘persembahan kasih’ yg pasti akan membantu lancarnya si pengajar firman ini utk menjalankan plynannya. Jg memiliki persekutuan dg si pengajar yang biasa kita temukan dalam jenis hubungan ‘fathership’ atau pembapaan, dlm wkt tertentu sengaja menyiapkan wkt khusus utk berkumpul, menerima ajaran, arahan bahkan teguran. Tentu ini dilakukan dlm jangka wkt panjang. Jadi kita jgn memandang negatif bila ada pengajar firman yg seolah-olah diperlakukan agak berlebihan, ingat ttg ayat ini, tentu saja jg hrs masih dalam batas kewajaran dan murni hanya utk mempraktekkan firman Tuhan.

Apakah kita sdh memiliki komunikasi’ dg mrka yg mengajar kita ttg firman dan semua hal yg baik? Berbagilah, berkontribusi dan miliki fellowship dg mrka.

Posted in Renungan | Comments Off on Berbagi Dengan Pengajar Firman

Tuhan dan Iman

DI 27102021

Galatia 5:5 KJV
For we through the Spirit wait for the hope of righteousness by faith.

Karena kita melalui Roh menantikan pengharapan kebenaran oleh iman

Kita sbg org Kristen dituntut utk hidup benar di hadapan Tuhan, kita ialah org benar, org yg dibenarkan oleh Tuhan dan org yg menyelaraskan hidupnya itu sesuai dg kebenaran dari Tuhan.

Di dlm kebenaran Tuhan yg kita hidupi, ada pengharapan di dlmnya, pastinya adalah pengharapan akan keselamatan kekal, janji-janji Tuhan dan manifestasi kuasa Tuhan yg bekerja dlm hidup kita. Ada ‘kerjasama’ yg perlu kita ketahui: yaitu Roh dengan iman kita. Tuhan yg memberikan pedoman hidup kita yaitu kebenaran firman Tuhan, ada akibatnya kalau kita melakukannya atau tdk, dan pastinya yg jd pengharapan kita adalah hal-hal yg baik dampaknya bagi hidup kita selama di dunia ini dan nanti saat dlm kekekalan bersama Tuhan. Ada hal yg sudah dan akan kita terima dr Tuhan selama kita hidup di dunia ini ketika kita taat pd firman Tuhan: kesehatan, kelimpahan, perlindungan Tuhan, dan yg lainnya, dan ada hal yang akan kita terima nanti pd saat hari penghakiman Tuhan yaitu keselamatan kekal.

Utk trs bisa berharap, diperlukan iman yg teguh, kalau imannya goyah maka org bs berhenti utk berharap, krna ragu apakah yg diharapkannya itu sesuatu yg nyata atau hanya sebuah mitos saja. Spt org yg keluar dr antrian panjang, dia kehilangan hak untuk dilayani lebih cepat dibandingkan org yg sblumnya antri di belakangnya. Menunggu dalam wkt yg lama memang melelahkan, tdk semua org pny kesabaran yg cukup utk tetap menunggu, itulah knpa ada orang yg murtad meninggalkan Tuhan dan beralih pd yg lain, ragu akan janji Tuhan dan memilih tuhan yg lain, yg dianggap lebih cocok utk dijadikan tuhan, karena ajarannya lebih cocok dg pola pikirnya dan tdk menentang keinginan daging utk berbuat dosa. Pd akhirnya hidupnya berakhir dlm kebinasaan kekal.

Apakah kita tetap teguh beriman dan berharap akan janji Tuhan yg diberikan kalau kita hidup benar di hadapan-Nya? Jgn ragu dan jgn tawar hati.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan dan Iman

Sukacita Yang Berlimpah

DI 26102021

2 Korintus 8:1-2
Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.

Sudah miskin, hrs hadapi bnyk cobaan dan ujian, tentu ini bkn situasi yg jadi harapan setelah percaya pd Injil, yang dlm bnyk pikiran org setelah percaya maka hidup akan menjadi lebih baik.

Menderita dan miskin, spt ‘sudah jatuh tertimpa tangga pula’, itulah resiko dari pilihan utk percaya pd berita Injil. Tentu saja keadaan tiap-tiap org saat mereka percaya pd Tuhan itu berbeda-beda, ada yg kaya, sederhana dan jg miskin, semua pd saat itu mengalami keadaan yg tdk nyaman krna adanya penindasan baik scra fisik atau mental. Tp spt ayat yg kita baca, sekalipun mengalami hal yg buruk namun mrka sukacita mereka berlimpah bahkan menunjukkan bahwa mereka itu murah hati. Apa rahasianya shga hal ini bs terjd? Ternyata alasan yg sbnarnya adalah bhw mrka sadar bhw semua itu adalah kasih karunia dr Tuhan, artinya mrka sadar betul kondisi yg mrka alami itu atas seizin Tuhan, dan Tuhan tdk diam saja melihat apa yg mrka alami, Dia turut bekerja lewat situasi yg ada.

Menjalani penderitaan dan kemiskinan dg sukacita itu hal yg luar biasa, kalau mrka tdk sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, pasti mrka iman mrka goyah dan mgkin meninggalkan Tuhan. Di sini kita belajar bhw ikut Tuhan, jd Kristen itu tujuannya bukan utk ‘naik level’ dlm hal ekonomi, Tuhan pasti memberikan kelimpahan materi, namun itu hrs dgn cara dan waktu Tuhan, ada hal yg harus dilakukan utk membuat janji Tuhan itu menjd nyata. Kalau mujizat memang itu 100% Tuhan yg kerjakan, namun ttg janji Tuhan, ada bagian yg harus kita kerjakan bersama Tuhan. Bersukacita itu keluar dr dasar hati, bukan sukacita yg dipaksakan, satu kesadaran bahwa Tuhan bekerja lewat situasi yg ada, dan kuasa-Nya tdk bs dibatasi krna tdk ada yg mustahil bagi Tuhan.

Jalani hidup ini dg penuh sukacita, baik saat dlm kelimpahan maupun saat dlm penderitaan dan kemiskinan, Tuhan turut bekerja lewat situasi yg ada.

Posted in Renungan | Comments Off on Sukacita Yang Berlimpah

Roh Yang Semakin Kuat

DI 25102021

2 Korintus 4:16
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

Perkataan rasul Paulus ini mengajar kita utk memaknai hidup ini scra bijak, kita ingat bhw tubuh kita ini pasti sdg menuju kematian, tp roh kita semakin hari hrs semakin kuat.

Kita hidup di dunia ini dg segala ragam peristiwa dan keadaan, badai hidup yg hrs kita lewati, kemerosotan fisik turun seturut bertambahnya usia kita, suatu saat kita pasti akan meninggal. Apa yg kita bawa pd saat menghadap Tuhan? Pertanggung jwban atas semua hal yg kita lakukan sepanjang hidup kita. Spya apa yg kita bawa ini berkenan di mata Tuhan, maka roh kita, manusia batin ini haruslah kuat, diperbaharui dari hari ke hari. Knpa hrs diperbaharui? Krna dosa membuat manusia batiniah kita menjd tdk kudus dan mengganggu hubungan pribadi kita dg Tuhan. Spt baju kotor yg kembali dicuci setiap kali habis pakai, kembali bersih dan terlihat kondisinya spt baju yg baru, manusia batiniah kita hrs semakin dewasa, semakin kuat dan berkenan di hadapan Tuhan.

Yang perlu diperbaharui salah satunya adalah pola pikir rohaniah kita. Apa yg kita pikirkan yg berdasar pd informasi, ilmu pengetahuan, prediksi, dsbnya, tdk selalu sejalan dg pola pikir yg berdasar pd kebenaran firman Tuhan. Melihat dr sisi pandang firman Tuhan membuat kita kadang hrs memilih, dasar mana yg hrs kita gunakan sbg dasar utk kita mengambil keputusan dan bertindak. Manusia batiniah kita hrs bs menang melawan pola pikir manusiawi yg kita miliki, dan ini yg kita kenal sbg ‘perang dlm pikiran’ kita, tdk mudah tp kita hrs bs memenangkannya. Kalau kita salah mengambil keputusan dan tindakan, maka ada akibat dan resiko yg negatif hrs kita terima dan alami. Jgn tunggu penyesalan itu datang, mulailah untuk memperkuat manusia batiniah kita.

Tubuh kita pasti akan merosot sejalan bertambahnya usia, tp biarlah manusia batiniah kita diperbaharui dari hari ke hari.

Posted in Renungan | Comments Off on Roh Yang Semakin Kuat

Lalang di Antara Gandum

DI 23102021

Matius 13:27-29
Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.

Mgkin kita pernah berpikir, kenapa org jahat tetap ada di sekitar kita, umurnya jg panjang-panjang, shga ada pepatah ‘org baik cepat ….nya, karena org baik disayang Tuhan.’

Dari ayat yg kita baca, bisa kita pelajari bhw memang Tuhan ‘membiarkan’ hal itu terjd, justru utk kebaikan kita, orang yg hidup sesuai dg firman Tuhan. Yang benar saja, keberadaan org jahat yang ada di sekitar kita itu baik bagi kita? Dr ayat yg kita baca, alasannya agar yang ‘gandum’ jgn ikut tercabut, yg harusnya hidup justru nanti malah mati. Yg nanti akan Tuhan adakan saat masa tuaian itu tiba, yg ‘gandum’ dan ‘lalang’ akan dipisahkan. Jd memang ada waktu-Nya Tuhan bagi org-org jahat utk menerima hukuman dr Tuhan. Spt kisah Sodom dan Gomora, keluarga Lot dipisahkan sblum hukuman Tuhan turun, org kudus tdk akan dihukum Tuhan. Inilah kenapa Tuhan tdk menjawab doa yg minta agar org-org jahat yg ada di sekitar kita itu disingkirkan, krna blma tiba waktu-Nya utk bertindak.

Di sisi lain, kita justru hrs menyiapkan diri sblum waktu Tuhan itu tiba, jangan sampai yg awalnya ‘gandum’ justru berubah jd ‘lalang’, krna dlm pergaulan bs saja terjd saling mempengaruhi, yg jahat bs menjd baik, sebaliknya yg baik bs berubah menjd jahat. Kita diajar jgn sampai dikalahkan oleh kejahatan, tp kalahkan kejahatan dg tetap menjd org yg baik, ini yg hrs kita praktekkan dan ingat seumur hidup kita. Jaga diri kita baik-baik. Identitas kita sbg ‘gandum’ hrs terlihat jelas spya yg melihat kita bs membedakan mana org kudus dan yg duniawi, jgn sampai org lain bingung dan tdk percaya bhw kita ini org Kristen krna melihat perbuatan dan cara hidup kita yg tdk berbeda dg org yg duniawi. Jgn malu tunjukkan identitas kita sbg org Kristen, spya nanti Tuhan Yesus jg mengakui kita di hadapan Bapa.

Hiduplah sbg org Kristen sejati, bukan hidup scra duniawi, ingatlah bhw ada hukuman bagi org-org yg hidup secara duniawi, jgn kita termasuk di dalam golongan org spt itu.

Posted in Renungan | Comments Off on Lalang di Antara Gandum

Tuhan dan Orang Beriman

DI 22102021

Markus 10:52
Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Kalau kita membaca dlm 4 kitab Injil, maka kita temukan ada bbrpa org yang telah mengalami mujizat dr Yesus tapi tdk diizinkan utk mengikuti rombongan Yesus dan para murid-Nya.

Bartimeus, seorg pengemis buta yang mengalami mujizat buta bs melihat, dia diizinkan utk mengikuti Yesus beserta rombongan para murid-Nya, catatan yg kita dpt dlm kisah ini adalah krna dia mengalami mujizat Tuhan krna iman yg dia miliki itu dilihat Yesus memenuhi syarat untuk mengalami mujizat tanpa hrs dijamah atau disentuh oleh Yesus. Jd beda dg mujizat yg butuh sentuhan tangan Tuhan atau cara lain yg Yesus biasa lakukan ketika melayani org-org yg sakit atau kerasukan roh jahat. Iman Bartimeus ini dipandang layak di mata Tuhan, dan mgkin inilah sebabnya dia diizinkan untuk mengikuti rombongan, dan pastinya Bartimeus senang bs ikut dlm rombongan Yesus dan para murid, bs belajar bnyk ttg Kerajaan Surga dan melihat bgmna Yesus mengajar serta melakukan mujizat.

Dlm keadaan sbg pengemis buta, tentu sulit utk bs memiliki pikiran yg tenang, mgkin setiap hari berharap matanya bs kembali melihat shga dia tdk usah lagi menjd pengemis. Org beriman masih pny semangat walaupun realita hidup yg ada sangatlah buruk. Bartimeus sdh tahu bhw ada seorg nabi yg bernama Yesus dr Nazaret, melakukan mujizat dan sdh bnyk org yg mengalaminya, dia tahu Yesus berkeliling ke bnyk tempat, shga suatu hari pasti Yesus akan lewat di tempat dia berada, dan ini terjd pada hari itu. Kadang kita salah memohon sesuatu pd Tuhan, kita maunya 100% Tuhan yg melakukan, pdhal ada hal-hal yg butuh kerjasama antara Tuhan dgn kita, Dia butuh iman kita dan terjadilah mujizat spt yg kita inginkan. Bartimeus memang pengemis buta, tp imannya jauh melebihi org-org lain yg hidupnya normal.

Bgmna dg kondosi iman kita? Masih ada doa yg blm terjawab? Check iman yg kita miliki, krna dlm bbrpa kondisi, kuasa Tuhan bekerja dg membutuhkan iman kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan dan Orang Beriman

Dari Dalam Hati

DI 21102021

Markus 7:21-22
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

Ternyata segala yg buruk muncul dari hati, bukan dari pikiran kita, jd kita hrs paham bhw hatilah yg mempengaruhi pikiran, bukan sebaliknya.

Inilah sebabnya mengapa kita kadang sulit utk menguasai pikiran kita, yg kita perangi adalah pikirannya, bukan justru sumber dr mana pikiran jahat itu ada, akibatnya pikiran yg satu diatasi, tapi kemudian muncul lg pikiran jahat yang lainnya. Ibarat penyakit, cuma diobati gejalanya saja, bkn sumber penyakit yg sebenarnya, jadinya sebentar ‘sembuh’ tp nanti kumat lagi, uang habis tp tdk sembuh-sembuh. Pikiran memang area peperangan dlm diri kita, tp ingatlah bhw yg juga hrs kita bereskan itu hati, kalau hati bs kita bersihkan maka nanti pikiran kita jg akan bebas dr pikiran yg negatif dan jahat. Itulah sebabnya hati itu dikatakan sbg tempat terpancarnya kehidupan, jika hati kita rusak, hidup kita jg akan rusak bahkan hancur, gagal menjaga hati maka itulah celah yg bisa dimasuki iblis utk merusak hidup kita.

Bgmna hati kita bs ada segala yg jahat dan buruk? Kita mengenal istilah ‘pintu hati’, pintu yg tdk terkunci dan terbuka akan dg mudah org keluar masuk lewat pintu itu. Pintu yg tdk terkunci memberi kesempatan pencuri untuk masuk lalu mencuri apa yg ada di dlmnya. Kalau hati diibaratkan sebuah rumah, sistem pengamanannya hrs dibuat seaman mgkin, tdk boleh sembarang hal boleh masuk ke dlm hati, kita perlu memiliki ‘filter’ atau saringan hal apa saja yg kita izinkan masuk dlm hati kita. Menjaga hati itu bukan sehari dua hari saja, tapi seumur hidup kita, krna nantinya Tuhan akan meminta pertanggung jawaban dr kita di hari penghakiman, dan ini juga yg akan menentukan apakah kita akan berada di mana dlm kekekalan nanti: di surga bersama Tuhan atau bersama dg iblis di neraka.

Kalau ada yg jahat dlm hati kita, segera singkirkan dan jgn sampai semua itu bs masuk kembali dlm hati kita, jaga hati kita dg segala kewaspadaan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dari Dalam Hati

Supaya Tidak Binasa

DI 19102021

Amsal 23:13-14
Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan.
Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.

Mengasihi anak-anak bkn bersrti kita memanjakan, membiarkan kesalahan dan memperlakukannya spt ‘raja’, justru orgtualah yg hrs menjd ‘raja’ atas mrka.

Tindakan memukul dg rotan tentunya pny makna yg tersembunyi di dlmnya, dipukul rotan akan membuat badan terasa sakit, kulit mgkin menjd memar, dan bbrpa efek lainnya. Kesalahan yg kita perbuat pasti jg akan berdampak bagi tubuh kita, misalnya gila judi, saat semua habis terjual maka kelaparanlah yg paling awal akan terasa, mau makan tapi tdk punya uang, lalu mulailah utk mendpt uang dg cara yg salah: menjual narkoba, menjambret, dsbnya, lalu krna tertangkap polisi maka berakhir dlm sel penjara sekian tahun. Knpa bs gila judi? Pasti awalnya krna pny uang yang bnyk atau mgkin jg sdkit, bgmna bs dg cepat menggandakan uang, shga tidak lagi berpikir jauh ke depan. Tdk dididik dg benar shga pola pikirnya cepat jadi buntu, maunya instant dan tdk peduli dg akibat yg mgkin akan bs terjd.

Tuhan pasti mengasihi kita, ya, jd ingat bhw suatu saat kita jg akan ‘dipukul dg rotan’ krna Dia tdk ingin kita binasa, ya, Dia tdk ingin hidup kita hancur di dunia dan setelah mati malah masuk neraka. Kegagalan kadang adalah wujud ‘rotan’ yg Tuhan pukul, kebangkrutan, sakit, rugi, dsbnya. Tdk semua yg buruk dan negatif itu iblis yg buat, memang bisa saja Tuhan izinkan iblis utk mencobai kita spt pd kasus Ayub, tapi sadarlah bhw Tuhan sanggup mengubah berkat menjd kutuk:

Maleakhi 2:2
Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman TUHAN semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak memperhatikan.

Jgn terlena dg khotbah-khotbah yang hanya menyampaikan setengah kebenaran: mengubah kutuk menjadi berkat, tapi bacalah dan hafalkan ayat di atas! Berkat kita bs Dia ubah menjd kutuk!

Kalau Tuhan ‘memukul kita’, itu justru baik utk masa depan kita, cepat untuk bertobat dan menyadari kesalahan yg kita perbuat, jgn membuat Tuhan murka.

Posted in Renungan | Comments Off on Supaya Tidak Binasa

Tuhan Yang Membuatnya

DI 18102021

Amsal 22:2
Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah TUHAN.

Penulis amsal ini menyadari bhw orang menjadi kaya atau miskin, Tuhanlah yg membuatnya, dan pertemuan mereka itupun krna Tuhan yg mengaturnya.

Dari sekian org-org yg kita kenal, tentu ada yg kaya, yg sederajat dan yg miskin dlm hal harta yg dimiliki, bgmna sikap yg kita tunjukkan pd masing-masing golongan itu? Tentu senang bergaul dg org yg kaya, apalg yg murah hati, bnyk menerima hal-hal yg menyenangkan tentunya, namun jika bertemu org kaya yg tinggi hari, kita bs menjd jengkel dgn sikap sombongnya. Dg teman yg sama derajatnya, tentu menyenangkan juga, tdk minder dan tdk canggung satu dg lainnya. Nah, bgmna dg yg miskin? Apa kita merasa mrka sbg beban? Tdk ingin bergaul dg mrka? Takut dimanfaatkan oleh mrka krna mrka tahu kita dr level menengah atau kaya? Sikap kita juga harus disesuaikan dg apa yg firman Tuhan ajarkan pd kita, mengasihi mrka spt diri kita sndri.

Tuhan yg membuat org kaya dan jg org miskin, dan kalau keduanya bertemu, pasti ada maksud Tuhan di dlmnya. Ini hal yg seringkali tdk kita sadari, orang kaya butuh org miskin utk melakukan sedekah, menolong dan menunjukkan belas kasihan, tdk mungkin menolong tanpa ada yg hrs ditolong. Org miskin butuh org kaya supaya mrka bisa tetap beriman pd Tuhan bhw Dia memakai org kaya utk memberi pertolongan. Ada org kaya yg mgkin berpikir: menolong itu perlu berhikmat jg, jgn salah target, ini tentu hal yg baik, namun apa yg kita lihat dg mata seringkali berbeda dgn kenyataan, penilaian kita bs salah, kita ragu dg dorongan hati nurani utk cepat menolong, shga akhirnya kita tdk jadi berbuat apa-apa. Kalaupun salah, harta kita itu kan uang-Nya Tuhan, kita tidak rugi apa-apa, kalau kita berpikir untung ruginya, berarti kita masih berpikir bhw harta kita itu bukan milik-Nya Tuhan.

Kaya dan miskin, Tuhan bisa balikkan posisinya seketika, jgn kita sombong dan minder, sedang kaya atau miskin, tetaplah berbuat baik dg harta yang Tuhan percayakan utk kita kelola.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Membuatnya