Tahu Porsi Yang Tepat

DI 13092021

1 Tawarikh 11:17-18
Lalu timbullah keinginan pada Daud, dan ia berkata: “Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang!”
Lalu ketiga orang itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya, melainkan mempersembahkannya sebagai korban curahan kepada TUHAN,

Kita hrs tahu persis sesuatu itu layak atau pantasnya diberikan pd siapa, jika salah peruntukkannya maka bs timbul kecemburuan, iri, pertengkaran, dsbnya.

Air minum yg diperoleh Daud dr 3 org bawahannya yg dg mempertaruhkan nyawa masuk daerah musuh, akhirnya Daud persembahkan utk Tuhan, Daud merasa nilai dr air minum itu senilai dg nyawa 3 manusia, dan dirinya merasa itu terlalu berharga dan hanya Tuhan saja yg pantas menerimanya. Sangat penting bagi kita utk memposisikan sesuatu pantasnya diberikan utk siapa, itu sbg bukti kita menghargai org itu. Yg kita berikan utk orgtua pastinya jauh lebih tinggi nilainya drpd yg kita berikan utk teman kita. Yg kita berikan utk bos tentu beda nilainya dg yg diberikan utk sesama rekan kerja. Jgn sampai org yg menerima pemberian kita merasa tdk dihormati bahkan merasa terhina, bs jd hubungan baik yg sdh dibina menjd rusak hanya krna hal ini.

Pemberian yg layak tentu tdk bs hanya berpatokan pd harga barangnya, harus lihat juga status sosial org itu, jasa yg pernah dilakukan, atau sesuai dg apa yg sdg mrka perlukan. Berikan sesuai dg kemampuan kita, dan yg terbaik dr yg bs kita berikan, jgn hanya demi krna gengsi, akhirnya mengeluarkan dana yg cukup besar, bahkan rela meminjam uang utk itu. Org yg mengenal kita sdh tahu kondisi hidup kita, dan biasanya mrka tdk menuntut kita lebih dr yg kita mampu berikan. Kalau utk manusia saja kita bs usahakan memberikan yg terbaik, seharusnya utk Tuhan, kita jg memberikan yg paling terbaik dr yg kita bs berikan, jgn justru yg utk Tuhan malah kita berikan utk manusia, atau kita memberikan yg ‘cacat’ utk Tuhan. Bgmna pemberian kita pd Tuhan, itu akan menentukan kualitas dr apa yang Tuhan akan berikan pd kita.

Jgn salah memberi dan biasakan utk memberikan yg terbaik yg mampu kita berikan, itu menunjukkan rasa hormat kita dan integritas diri yg baik.

Posted in Renungan | Comments Off on Tahu Porsi Yang Tepat

Perkataan Orang Belum Tentu Benar

DI 11092021

1 Tawarikh 11:4-5
Lalu Daud dengan seluruh orang Israel pergi ke Yerusalem; itulah Yebus, dan di sana orang Yebus adalah penduduk negeri itu.
Penduduk Yebus berkata kepada Daud: “Engkau tidak sanggup masuk ke mari.” Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.

Kisah ini mengingatkan kita agar tidak terlalu percaya dg apa yg org katakan tentang kita, manusia hanya mengira sesuai dg prediksinya, namun belum tentu itu benar-benar terjd.

Org yg punya iman, artinya dia yakin bhw Tuhan pasti menggenapi janji-Nya, apapun situasinya, apapun hambatan yg ada, dan bahkan apapun kelemahan yg kita miliki. Janji Tuhan bhw Dia akan menyertai Daud, mendudukan dia sbg raja atas Israel, sangat dipegang teguh oleh Daud, shga musuh siapapun yg dia hadapi, tdk akan membuatnya takut dan gentar, dia hadapi bersama Tuhan. Dlm kisah ini terbukti bhw perkataan org Yebus itu tdk terbukti, malah mrka berhasil ditundukkan oleh Daud, kota mrka diubah menjd Yerusalem, yg nanti ke depannya menjd ibukota Israel. Org yg beriman tdk akan membiarkan diri dan hidupnya ‘disetir’ oleh perkataan org lain, bkn jenis org yg kehilangan identitas diri yg sesungguhnya, tp org yg memiliki kepercayaan diri yg kuat.

Apa yg pernah org katakan ttg kita? Hal yg negatif biasanya mudah tertanam di dlm pikiran kita, trs muncul dlm pikiran shga membuat kita mudah lelah dan patah semangat. Tanpa sadar semua perkataan negatif itu yg trs dipikirkan mulai menjd perkataan yg kita yakini, jd kita bukan lg mengimani firman Tuhan tp mengimani perkataan org itu. Cara kerjanya mirip spt iklan yg tanpa sadar krna kita trs melihat atau mendengar iklan itu, ada ‘pesan tersembunyi’ yang masuk dlm pikiran kita: mau beli kulkas maka kita ingatnya produk A, beli air mineral kita bilang ‘beli aqua’. Bahaya sekali membiarkan perkataan negatif itu tinggal dlm pikiran kita, singkirkan segera dan mulai bnyk memasukkan perkataan yg positif, membangun dan tentu saja firman Tuhan itu wajib tinggal dlm pikiran kita.

Org lain boleh berkata apapun ttg kita, ingatlah bhw kitalah yg hrs menjaga diri kita bebas dr ‘racun-racun’ perkataan yg hanya menghancurkan hidup kita pd akhirnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Perkataan Orang Belum Tentu Benar

Istimewa di Mata Tuhan

DI 10092021

Matius 1:1
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.

Dlm silsilah Yesus disebutkan 2 nama penting yaitu Abraham dan Daud, pdhal ada nama-nama lain jg yg ada di dalam silsilah.

Penulis kitab Matius menulis silsilah Yesus dimulai dr Abraham, berbeda dg penulis kitab Lukas yg memulai silsilah Yesus dari Adam. Apa istimewanya 2 nama ini? Abraham ialah org pertama dlm Alkitab di mana Tuhan mengikat perjanjian mengenai dia dan keturunan berikutnya. Beda dg perjanjian Tuhan dg Nuh yg hanya berkaitan dg Tuhan yg tdk akan lagi memusnahkan bumi dg air bah. Abraham saat itu blm memiliki anak krna Sara, isterinya itu mandul. Pd akhirnya mrka diberi Tuhan seorg anak melalui kuasa Tuhan yang membuka kandungan Sara. Ini gambaran tentang kelahiran Yesus yg jg terjd krna kuasa Tuhan, di luar batas kemampuan yang dimiliki manusia. Sara dan Maria bisa mengandung krna kuasa Tuhan, jadi memang Ishak dan Yesus hadir ke dlm dunia sbg sebuah ketentuan dr Tuhan.

Daud adalah raja kedua di Israel, dipilih Tuhan krna raja Saul telah berdosa pd Tuhan. Daud berumur 30 tahun pd saat menjd raja atas Israel (2 Samuel 5:4), Yesus jg memulai pelayanan-Nya pada umur kira-kira 30 tahun (Lukas 2:23). Daud dan Yesus berasal dr keluarga yg biasa-biasa saja, dan tdk diduga Daud dan Yesus menjd org-org penting di zamannya, bnyk org yg memusuhi dan bahkan menjd target pembunuhan. Ada bbrpa kesamaan antara keduanya dlm hal menjalani hidup mrka. Kita yg hidup di zaman ini, hrs menjd istimewa di mata Tuhan jika rindu ingin dipakai Tuhan utk menyatakan kemuliaan-Nya, tp ingat bhw proses yg akan dilewati itu tdk mudah, jgn berpikir bhw Tuhan memakai kita krna Dia melihat skill dan prestasi kita, yg Dia lihat dlm diri kita adalah kualitas iman dan karakter yang kita miliki.

Abraham dikenal melalui ujian iman yg dihadapinya, Daud dikenal melalui cintanya pd Tuhan yg sangat besar, lalu kita dikenal melalui apa? Jadilah pribadi yg istimewa di mata Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Istimewa di Mata Tuhan

Menghormati Tuhan

DI 09092021

Maleakhi 1:8
Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.

Manusia seringkali lebih menghormati sesamanya lebih drpd menghormati Tuhan, pdhal Tuhan jauh lebih sangat terhormat dibandingkan manusia.

Tuhan memberikan perbandingan ttg korban persembahan dg pemberian pd pejabat negara. Tentu saja kita tdk akan sembarangan memberi sesuatu pd org yg terhormat, apalg pd dia itu seorg penguasa atau pemerintah. Ada standart-standart yg hrs kita penuhi supaya pemberian kita itu dipandang layak dan dianggap tdk menghina dg pemberian kita. Artinya berilah dengan sepantasnya sesuai dg status sosial dr org tersebut. Pd zaman itu ternyata ada org yg memberikan korban pada Tuhan dengan hewan yg cacat, berarti ini melawan hukum Tuhan, dan jg bisa dianggap sbg sebuah penghinaan pada Tuhan. Ini berkaitan dg bgmna seseorg menempatkan posisi Tuhan di antara para manusia: lebih tinggi atau lebih rendah?

Bgmna dg diri kita sndri? Apakah kita tetap menempatkan Tuhan di atas segalanya? Memberi pd Tuhan harus lebih baik drpd ketika kita memberikan sesuatu pd manusia. Bgmna kualitas waktu yg kita berikan utk Tuhan, hanya sekedar mengisi waktu kosong atau benar-benar memberi porsi waktu yang khusus utk Tuhan. Apakah kita serius dg janji yg kita ucapkan pd Tuhan, atau hanya sekedar janji kosong saja? Pasti kita akan terima perlakuan yg buruk dr Tuhan jika kita melakukannya lebih dulu pd Tuhan. Ingat hukum ‘tabur tuai’, kita akan menerima hasil dan akibat dr semua perbuatan yg kita lakukan pd Tuhan dan sesama kita. Berilah selalu yg terbaik dan pantas terhadap Tuhan dan sesama kita, meskipun yg kita beri itu bukan sesuatu yg ‘mahal’, tp krna itu adalah yg terbaik yg dpt kita berikan.

Jgn beri yg ‘cacat’ utk Tuhan, berikan sesuai dg yg hukum Tuhan telah tetapkan, hormati Tuhan dengan apa yg terbaik dr yg kita punya.

Posted in Renungan | Comments Off on Menghormati Tuhan

Berkaitan Dengan Umur

DI 08092021

Amsal 10:27
Takut akan TUHAN memperpanjang umur, tetapi tahun-tahun orang fasik diperpendek.

Umur sudah ditentukan oleh Tuhan bagi setiap org, jumlah tahunnya tentu berbeda-beda dan yg perlu kita sadari bhw Tuhan bs memperpanjang dan jg memperpendek umur seseorg.

Ini ditentukan dr apakah seseorg punya takut akan Tuhan dlm hidupnya. Lebih mudahnya kita sederhanakan dg org yg taat pd firman-Nya, tdk gemar berbuat dosa. Bila hidup scra fasik maka umur bs diperpendek, mati lebih cepat dari yg seharusnya, umurnya tdk sampai pd usia yg sbnarnya Tuhan berikan. Mgkin kita berpikir: di dunia ini ada lho org yg hidupnya fasik tp umurnya panjang? Jd bgmna dg itu? Kita perlu ingat bhw ada bbrpa hal yg mempengaruhi panjang atau pendeknya umur seseorg. Dr sisi kesehatan tubuh jg berpengaruh pd umur seseorg. Hormat pd orgtua atau tdk, bgmna seseorg menjaga lidah atau perkataannya, dan jg hal spt yg kita bc dlm ayat ini. Jd memang ada bnyk hal yg mempengaruhinya, tp ada 1 hal lagi yg sangat menentukan hal itu.

Tuhan punya kesabaran yg panjang dan jg dia menilai setiap org menurut apa yg dilakukannya, jika menurut Tuhan seseorg sdh melakukan hal-hal yg tdk lagi bs ‘disabari’ oleh Tuhan, maka Dia akan menghakimi dan menjatuhkan vonis utk kelakuan org tersebut. Kita jg ingat kisah Nabal, yg dgn tangan Tuhan sndri akhirnya Nabal mati akibat dr apa yg dia buat. Raja Belsyasar di zaman Daniel jg akhirnya mati setelah Tuhan ‘menimbang’ perbuatannya. Jd kalau ada org fasik yg umurnya panjang, ini terjd krna Tuhan masih sabar terhadap org itu, Tuhan ingin org itu bertobat dan diselamatkan. Ada keadilan Tuhan, dan jg anugerah-Nya. Krna itu jgn kita hidup sbg org fasik, umur kita bs diperpendek oleh Tuhan, dan jika ingin kita sampai pd usia yg Tuhan jatahkan, hiduplah takut akan Tuhan, jika Dua berkenan maka umur kita bs diperpanjang.

Umur panjang tp jg hrs sehat, baru bisa menikmati bahagianya hidup dlm masa tua dan bkn menjd beban bagi anak cucu kita nantinya.

Posted in Renungan | Comments Off on Berkaitan Dengan Umur

Nama Baru

DI 07092021

Kisah Para Rasul 13:9
Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia,

Saulus bertobat dan pd suatu saat dia dipanggil dg nama Paulus, setelah dia sekian lama menjd Kristen, kenapa dia akhirnya dipanggil sbg Paulus?

Saul atau Saulus adalah nama Ibrani dr rasul Paulus, dia pny kewarganegaraan Rum atau Roma, jd mgkin krna suatu alasan akhirnya digunakanlah nama dlm bhsa Yunaninya yaitu Paulus. Perlu penelitian sejarah yg mendalam untuk hal ini, pastinya setelah ayat ini, nama yg dipakai adalah Paulus. Mgkin saja ini utk membuat org yg baru mengenal dia dg nama Paulus memiliki penilaian yg positif ttg dia, beda dg org-org yang bertobat sblumnya, tahu persis bgmna dulunya Paulus bertindak memusuhi pengikut Kristus. Apakah ini sama dgn kisah Abram dipanggil menjd Abraham, atau Yakub menjd Israel demi alasan yg Tuhan tentukan sndri? Salomo juga diberi nama lain oleh Tuhan sendiri yaitu Yedija, tp agaknya utk nama dari Saulus menjd Paulus hanya karena panggilan dlm bhsa yg berbeda.

Bbrpa org mengubah namanya demi alasan tertentu, misalnya utk ‘mengusir sial’ yg diyakini dlm budaya tertentu. Ada yg katanya namanya terlalu ‘berat’ shga perlu diganti. Yg sering terjd pada kalangan artis, krna nama aslinya tdk pny nilai ‘jual’, maka diberilah nama yg baru spya mudah disukai masyarakat luas. Kita jg mengenal ada nama yang diberikan setelah kita dibaptis, nama yg diambil dr tokoh-tokoh Alkitab yang pny kisah kehidupan yg baik atau krna arti namanya yg bagus. Kalaupun kita punya penambahan nama, kita hrs ingat bhw bkn penggantian nama yang bs mengubah nasib hidup kita, kuasa Tuhanlah yg sanggup mengubahnya dan jg bgmna cara kita dlm menjalani hidup ini. Tdk sedikit org yg melakukan tindak kriminal itu pny nama-nama yg artinya bagus sekali.

Iman kita jgn dinodai dg kepercayaan ttg dg mengubah nama maka nasib kita berubah, tetap percaya bhw Tuhan saja yg sanggup mengubah segalanya.

Posted in Renungan | Comments Off on Nama Baru

Tuhan Yang Hebat, Bukan Kita

DI 06092021

Kisah Para Rasul 10:25-26
Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.
Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: “Bangunlah, aku hanya manusia saja.”

Petrus adalah murid utama Yesus yang kemudian menjd pemimpin di antara para rasul, spt menjd orang no.1 dalam kekristenan pd saat itu, namun itu tidak membuatnya sombong dan arogan.

‘Aku hanya manusia biasa”, kalimat yg jg hrs kita ingat sepanjang hidup kita. Meskipun Tuhan memakai kita menjadi alat kemuliaan-Nya, bukan berarti kita itu jauh lebih baik drpd org lain. Dipakai Tuhan itu sebuah anugerah, bkn hasil prestasi yg kita buat, Tuhan bebas utk memilih org yg ingin Dia pakai, dan jika kita jg terpilih maka itulah anugerah dr Tuhan, bkn hanya kita saja, org lain jg dipilih Tuhan utk melakukan rencana yg telah Dia buat. Di dlm Tuhan itu hanya ada ‘kerja team’, jarang sekali Tuhan hanya memakai satu org, biasanya Dia memilih org-org dlm satu komunitas atau lebih utk saling bekerja sama, jadi tdk perlu merasa lebih rohani drpd org lain. Yg hrs kita tonjolkan bukanlah apa yg jd kehebatan kita, tp tunjukkanlah betapa kuasa Tuhan itu dahsyat dan ajaib.

Sbg seorg pemimpin, Petrus ingin org lain menghormatinya secara wajar, tdk berlebihan, spya jarak yg ada di antara mrka tdklah terlalu jauh, fokus tiap org hrslah tetap terarah pd Tuhan. Kalau ada hamba Tuhan yg justru memiliki bnyk pengikut atau fans setia, dia sdh gagal dlm plynannya, jemaat tetap hrs jd pengikut Kristus, setia pd Tuhan. Jgn sampai jemaat bergantung pd hamba Tuhan, tp bergantung pd Tuhan. Kita sbg jemaatpun jgn memperlakukan si hamba Tuhan scra berlebihan, boleh saja memberkati hamba Tuhan, tp jgn sampai justru menjerumuskan hamba Tuhan menjadikan plynannya sbg cara utk mendptkan bnyk materi dr jemaat, memilih melayani jemaat yg kaya dan mengabaikan jemaat yg miskin. Pilih melayani di tempat yg ‘basah’ drpd di tempat yg terpencil dan pemberiannya minim sekali.

Kita semua ini manusia, dipilih dan jg dipakai Tuhan seturut kehendak-Nya, jgn saling menyombongkan diri, tapi saling menghormati satu sama lain dan bs bekerja sama utk kemuliaan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Tuhan Yang Hebat, Bukan Kita

Melihat Latar Belakang Hidupnya

DI 04092021

Kisah Para Rasul 9:26-27
Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid.
Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul dan menceriterakan kepada mereka, bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama Yesus.

Saulus baru saja bertobat, dan dia hrs berusaha menggabungkan diri dalam lingkungannya yg baru yaitu kelompok org-org percaya, mrka yg sebelumnya adalah target penangkapannya. Ada rasa takut ketika melihat kehadiran Saulus, dia ini benar bertobat atau sdg memata-matai kelompok org percaya? Bnyk pertanyaan dlm benak bnyk org, dan reaksinya adalah tdk bs langsung menerima Saulus sbg ‘sdr seiman’. Hal ini wajar scra manusia, pertobatan yg tiba-tiba tentu menimbulkan keraguan. Untunglah Barnabas mau menerima Saulus dan membawanya pd para rasul lalu menceritakan apa yg Saulus telah lakukan semenjak dia bertobat. Kisah ini menjd suatu pelajaran bagi kita, dg kehadiran seseorg dlm kelompok org percaya dg latar belakangnya yg ‘gelap’, apakah reaksi kita?

Tentu pertobatan seseorg dg hidupnya yg dahulu ‘gelap’, perlu kita buktikan dg cara hidupnya setelah bertobat. Reaksi kita seharusnya menerima org itu, tapi tetap memantau cara hidup org itu, ini menunjukkan kita mengasihi sesama. Memang dlm bbrpa kasus, terjd modus yg tujuannya negatif, hal yg sering terjd adalah ada org yg bergabung dg tujuan spya dikasihani dan boleh meminjam uang misalnya, lalu setelah itu hilang tanpa jejak. Sekali lagi perlu diawasi dg sewajarnya, curiga boleh saja tp bukan langsung menuduh tanpa ada buktinya. Ini spya org-org yg benar-benar sudah bertobat tdk merasa dianggap sbg org asing, penting sekali bagi petobat baru utk merasakan kasih persaudaraan dlm lingkungan org percaya, jgn sampai org itu kecewa lalu terbujuk utk kembali pd hidupnya yg lama.

Tunjukkan kasih persaudaraan dg tulus namun kita jg hrs cerdik bila mulai ada hal-hal mencurigakan yg ke arah negatif mulai terlihat.

Posted in Renungan | Comments Off on Melihat Latar Belakang Hidupnya

Mencari Tuhan

DI 03092021

Kisah Para Rasul 9:9, 11
Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,

Saulus sdg sangat bergairah ingin bnyk menangkapi org-org yg telah percaya pd Injil Kristus, namun Tuhan ternyata memilih Saulus utk Dia pakai menjadi pemberita Injil, Tuhan mendatangi Saulus.

Akibatnya 3 hari matanya menjd buta, dan pastinya pikirannya tergoncang dg hebatnya, dan akhirnya dia berpuasa 3 hari 3 malam utk mencari kebenaran yg sejati, Tuhan manakah yg benar, Tuhan dlm hukum Taurat ataukah Yesus org Nazareth yg pengikut-Nya sdg dia incar utk ditangkap. Jd pertobatan Saulus bkn krna dia ditemui Tuhan Yesus di jln menuju Damsyik, tp saat selama 3 hari dia memutuskan utk berdoa. Ternyata saat berdoa, Tuhan memberi sebuah penglihatan ttg apa yg akan terjd pada dirinya bhw akan ada org yg datang utk membuat matanya kembali dpt melihat dan ini kemudian diperkuat dg Tuhan sndri berbicara pd Ananias utk datang menemui Saulus. Utk kasus Saulus ini, Tuhan perlu membuat matanya buta selama 3 hari.

Bnyk dr kita sulit berdoa atau berpuasa dg mata yg bs melihat bnyk hal. Puasa di zaman itu jelas-jelas dg sengaja utk ‘menyendiri dg Tuhan’, meninggalkan pekerjaan dan tdk melakukan aktivitas harian. Zaman skrg org berpuasa boleh sambil bekerja, akibatnya bnyk puasa yg tdk ada dampaknya, krna hanya utk memenuhi ‘kuota’ jam puasa, fokusnya bkn utk mencari Tuhan, ingin mendapat jawaban dr Tuhan, dsbnya, tapi justru sibuk dg menu buka puasa apa yg akan dinikmati nanti. Krna buta, Saulus tdk bs dg leluasa pergi ke mana-mana, tdk bebas melakukan apa saja yg dia mau, jd hanya bs duduk, berbaring, dan ini membuatnya bs fokus berdoa puasa, hasilnya luar biasa, setelah didoakan Ananias, dia mengambil keputusan utk dibaptis. Inilah hasil dr doa puasa yg sbnarnya, selalu ada maksud Tuhan yg dinyatakan.

Utk apa berpuasa kalau tdk ada yang Tuhan tunjukkan pd kita? Doa puasa yg benar pasti mendatangkan pertobatan, menerima jwban Tuhan, dan hal-hal lain yg ingin Tuhan tunjukkan pd kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Mencari Tuhan

Mengasihi Seperti Tuhan Mengasihi

DI 02092021

1 Yohanes 4:19 KJV
We love him, because he first loved us.

Kita mengasihi Dia, karena Dia lebih dahulu mengasihi kita

Sebenarnya manusia itu tdk tahu cara yg benar utk mengasihi, dan bnyk org yg menyamakan berbuat baik itu sama dg mengasihi, tp sayangnya keduanya itu berbeda.

Kasih Tuhan itu spt apa? Tentu tdk ada org yg bs menggambarkannya dg bnyk kata atau tulisan, tp mari kita lihat apa yg telah Tuhan telah lakukan utk kita, umat manusia. Kita lihat bbrpa ayat ini:

Matius 5:45
Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

Mengasihi itu bkn hanya terhadap org yg baik, tp juga pd mrka yg jahat.

Yohanes 3:16 (TB) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Rela mengorbankan yang terbaik yang dimiliki untuk kebahagiaan masa dpn.

Wahyu 20:6
Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Berbagi dg jenis yg sama, Dia berbagi kekuasaan dg org-org kudus-Nya. Di sini kita lihat perbedaan kasih Tuhan dg berbuat baik. Ukuran kebaikan milik manusia adalah: kita tidak pernah pakai baju bekas, tp kita memberi pada org lain baju bekas pakai dg catatan ‘layak pakai’. Kasih Tuhan tdklah spt itu, harusnya kita tdk memberikan baju bekas, tp baju baru jg. Spt org yg duduk semeja dlm sebuah jamuan makan, satu hidangan yg sama utk semua org, yg kaya makan mknan yg sama dg org yg sederhana. Tp sayangnya kebaikan kadang tdk spt itu, kita makan di resto yg mahal, tp kita baksos dg memberi makanan yg ‘murah meriah’. Di mata manusia mgkin itu normal, tp itu belum sesuai dg standart spt yg kasih Tuhan tunjukkan pd kita.

Apa yg Tuhan lakukan pd kita, lakukan itu jg ketika kita mengasihi sesama, mengasihi bkn cuma memberi sesuatu, tp juga memberi kesempatan org lain memberi pd kita juga. Mgkin nilai dari pemberiannya tdk sebanding dg yg kita pernah berikan, tp kalau itu yg terbaik dr yg mrka miliki, itu sdh selevel dg yg kita dahulu berikan, sama-sama sudah memberi yg terbaik, walau nilai materi bendanya mgkin tdk sama. Masih bnyk sisi dr kasih Tuhan yg bs kita jabarkan dan akan selalu kita temukan bhw bnyk perbedaan antara standart kasih Tuhan dibandingkan dg kebaikan yg manusia bs lakukan. Spt jemaat mula-mula yang hidup setelah pertobatan mereka:

Kisah Para Rasul 2:44-45
Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Kasih Tuhan : Milik-Ku akan jadi milik kita juga, kebaikan manusia : milikku hanya sebagian kecil saja yg jadi milikmu. Ingatlah bhw perintah Tuhan berkata: kasihilah sesamamu spt dirimu sndri, kalau Tuhan mengasihi kita spt apa, maka tirulah itu ketika kita mengasihi sesama.

Posted in Renungan | Comments Off on Mengasihi Seperti Tuhan Mengasihi