Ingat Tujuan Akhir Kita

DI 28122019

Kejadian 47:30

  • karena aku mau mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangku. Sebab itu angkutlah aku dari Mesir dan kuburkanlah aku dalam kubur mereka.” Jawabnya: “Aku akan berbuat seperti katamu itu.”

Yakub atau Israel meminta pd Yusuf, anaknya, utk menguburkan dia tdk di Mesir, tp di tempat di mana Abraham dan Ishak dikuburkan. Yakub ingat tempat kakeknya dan ingin dikubur bersama.

Ini gambaran ttg hidup kita jg, Mesir bknlah ‘tanah air’ bagi Yakub, demikian jg dg dunia ini, tempat akhir kita bknlah di dunia ini, tp itu di surga. Sbg org percaya kita hrs ingat akan hal ini. Seenak-enaknya hidup di Mesir, Yakub tdk ingin dikuburkan di sana, dia hanya orang asing saja. Demikian jg dg dunia ini, seenak-enaknya hidup di dunia ini, ini bknlah tempat akhir kita. Jd perlu persiapan utk kita nantinya tinggal di tempat yg baru yaitu di surga bersama Tuhan. Itulah sebabnya diingatkan spya jgn terikat dg semua yg ada di dunia ini, mau atau tdk mau, kita pasti hrs meninggalkan semuanya.

Spt org yg akan pindah dan tinggal di tempat lain, ada persiapan yg hrs dilakukan. Ada barang-barang yg ternyata tdk bs ikut kita angkut ke tempat yg baru dan terpaksa kita tinggalkan atau kita berikan pd org lain saja. Utk tinggal di surga perlu persiapan, persiapannya adalah bgmna kita memiliki jaminan masuk ke surga, selebihnya sdh Tuhan persiapkan semuanya. Kita spt org yg pulang kembali ke rumah setelah beraktivitas di luar. Itulah sebabnya kematian disebut ‘pulang ke rumah Bapa di surga’, bkn disebut pergi. Roh kita berasal dr nafas Tuhan, akan kembali pd Tuhan sang pemilik hidup kita.

Bgmna dg persiapan kita? Atau kita blm berpikir utk menyiapkannya? Umur hanya Tuhan yg tahu, jgn kita berpikir saat kematian kita masih lama atau sdh dekat, tp bersiaplah kpn saja Tuhan memanggil kita utk pulang, pulang dg sukacita yg penuh.

Posted in Renungan | Comments Off on Ingat Tujuan Akhir Kita

Belajar Menugaskan

DI 27122019

Yohanes 4:1-2
Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes

  • — meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, —

Pembaptisan awalnya dilakukan oleh Yohanes Pembaptis, dan krna bnyk org yg meresponi berita ttg pertobatan, maka para murid Yesus jg melakukan pembaptisan atas perintah Yesus.

Salah satu hal yg penting dlm pemuridan adalah membagi tugas atau mempercayakan org yg dimuridkan utk melakukan apa yg telah diajarkan. Diberi kesempatan dan kepercayaan utk melakukan sebagian dr tugas dr org yg memuridkan. Tujuan memuridkan tentu menjadikan para murid nantinya spt org yg memuridkannya. Contoh kita lihat dr 12 murid Yesus di mana nantinya mrka jg melakukan plynan spt yg Yesus pernah lakukan. Mrka mengajar, melayani org miskin, memberitakan Injil bahkan mrka hendak dibunuh krna ajaran yg mrka ajarkan, sama spt guru mrka yaitu Yesus, apa yg Yesus alami, mrka alami jg nantinya.

Jika Anda seorg yg dipercaya utk memuridkan bbrpa org, mulailah mempercayakan mrka utk melakukan sebagian tugas Anda, mrka mewakili Anda dlm bbrpa tugas. Tentu ini butuh kesabaran krna pasti hasilnya tdk langsung spt yg diharapkan, mgkin masih melakukan bbrpa kesalahan, ada hal yg terlupa dr apa yg pernah diajarkan, dsbnya. Namun ini proses menuju hasil yg baik, perlu dipantau dan trs dibimbing, shga pada akhirnya mrka mampu melakukan spt Anda. Tdk cukup membuat mrka punya pengetahuan saja, tp terampil jg dlm mempraktekkan pengetahuan yg mrka dpt, inilah tujuan dr pembagian tugas ketika dlm pemuridan.

Kalau kita sdg dimuridkan, patuhi dan kerjakan tugas yg diberikan, meskipun blm pernah melakukannya, percayalah bhw itu awal yg baik bagi kita utk mulai menjd terampil dan bs dipercaya melakukan bnyk hal lainnya.

Posted in Renungan | Comments Off on Belajar Menugaskan

Karena Diberikan Tuhan

DI 26122019

Yohanes 3:27 (KJV)
John answered and said, A man can receive nothing, except it be given him from heaven.

  • Yohanes menjawab dan berkata: “Seseorang dapat menerima yang tidak ada, kecuali itu diberikan padanya dari surga.

Apa respon kita ketika menerima sesuatu namun kosong di bagian dlmnya? Cuma kemasan atau sekedar wadah luarnya, namun tdk ada isinya sama sekali. Pasti kita kecewa.

Ternyata kita bs saja menerima sesuatu yg tdk ada, ini bs berupa permohonan kita pd Tuhan yg ditolak atau tdk dikabulkan. Krna hal inilah kita diingatkan utk jgn menyombongkan diri bila doa kita dikabulkan Tuhan. Manusia mgkin saja merumuskan bgmna spya doa kita didengar, dijawab dan dikabulkan Tuhan, namun tetap saja semua ditentukan oleh kedaulatan Tuhan sndri. Sebagus apapun doa permohonan kita, bila Tuhan tdk berniat mengabulkannya, kita hanya terima sesuatu yg ‘kosong’ saja. Itulah sebabnya ayat ini berkata bhw kalau kita menerima sesuatu, itu krna Tuhan yg memberikannya utk kita.

Tentu kita hrs belajar bgmna hrsnya kita berdoa, namun jgn terjebak dlm pemikiran bhw Tuhan menjwb kita berdasarkan doa spt yg dirumuskan manusia. Tuhan melihat hati dan menilai situasi serta berpikir ttg masa dpn kita. Jd bkn bergantung bagus tdknya kata-kata dlm doa kita, tp motif apa yg melatar belakangi doa yg kita naikkan pd Tuhan. Kita tdk bs mengakali Tuhan dg menyembunyikan motif negatif kita, manusia bs kita kelabui, tp Tuhan tdk mgkin bs kita bohongi. Kejujuran dlm doa seringkali jd bagian penilaian Tuhan utk mengabulkan permohonan kita atau tdk. Hati kita hrs murni di hadapan Tuhan saat berdoa.

Yg kita punya semua pemberian Tuhan, jgn kita sombong dan merasa diri hebat, Tuhan bs memberi, Dia jg bs mengambilnya kembali krna alasan yg kuat, jgn pamer tp bersaksilah ttg kemuliaan Tuhan dlm hidup kita.

Posted in Renungan | Comments Off on Karena Diberikan Tuhan

Dampak Dari Diajari Tuhan

DI 24122019

Yesaya 54:13 KJV
And all thy children shall be taught of the LORD; and great shall be the peace of thy children.

  • Dan semua anak-anakmu akan diajari Tuhan, dan akan sangat besar damai sejahtera dari anak-anakmu.

Damai sejahtera atau shalom memiliki makna yg lengkap mengenai kehidupan manusia, semua segi dlm kehidupan manusia dinilai lengkap dan sangat baik. Inilah yg dikejar oleh semua manusia dg berbagai cara, ada yg berhasil, ada jg yg gagal.

Tuhan ingin mengajar kita spya kita memiliki shalom dlm hidup. Diajar Tuhan berarti hrs taat pd peraturan yg Tuhan terapkan, persis spt seorg murid wajib mengikuti peraturan yg dibuat oleh pihak sekolah, jika dilanggar maka ada sanksi yg diberlakukan. Jd ketika diajari Tuhan, kita tdk bs sekehendak hati melakukan apa saja, hrs mengikuti peraturan yg ada. Kemudian hrs memiliki ciri khas yaitu praktek kasih dlm hidup keseharian kita. Spt kita tahu seorg murid berasal dr sekolah yg mana dilihat dr seragam yg dipakainya, demikian jg kita akan dikenal org sbg murid Kristus dr perbuatan dan sikap yg didasari oleh kasih Kristus.

Belajar berarti menambah pengetahuan, ada buku pelajarannya. Alkitab menjd buku pelajaran setiap murid Tuhan, hrs dibaca, dipelajari dan kemudian kita belajar dr Tuhan, lewat pewahyuan, khotbah di ibadah, sekolah teologia, perenungan pribadi yg dlm, dsbnya. Selain pengetahuan, tentu ada tugas dan praktek dr teori yg kita pelajari. Itulah sebabnya Tuhan ingin kita menjd pelaku firman Tuhan, bkn sekedar pny pengetahuan Alkitab. Setelah kita melakukan semuanya, maka tentu ada ujian kehidupan, di sinilah kita hrs mempraktekkan semua yg sdh Tuhan ajarkan, kita pasti bs lulus dr ujian Tuhan.

Ingin hidup yg lebih baik? Datanglah pd Tuhan dan minta Tuhan mengajari kita. Tuhan yg memberi kita kemampuan dan melengkapi apa yg kita butuhkan spya pd akhirnya kita menjd murid Kristus yg menjd berkat bagi bnyk org.

Selamat Merayakan Natal 2019 dan Menyambut Tahun Baru 2020 !!

Posted in Renungan | Comments Off on Dampak Dari Diajari Tuhan

Biasa Menjadi Luar Biasa

DI 23122019

Ester 9:32

  • Demikianlah perintah Ester menetapkan perihal Purim itu, kemudian dituliskan di dalam kitab.

Kitab Ester unik karena tdk ada kata ‘Tuhan’ di dlmnya, namun melalui sejarah yg tercatat, kita bs melihat karya Tuhan yg dahsyat dlm kitab Ester ini.

Ester atau Hadasa, adalah keponakan dr Mordekhai yg kemudian diasuh spt anaknya sndri. Ester bersama dg yg lainnya hanyalah org tawanan di negeri asing, jd bknlah org yg luar biasa di lingkungannya. Namun akhirnya kita tahu bhw Ester menjd permaisuri raja dan pamannya yaitu Mordekhai menjd pejabat kerajaan yg disegani. Sblum itu terjd sebuah ancaman dr Haman yg ingin memusnahkan semua org Yahudi di kerajaan itu. Tanpa peristiwa ini maka nasib bangsa Israel di kemudian hari tdklah spt yg kita bc dlm kitab Ester, tetap menjd tawanan di negeri org. Masalah bahkan ancaman kadang bs merupakan sebuah kesempatan atau titik balik sebuah perubahan.

Hidup tentu bnyk masalah di dlmnya, apalg itu membuat kita masuk dlm situasi yg tdk nyaman, terancam nyawa kita, dsbnya. Namun kita perlu ingat bhw Tuhan tdk melupakan umat-Nya, Dia memang bs murka dan menghukum, namun kasih-Nya tetap ada atas umat-Nya. Jgn kita meragukan kasih Tuhan, tp jg kita hrs merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ester beserta seluruh org Yahudi wkt itu berpuasa merendahkan diri di hadapan Tuhan dan Tuhan mendengar seruan mrka. Ingatlah akan hal ini, jgn melupakan Tuhan dan jg jgn meninggikan diri di hadapan Tuhan. Tuhan memberi pertolongan pd waktu-Nya dg cara-Nya yg ajaib, tetap percaya saja.

Apakah kita sdg terhimpit oleh masalah dan situasi buruk? Tetap bersandar pd Tuhan, jgn mengandalkan kekuatan diri sndri maupun org lain. Tuhan sanggup dan pasti menyelamatkan umat-Nya, termasuk kita jg.

Posted in Renungan | Comments Off on Biasa Menjadi Luar Biasa

Sadar Akibat Dari Dosa

DI 21122019

Yesaya 64:9 KJV
Be not wroth very sore, O LORD, neither remember iniquity for ever: behold, see, we beseech thee, we are all thy people.

  • Jangan menjadi sangat murka dengan berat, oh TUHAN, juga jangan mengingat kesalahan selama-lamanya, lihatlah, pandanglah, kami memohon pada-Mu, kami semua adalah umat-Mu

Perbuatan salah yg merupakan dosa terhadap Tuhan memang sangat buruk akibatnya terhadap org yg melakukannya, apalg kalau Tuhan menjd sangat murka karenanya, hukuman yg diberikan sangat berat.

Namun bnyk org yg masih menganggap remeh melakukan dosa terhadap Tuhan, trs menerus melakukannya tanpa rasa takut dan seolah-olah menantang Tuhan dan sengaja membangkitkan murka Tuhan. Memang ada perhitungan Tuhan sndri mengenai hal ini, ada dosa yg langsung Tuhan beri hukuman saat itu jg, tp ada jg dosa yg Tuhan sengaja hitung sampai batas tertentu, br kemudian hukuman diberikan. Inilah sebabnya bnyk org yg tdk menyadarinya shga tanpa takut malah trs berbuat dosa. Hingga pd akhirnya murka Tuhan turun dan hukuman yg diberikan sangat buruk dampaknya bagi mrka, kehancuran hingga kebinasaan bs saja terjd.

Dosa jgn kita golongkan menjd dosa besar dan dosa kecil, ini adalah jln pikiran manusia. Kalau org lain tdk sengaja berbuat sesuatu yg salah dan itu kesalahan yg kecil, manusia cenderung mudah memaklumi bahkan mudah memaafkan, Bagi Tuhan tdk ada dosa kecil atau besar, dosa tetaplah dosa, dampaknya tentu sama tdk baiknya terhadap pelakunya. Jgn berpikir bhw Tuhan maklum jika kita melakukan dosa yg mnrut manusia itu ‘dosa kecil’, dan pasti mengampuni. Tuhan mengampuni kita krna kita mengakui dosa itu dan memohonkan pengampunan dr Tuhan. Jgn kita memiliki pemahamanyg salah tentang hal ini shga kita kurang menghormati Tuhan karenanya.

Ingat bhw upah dosa adalah maut, jgn biarkan langkah kita justru bkn mengarah pd surga tp neraka, jgn bermain-main dg dosa.

Posted in Renungan | Comments Off on Sadar Akibat Dari Dosa

Pujilah Tuhan

DI 20122019

Mazmur 117:1 KJV
O praise the LORD, all ye nations: praise him, all ye people.

  • Oh pujilah TUHAN, kamu seluruh bangsa, pujilah TUHAN, kamu seluruh umat

Mazmur 117 memang mazmur yg terpendek krna hanya memiliki 2 ayat saja di dlmnya, namun memiliki sebuah pesan yg sangat dlm jika kita merenungkannya.

Kalimat pertama dikatakan pujilah Tuhan kamu seluruh bangsa, dlm bahasa aslinya kata seluruh bangsa adalah ‘gôy gôy’ yg artinya bangsa-bangsa yg non Yahudi atau Gentile. Bgmna bs bangsa yg tdk menyembah Tuhan namun memuji Tuhan? Dlm berbagai kisah Alkitab khususnya di Perjanjian Lama, kita temui bbrpa org bahkan bangsa non Israel yg juga mengagumi Tuhan, misalnya raja Nebukadnezar saat melihat bahwa Tuhan menolong Sadrakh, Mesakh dan Abednego dlm dapur perapian yg dipanaskan 7x lebih panas (Daniel 3), raja Darius saat melihat Daniel masih hidup setelah dimasukkan ke goa singa (Daniel 6), serta bbrpa peristiwa lainnya. Mereka melihat kedahsyatan Tuhan dg mata mrka sndri.

Di sinilah kita hrs sadar bhw setiap dr kita sbg umat Tuhan, org yg percaya pd Tuhan hrs memiliki kesaksian hidup bersama Tuhan shga org lain yg melihatnya akan memuji Tuhan karenanya. Kita memang perlu siap mental utk ini, krna yg akan kita alami nantinya bkn sesuatu yg biasa-biasa saja, tp sesuatu yg akan memperlihatkan kedahsyatan Tuhan. Mgkin kita akan masuk dlm situasi yg ada kemustahilan di dlmnya, terdesak hingga nyawa terancam, susuatu yg tdk bs diselesaikan oleh kekuatan manusia. Dg memiliki kesaksian ini maka org lain akan melihat bhw Tuhan yg kita sembah itu memang Tuhan yg hidup dan hebat, melebihi tuhan yg mrka sembah tentunya.

Alami Tuhan dlm hidup kita, pastikan bhw kita sndripun sbg umat Tuhan jg memuji Tuhan krna mengalami kedahsyatan-Nya dlm hidup kita, bkn sekedar dr apa kata org tentang Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Pujilah Tuhan

Dianggap Pembawa Sial

DI 19122019

Kejadian 38:7, 10-11

Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia.
Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga.

  • Lalu berkatalah Yehuda kepada Tamar, menantunya itu: “Tinggallah sebagai janda di rumah ayahmu, sampai anakku Syela itu besar,” sebab pikirnya: “Jangan-jangan ia mati seperti kedua kakaknya itu.” Maka pergilah Tamar dan tinggal di rumah ayahnya.

Yehuda memiliki 3 anak laki-laki, yg sulung menikah dg Tamar, lalu kemudian mati. Anak keduanya yg laki-laki jg ternyata mati. Tamar dianggap sbg perempuan yg membw kutuk dlm keluarga Yehuda, shga spt ayat yg kita baca, Yehuda sengaja ingin menjauhkan Tamar dr keluarga Yehuda.

Benarkah ada org-org tertentu yg dianggap sbg pembawa kutuk atau sial? Mgkin penilaian ini muncul krna sejak masuknya org itu dlm keluarga atau mgkin usaha justru membw hal-hal negatif. Dlm kasus Tamar, matinya kedua suaminya yaitu anak-anak lelaki dr Yehuda ternyata bkn krna Tamar, tp krna kedua anak laki-laki Yehuda itu dibunuh Tuhan krna perbuatan jahat keduanya. Jd jgn cepat menilai apalg memvonis seseorg sbg penyebab bnyk hal buruk yg telah terjd. Akibatnya bs fatal, nama baik org itu bs hancur di mata bnyk org, dan tentunya ini sangat jahat. Kita tdk boleh berlaku demikian.

Sebaliknya, apakah benar ada anggapan bhw seseorg itu sbg pembawa ‘hoki’ atau keberuntungan? Mengenai hal ini kita bs melihat bgmna Yusuf saat bekerja di rumah Potifar, krna penyertaan Tuhan, Potifar ikut menikmati hasil dr penyertaan Tuhan atas Yusuf:

Kejadian 39:5
Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.

Jd bkn disebut pembawa hoki sbnarnya, tp di mana ada org yg disertai Tuhan, maka berkat Tuhan akan mengikutinya, org lain ikut mengalami dampaknya. Namun spt kisah Yunus yg krna dia, org sekapal mengalami badai dahsyat, mgkin saja bs dikategorikan sbg pembawa sial, namun tentunya kita hrs bs membuktikan org yg kita curigai sbg pembawa sial ini memang krna salahnya Dia terhadap Tuhan atau bkn. Jgn mudah dan terlalu cepat memvonis krna bs saja ternyata kita salah.

Jadilah org yg membuat org-org di sekitar kita ikut menikmati berkat Tuhan yg dihasilkan dr penyertaan Tuhan. Hiduplah benar di hadapan Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Dianggap Pembawa Sial

Reaksi Yang Berbeda

DI 18122019

Kejadian 45:2-3
Setelah itu menangislah ia keras-keras, sehingga kedengaran kepada orang Mesir dan kepada seisi istana Firaun.

  • Dan Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya: “Akulah Yusuf! Masih hidupkah bapa?” Tetapi saudara-saudaranya tidak dapat menjawabnya, sebab mereka takut dan gemetar menghadapi dia.

Reaksi Yusuf yg justru menangis saat membuka identitas dirinya pd 11 saudaranya memang tdk lazim, scra manusia biasanya org akan marah saat bertemu dg org lain yg telah menjahatinya.

Yusuf telah mengalami sebuah pengalaman yg membuat dirinya mengerti apa tujuan hidupnya yg sbnarnya. Dia tahu ada sesuatu yg besar ttg hidupnya saat Tuhan memberikan 2 mimpi yg tdk biasa ttg apa yg nanti akan terjd di masa depan. Semua peristiwa buruk yg dia alami ternyata spt sebuah kapal yg hrs dia pakai utk bs menyeberangi laut. Ini yg jg hrs kita pahami bhw peristiwa-peristiwa buruk yg kita alami akibat perbuatan org lain merupakan sesuatu yg membw kita pd tujuan hidup yg dr Tuhan. Yusuf tdk dendam, tp justru tetap menunjukkan kasih sbg seorg sdr kandung sekalipun dia wkt itu telah menjd penguasa nomor 2 di Mesir.

Mgkin ada org yg tdk kita sukai krna telah berbuat jahat terhadap kita, ini ternyata hrs kita ubah, krna spt Yusuf menyadari bhw yg dia alami itu merupakan ketentuan Tuhan spya dia mencapai tujuan hidupnya, kitapun hrs sadar bhw peristiwa buruk yg kita alami itu jg adalah ketentuan Tuhan, kalau Tuhan tdk izinkan terjd, pasti tdk terjd. Berarti kalau itu terjd pd kita, semuanya sdh atas seizin Tuhan. Tinggal bgmna kita bs tdk terpengaruh oleh itu semua dan tetap memiliki hati yg mengasihi. Belajar menerima ketentuan Tuhan dlm hidup kita akan membuat hidup ini indah dan tdk berat utk dijalani krna sadar bhw ada Tuhan di balik semua yg telah terjd.

Hindari utk berpikir bhw Tuhan merencanakan yg buruk utk hidup kita, asalkan kita tetap memiliki sikap hati yg benar dan hidup sesuai dg kebenaran firman Tuhan.

Posted in Renungan | Comments Off on Reaksi Yang Berbeda

Hidup Yang Puas

DI 17122019

Lukas 2:29

  • “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,

Saat Yesus menjalani hukum ttg sunat saat berumur 8 hari, ada seorg yg bernama Simeon, org yg benar, saleh, memantikan penghiburan utk bangsa Israel, dan Roh Kudus ada di atasnya. Dia menerima pernyataan Tuhan bhw sblum dia mati, dia akan melihat Mesias, dan ini terjd saat dia melihat bayi Yesus.

Tentu Simeon merasa bahagia dan puas akan hidupnya, apa yg Tuhan katakan ternyata terjd dlm hidupnya. Inilah mgkin yg bs jd ukuran bahagia atau tdknya hidup seseorg yaitu apakah apa yg difirmankan Tuhan itu terjd atau tdk dlm hidupnya. Semuanya hrs disertai dg hidup saleh dan benar di hadapan Tuhan serta ada Roh Kudus di atas hidup kita. Jd bkn cuma melakukan firman Tuhan saja, tp jg hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Hrs seimbang dlm hidup jasmani dan rohani krna kita hidup di 2 dunia itu yaitu dunia scra jasmani dan dunia roh. Keduanya hrs kita pahami dg benar dan dijalani dg seimbang.

Apakah kita sdh puas dg hidup kita? Apa yg bs memuaskan hidup kita? Salah satunya tentu berkat dlm hal keuangan, memiliki harta yg berlimpah. Tp uang pny kemampuan yg terbatas, ada hal-hal yg tdk bs diselesaikan dg uang, tp oleh Tuhan. Uang tdk bs membeli mujizat Tuhan, tp Tuhan melalui mujizat-Nya sanggup melakukan apa yg uang tdk bs lakukan. Jd kepuasan hidup kita sbnarnya ditentukan oleh kehadiran Tuhan di dlm hidup kita. Makin bnyk harta bs membuat org justru gelisah dan hidup dlm ketakutan, tp Tuhan memberi damai sejahtera bagi org yg hidup saleh dan benar di hadapan Dia.

Alami Tuhan scra nyata dlm hidup kita, jgn justru kita tdk memiliki pengalamam hidup bersama Tuhan. Tuhan lebih bernilai dan berharga dr apapun jg yg ada di dunia.

Posted in Renungan | Comments Off on Hidup Yang Puas