Kasih dan Karunia Rohani

DI 27082016 
1 Korintus 14:1 KJV 

Follow after charity, and desire spiritual gifts, but rather that ye may prophesy. 
Ikuti setelah amal, dan dambakan karunia-karunia rohani, tapi lebih baik bahwa kamu boleh bernubuat 
1 Korintus 14:1 NLT 

Let love be your highest goal! But you should also desire the special abilities the Spirit gives—especially the ability to prophesy. 
Biarlah kasih menjadi tujuan tertinggimu! Tapi kamu juga harus mendambakan kemampuan-kemampuan istimewa yang Roh berikan – terutama kemampuan untuk bernubuat. 
Mengapa kasih itu hrs dikejar? Bukannya dlm setiap org ada kasih dlm dirinya? Tentunya hrs dibedakan antara kasih dan kebaikan, org bs berbuat baik pd yg lain tanpa hrs mengasihinya. 
Misalkan terjd bencana alam, ada penggalangan dana kemanusiaan, si penyumbang tdk kenal dg para korban bencana alam, tp mrka ditolong jg. Tp utk mengasihi seseorg, hrs kenal dan punya hubungan yg baik dg yg dikasihi, tentu saja di dlmnya termasuk berbuat baik. 
Kejarlah kasih, dlm terjemahan lain dikatakan biarlah kasih menjd tujuan tertinggi kita, spt para pesepakbola berlomba mencetak goal krna tujuan mrka bertanding adalah mencetak goal ke gawang lawan sebanyak mgkin. Tanpa goal tdk ada kemenangan, tanpa kasih maka semuanya sia-sia. 
Cukupkah hanya punya kasih? Ternyata tdk. Kasih hrs punya ‘saluran alirannya’, itulah karunia rohani. Ada bnyk jenis karunia rohani, tp yg rasul Paulus tekankan adalah karunia bernubuat. Knpa ini yg diutamakan? Bknkah karunia ini tdk semua gereja mempraktekannya? 
Bernubuat bkn meramal masa depan, tp menyampaikan pesan Tuhan ttg apa yg akan Tuhan perbuat di masa depan. Bernubuat bkn menyampaikan isi pikiran manusia, tp isi hati Tuhan ttg sesuatu. Org yg bernubuat berdasarkan karunia tentu dipakai Tuhan utk membuat org yg mendengarnya tahu apa yg akan Tuhan kerjakan dlm hidupnya ataupun kelompok hingga ttg dunia ini. 
Kasih disalurkan melalui karunia rohani utk memberkati bnyk org.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.