Teman dan Saudara

DI 03102016 
Amsal 17:17 NKJV 

A friend loves at all times, And a brother is born for adversity. 

  • Seorang teman mengasihi pada segala waktu, dan seorang saudara dilahirkan untuk kesukaran 

Membaca ayat ini rasanya aneh, kalau dibaca terjemahan LAI, rasanya normal krna disebutkan bhw ‘dan menjd saudara dlm kesusahan’. Beda dg ‘seorg saudara dilahirkan untuk kesukaran, bukan masa kesukaran, jd beda maknanya. 
Kalau melihat kisah-kisah dlm Alkitab, sptnya memang terjd spt ayat di atas, misalkan Esau dg Yakub, sdr kembar tp justru keduanya saling menyusahkan, Yakub memperdaya Esau, Esau membuat Yakub takut. Kemudian Yusuf dg 11 saudaranya, Yusuf dinilai menjd sosok yg membuat semua saudaranya tdk bgtu dikasihi ayah mrka shga akhirnya Yusuf dibuat susah oleh sdr-sdrnya. Anak-anak Daud saling bunuh satu sama lain. Tentu ada jg kisah antar sdr yg hidup rukun, tp apa maksud dr perkataan penulis amsal ini? 
Org yg Tuhan pakai utk memproses kita biasanya org yg dekat dg kita, yg paling pasti tentunya sdr kandung, yaitu kakak atau adik kita. Bahkan Tuhan Yesuspun mengalami, adik-adik-Nya yaitu adik yg lahir dr kandungan ibu mrka yaitu Maria dicatat tdk mempercayai Yesus : 
Yohanes 7:5 

Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya. 
Tentu suatu ganjalan bagi Yesus utk mengajar org bnyk namun sdr-sdr Yesus sndri tdk percaya pada Dia. 
Bersyukurlah saat proses hidup sdg kita alami, selalu ada ‘saudara’ yaitu mrka yg dipakai Tuhan utk memproses kita, jg selalu ada ‘teman’ yaitu mrka yg setiap wkt mengasihi kita. Tuhan kadang izinkan kita sndrian tanpa ‘teman’, sbnarnya Dia ingin mengajar kita bgmna mengenal Tuhan itu sbg ‘teman’ yg selalu mengasihi kita. Bentuk kasih tdk selalu berarti mensupport, tp jg menyatakan kesalahan dan kadang ‘memukul’ utk menyadarkan kita. Jadilah pribadi yg dewasa, tdk cepat curiga dan berpikir negatif. Nikmati proses hidup kita, itu yg membuat kita kuat hingga garis akhir 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.