Mencari Orang Hilang 

DI 03122016 
Lukas 19:10 

  • Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” 

Kita pasti pernah membaca atau mendengar berita ttg org yg hilang, mulai dr jenjang usia anak-anak hingga lanjut usia, mengapa dicari? Krna mrka org yg berarti bagi keluarga mrka. 
Org yg blm bertobat, dlm arti percaya pd pemberitaan Injil dan menjd pengikut Kristus, disebut sbg org yg ‘hilang’ dan ‘tersesat’. Bahkan dlm zaman ayat ini, org Israel yg sekalipun sdh hidup menurut hukum Taurat, masih dikatakan ‘terhilang’. Secara umum, org yg terhilang diartikan sbg org yg hidup dlm cengkeraman dosa, jauh dr Tuhan dan blm mengenal kebenaran. 
Apakah kita ‘org hilang’ yg sdh ditemukan Tuhan atau ‘org hilang’ yg masih dicari Tuhan? Masihkah kita berdoa setiap hari? Pengertian ‘hilang’ bs jg pergi tanpa pemberitahuan, shga org lain tdk tahu kita sdg ada di mana. Doa itu komunikasi dg Tuhan, selama ada komunikasi, keberadaan kita tetap dekat dg Tuhan. 
Tuhan mencari yg hilang, ketika kita mulai tdk berdoa lg, Tuhan pasti mencari kita. Spt Tuhan mencari Adam dan Hawa saat mrka baru saja jatuh dlm dosa, Dia jg mencari kita saat kita berbuat dosa, terpisah dr Tuhan, bahkan Dia masih melindungi kita saat iblis ingin merusak hidup kita. Tuhan kita Tuhan yg aktif, kalau menunggu manusia bertobat, jgn-jgn hingga matipun org itu tdk bertobat jg. 
Spt keluarga org hilang yg kuatir dg anggota keluarganya yg tdk tahu keberadaannya, kuatir telantar atau mengalami sesuatu yg buruk, Tuhan peduli dg keadaan setiap org yg berdosa. Dia berusaha membuat org berdosa utk kembali pd-Nya dg cara apapun, bahkan sekalipun di nafas terakhirnya, Tuhan masih menunggu pertobatannya. Tuhan tdk putus asa, Dia ingin hati setiap org menyesali dan meninggalkan hidup dlm dosanya, Dia sabar dan terus mengasihi, Dia menyediakan solusi mslah dosa melalui kuasa darah-Nya. Saat seorg berdosa kembali pd Tuhan, inilah saat yg Tuhan nantikan, ada sukacita 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.