Memelihara Milik

DI 01052017 
1 Timotius 5:8 KJV 

But if any provide not for his own, and specially for those of his own house, he hath denied the faith, and is worse than an infidel. 

  • Tapi jika seseorang tidak menyediakan untuk miliknya sendiri, dan khususnya untuk mereka yang dalam rumahnya sendiri, dia telah menyangkal iman, dan itu lebih buruk daripada seorang kafir/tidak percaya 

Kata ‘kafir’ menjd sebuah kata yg menyinggung perasaan pribadi org yg disebutkan dg kata ini, dlm arti sempit dlm agama tertentu, org yg tdk seagama dg dia dianggap ‘kafir’, tdk menyembah tuhan mereka. 
Apakah ‘kafir’ itu sebatas berbeda agama, berbeda tuhan? Ternyata tdk sesempit itu, ayat ini menyingkapkan hal yg berbeda. 
Org yg beriman bkn sekedar percaya pd Tuhan, tp juga ttg bgmna dia memperlakukan semua yg Tuhan percayakan kepadanya, ada org-org dan jg kekayaannya (hewan, ternak dan harta). Apa hubungannya? 
Mazmur 115:4, 8 

4 Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia, 

8 Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya. 
Kita menjd serupa dg apa yg kita sembah/percayai, kalau kita beriman pd Tuhan, maka kita nantinya akan menjd serupa dg Tuhan, dlm segala hal, kecuali tentu kita tdk mgkin menjd Tuhan, tp kepribadian Tuhan akan bnyk mempengaruhi keprobadian kita. Tuhan itu pengasih dan penyayang, penyedia apa yg kita butuhkan, itulah sebabnya jika kita beriman pd Tuhan, kita pasti memperhatikan keadaan keluarga, kerabat, sdr seiman, sahabat hingga org-org miskin. Kalau kita mengabaikan, maka iman kita itu hanya sebatas pengakuan tanpa bukti nyata. Ini dinilai lebih buruk drpd org yg tdk percaya, krna mrka masih mempedulikan org-org di sekitar mrka. 
Bgmna dg iman kita? Iman itu bkn sekedar ‘pemancing’ mujizat, tp iman itu nyata dlm perbuatan. Kita seharusnya menyatakan pribadi Tuhan melalui cara hidup org yg berTuhan, hrs lebih baik drpd org yg tdk berTuhan. Beriman hrs terlihat nyata 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.