Yusuf dan Yusuf 

DI 29052017 
Markus 15:46 

  • Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu. 

Fakta menarik dlm kehidupan Yesus slma di dunia adalah ada 2 org yg bernama Yusuf yg mengurus moment kelahiran dan kematian-Nya di saat Yesus dlm keadaan tak berdaya. 
Yusuf yg pertama adalah ‘ayah’secara garis keturunan sebab Yusuf bknlah ayah biologis dr Yesus, tetapi sejak dlm kandungan Maria, istrinya, peran Yusuf sangat besar dlm merawat Yesus. 
Yusuf yg kedua adalah Yusuf dr Arimatea, seorg penasehat terkemuka di Israel, mengurus jenazah Yesus dg baik, mulai dr menurunkan tubuh Yesus dr tiang salib hingga memakamkan-Nya scra layak. 
Apakah ini sebuah kebetulan saja? Tuhan yg tahu pasti jwbannya, namun menarik utk direnungkan. 
Arti nama Yusuf adalah ‘orang yang menambah’, kalau kita pelajari tokoh yg bernama Yusuf, misalnya Yusuf anak Yakub, yg kemudian menjd org nomor 2 di Mesir, kemudian Yusuf ‘ayah’ Yesus, dan Yusuf dr Arimatea, ketiganya berdampak positif bagi rencana Tuhan terhadap umat-Nya yaitu bangsa Israel. Yusuf anak Yakub telah menambahkan kesejahteraan ayah dan keluarganya di masa sulit melanda, Yusuf ‘ayah’ Yesus menambahkan kesempurnaan Yesus memiliki ayah dan ibu shga tdk disebut anak haram, Yusuf dr Arimatea menambahkan kekurangan para murid Yesus yg saat itu tdk bs mengurus jenazah Yesus, nama mrka sesuai dg realita hidup mrka. 
Bercermin dr mrka, kitapun hrs berdampak ‘menambahkan’ sesuatu utk org-org di sekitar kita, mgkin bkn spt 3 org bernama Yusuf ini, tp dlm bnyk hal Tuhan beri kita kesempatan utk ‘menambahkan’ sesuatu shga kekurangan org lain bs tertutupi, rencana Tuhan digenapi dan membuat hidup org bnyk menjd lebih berarti. Utk itu memang butuh pengorbanan, kerelaan dan ikhlas, tdk takut terhadap tantangan yg ada 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.