Tetap Sama 

DI 14112017 
1 Tawarikh 15:29 NKJV 

And it happened, as the ark of the covenant of the Lord came to the City of David, that Michal, Saul’s daughter, looked through a window and saw King David whirling and playing music; and she despised him in her heart. 

  • Dan terjadilah itu, sebagaimana Tabut Perjanjian Tuhan datang ke Kota Daud, bahwa Mikhal, putri Saul, melihat melalui jendela dan melihat raja Daud berputar-putar dan bermain musik; dan dia memandang hina Daud di dalam hatinya. 

Salah satu yg tetap kita temui dr pribadi Daud dr sejak muda hingga peristiwa dlm ayat ini adalah dia tetap bermain musik utk Tuhan. Profesi Daud bknlah pemusik, tp utk Tuhan dia tetap lakukan apa yg Tuhan sukai dr dirinya. 
Permainan musik Daud bkn sekedar indah, tp jg punya dampak utk menenangkan jiwa dan mengusir roh jahat dr raja Saul (1 Samuel 16:23). 
Apa yg Tuhan sukai dr diri kita? Masihkah kita lakukan itu utk Tuhan sampai skrg ini? Dulu setiap hr minggu beribadah di grja, skrg hanya sebulan 2 kali saja krna berganti menjd liburan keluar kota. Bkn berarti tdk boleh berlibur, pertanyaannya adalah ketika ada di luar kota, apakah tetap mencari gereja terdekat utk beribadah? Mgkin ada yg berpikir kan bs via streaming nonton ibadah, tp tetap tdk hadir dlm ibadah, bukan? Nonton streaming ibadah bkn berarti sdh beribadah. 
Dulu berbisnis dg cara yg ‘bersih’, skrg mulai menyimpang kiri dan kanan. Dulu melayani tanpa berhitung apa yg akan diterima dr pelayanan, skrg mulai hitung-hitungan. Dulu sering bersaksi, skrg sering bergosip, melukai hati org. Dulu begini, skrg tdk lagi. 
Tanpa sadar kita telah mengalami perubahan ke arah yg ‘turun’ dan berfokus pd diri sndri. Terjadinya tdk mendadak, tp perlahan-lahan. Semua yg kita lakukan ada penilaian dr Tuhan. Suatu saat penilaian itu akan Tuhan beritahukan pd kita, tp bgmna jika sdh tdk ada kesempatan lg utk memperbaikinya? Sdh terlambat dan kita hanya bs menyesal. 
Tetap lakukan apa yg Tuhan sukai dr kita

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.