Tidak Dilupakan Tuhan

DI 11012018 
Mazmur 9:18 KJV 

For the needy shall not alway be forgotten: the expectation of the poor shall not perish for ever. 

  • Bagi yang sangat miskin tidak akan selalu dilupakan: pengharapan orang miskin tidak akan binasa selamanya 

Yesus mengatakan dlm Markus 14:7 bhw org miskin akan selalu ada, dan kpd mrka kita bs berbuat baik. Ayat ini hrs kita pahami dg benar, jika tdk maka kita akan pny cara pandang yg salah. 
Apakah kemiskinan itu sebuah kutukan? Jwbannya bs iya, bs jg tdk. Kita hrs tahu dulu mengapa seseorg itu miskin, kalau miskin krna kutukan, biasanya tdk cuma miskin, ada ditambahi dg rupa-rupa keadaan buruk lainnya (Ulangan 28). Ada jg org yg miskin tp tdk sakit-sakitan, tdk mandul, bahkan bs keluar dr kemiskinannya. Miskin spt ini disebabkan oleh situasi, jd blm tentu krna dosa. 1 Samuel 2:7 dikatakan bhw Tuhan yg membuat seseorg menjd miskin atau kaya. Jd memang ada jg org yg memang Tuhan buat menjd miskin dg alasan dan tujuan yg sesuai dg kehendak Tuhan. 
Org miskin seringkali terlupakan. Misalnya saja ketika kampanye seseorg yg ingin jd pejabat, selalu mendatangi org miskin, menebar janji manis, bgtu sdh menang dlm pemilihan dan menjd pejabat, kaum miskin justru seringkali terlupakan, tdk mendpt perhatian khusus. Org miskin diingat saat moment khusus, misalnya pd hari raya keagamaan, semua berlomba berbuat amal pd org miskin, bgtu hari raya sdh lewat, jarang sekali org yg mau beramal utk org miskin. 
Org miskin seringkali dianggap beban dan ‘sampah’. Mau berteman tp takut nanti diminta-minta tolong atau dihutangi, takut bergantung trs pd kita. Tp tdk semua org miskin pny mental yg tdk baik, ada jg mrka yg masih sadar diri dan berharap pd Tuhan. Jgn kita menghina mrka, krna kita dan mrka sama-sama diciptakan oleh Tuhan, menghina mrka dianggap sama dg menghina penciptanya (Amsal 17:5). 
Kalau saat ini kita dlm keadaan kekurangan, tetap berharap pd Tuhan, krna pengharapan kita tdk sia-sia 

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.