DI 16012018
Markus 4:20
- Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat.”
Bnyk org keliru memaknai ayat ini, krna terpukau dg kata 30, 60, 100 kali lipatnya, yg muncul dlm pikirannya pasti berkat materi yg berlipat, krna zaman skrg menabur selalu dikaitkan dg uang, pdhal hrs dilihat dulu konteks ayatnya.
Benih yg ditabur dlm perumpamaan ini jelas bknlah menabur uang, benihnya adalah firman, Yesus sndri yg mengatakannya (Markus 4:14), kalau yg ditabur benih gandum, maka yg dihasilkan nanti jg gandum. Tanam mangga akan menuai buah mangga. Kalau menabur firman, jelas buah yg dihasilkan jg firman.
Bnyk org putus asa dlm memahami firman Tuhan, baca Alkitab susah dimengerti, baca renungan panduan jg tdk bs mengerti scra keseluruhan. Masalahnya di mana? Jwbannya ada dlm ayat ini: dengar firman, terima, berakar, bertumbuh dan pd waktunya akan ‘berbuah’.
Dengar 1 firman, terimalah dg sukacita, kemudian imani firman itu dan praktekkan, inilah proses berakar, lakukan scra trs menerus, inilah masa pertumbuhan, hingga akhirnya kita hidup dlm firman, inilah masa berbuahnya.
1 benih firman yg berakar dan bertumbuh, akan menghasilkan 30, 60 dan 100 firman Tuhan berikutnya yg bisa kita pahami. Ini rahasianya bgmna bs semakin kita memahami firman Tuhan. Jgn mau mengerti bnyk firman dahulu sblum kita mulai mengerti 1 firman dulu. Bayangkan 30 firman yg dihasilkan, bs menghasilkan lg 30×30 yaitu 900 firman yg bs kita pahami. Tp ingat, semua butuh proses, waktu dan kesabaran kita. Tdk terjd tiba-tiba spt kita menerima pewahyuan dr Tuhan, itu hal yg berbeda.
Jgn kehilangan gairah utk mendalami firman Tuhan, meskipun kita tdk kuliah teologia, bkn berarti kita tdk mampu memahami bnyk firman Tuhan. Blm mengerti, praktekkan saja, nanti pd akhirnya kita br mengerti