DI 25062018
Amsal 4:25 KJV
Let thine eyes look right on, and let thine eyelids look straight before thee
- Biarlah matamu melihat tepat ke depan, dan biarlah kelopak matamu melihat lurus yang di hadapanmu
Mata kita diciptakan Tuhan untuk mampu melihat apa yg dekat dan yg jauh sebatas mata dpt menjangkaunya. Namun bgmna kita menjalani hidup ini sdkit bnyk dipengaruhi oleh bgmna kita menggunakan mata kita.
Tentu saja mata berkaitan dg medis, mata bs mengalami gangguan dan penurunan daya lihatnya, bahkan bs mengalami penyakit spt katarak mata. Itu scra medis, bgmna dg hubungan mata dg kehidupan kita? Pertama, penulis amsal ini menasehati kita agar melihat dg tepat ke depan. Ini bcra ttg arah hidup kita. Kalau ingin melihat apa yg ada di belakang, maka kita memutar arah tubuh kita ke belakang spya mata kita bs melihatnya. Artinya ada pembelokan arah.
Mata kita seharusnya tertuju pd Tuhan, namun seringkali bnyk org tdk memandang lurus pd Tuhan, tetapi melirik kiri dan kanan. Melirik ke kiri atau kanan membuat mata kita kehilangan penglihatan yg jelas ttg apa yg ada tepat di depan kita. Apa yg di kiri atau kanan kita bs berupa : harta, hobby, berhala, kenikmatan dunia, persahabatan, tawaran iblis, dsbnya. Spya mudah mengerti, kita ibaratkan spt seorg pelari yg sdg berlomba, matanya hrs fokus ke dpn, tak peduli penonton mengejek atau berteriak apapun jg, tujuannya adalah memenangkan pertandingan dan masuk finish. Jika dia menanggapi teriakan penonton, dia pasti kalah krna pelari lain sdh pasti akan memenangi pertandingan itu.
Kedua, melihat lurus ke apa yg ada di depan kita. Melihat lurus ke depan membuat kelopak mata kita bs santai dan fokus. Dlm hidup ini kita sangat perlu mata yg ‘santai’ atau kita sebut saja ‘ketenangan’ dlm menghadapi situasi yg ada. Stress dan depresi akan membuat mata kita lelah dan takut utk melihat kenyataan, tdk berani membuka mata. Kalau mata kita tertuju pd Tuhan, maka sbnarnya Tuhan ada di depan kita