Persepuluhan

DI 07062014

Ibrani 7:1-2
Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam … ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.
Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya …

Ada pengajaran yg isinya bhw persepuluhan itu tdk usah dilakukan krna kita tdk hidup mnrut Hukum Taurat. Memang benar bhw kita sbg org Kristen tdk berpatokan pd Taurat krna Taurat sebenarnya hanya utk org Israel saja, utk mengatur cara hidup mrka setelah keluar dr Mesir spya mrka tdk lg hidup mnrut cara org Mesir hidup. Taurat bkn utk seluruh umat manusia. Taurat itu Firman Tuhan krna diucapkan dr mulut-Nya, tp Taurat diperuntukkan hanya bg org Israel. Kalau kita mengadopsi sebagian isi Taurat yg isinya baik dan melakukannya, itu hal yg baik, tp tdk perlu mengikuti semuanya.

Persepuluhan itu bagian dr Taurat? Memang benar, bacalah kitab Imamat maka kita temukan ttg hal ini. Tp sbnarnya pertama kali persepuluhan dilakukan bkn setelah Taurat ada, ini terjd saat Abraham bertemu Melkisedek dlm Kejadian 14:17-20. Spt korupsi sdh ada sblum KPK dibentuk, ada jedah waktu akhirnya urusan korupsi secara serius ditangani, persepuluhan sdh ada sblum akhirnya dijadikan salah satu butir hukum Taurat.

Abraham memberi persepuluhannya stlah Melkisedek memberkati dia. Jd persepuluhan diberikan setelah menerima berkat, persepuluhan adalah bukti kita telah menerima berkat Tuhan, sama spt baptisan air adalah bukti kita percaya dan bertobat. Jd bkn masalah bagian dr Taurat, tp krna itu ‘pola hidup’ yg Tuhan atur dlm hidup kita.

Abraham memberi persepuluhannya pd Melkisedek yg adalah raja dan imam, aplikasi zaman ini para raja dan imam adalah para gembala gereja dan pelayan Tuhan. Utk tugas penggembalaan, hrs ditahbiskan, spya menerima otoritas dan tanggung jwb dr Tuhan, jg mrka menjd perantara jemaat dg Tuhan. Itu peran raja dan imam. Maka bawalah persepuluhan ke rumah Tuhan krna di sana ada para ‘raja dan imam’.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.