DI 07012019
Hakim-hakim 14:17
- Tetapi isterinya itu menangis di sampingnya selama ketujuh hari mereka mengadakan perjamuan itu. Pada hari yang ketujuh diberitahukannyalah kepadanya, karena ia merengek-rengek kepadanya, kemudian perempuan itu memberitahukan jawab teka-teki itu kepada orang-orang sebangsanya.
Ini adalah kisah sebelum peristiwa Simson diperdaya oleh Delila yg mengakibatkan org Filistin tahu pantangan yg berlaku atas Simson hingga akhirnya Simson ditangkap dan kemudian dipermainkan oleh org Filistin.
Isteri Simson yg pertama, seorg wanita Filistin diancam spya mencari tahu jwban dr teka teki yg Simson tanyakan pd 30 temannya, hingga pd akhirnya Simson terbujuk rayu dan membocorkan jwban itu pd isterinya. Setelah peristiwa ini ternyata Simson tdk belajar ttg kelemahannya termakan bujuk rayu wanita, hingga akhirnya terulang pd dirinya dg Delila. Kesalahan yg sama akibat kelemahan yg tdk dijaga.
Tdk semua org mau belajar dr pengalaman masa lalu, entah krna org itu bodoh, dungu, sombong atau meremehkan semua hal. Evaluasi menjd sebuah tertawaan dan banyolan, dianggap tdk bermanfaat dan tdk perlu dilakukan. Kehancuran hidup Simson berawal dr gagalnya mengatasi kelemahannya dlm hal cinta dan nafsu, panggilan Tuhan atas hidupnya gagal dijalani spt yg sebenarnya Tuhan rancangkan.
Tuhan pny rancangan dahsyat atas hidup setiap kita, tp setiap kita pny kelemahan, tugas kita adalah mengatasi kelemahan itu, spya tdk menimbulkan masalah yg dpt menghambat rencana Tuhan digenapi dlm hidup kita. Mengapa kita gagal, miskin, sakit-sakitan, tdk mengalami terobosan, dsbnya, bkn krna Tuhan tdk bertindak, tp kita sndrilah yg gagal menguasai diri shga kelemahan yg kita miliki menjd penyebab kegagalan kita. Jgn jatuh di ‘lubang’ yg sama istilahnya, bljar dr pengalaman dan hindari melakukan kesalahan yg sama di masa dpn.
Tahta, cinta dan harta serta kebodohan diri sndri, adalah jenis-jenis kelemahan yg dimiliki tiap org, waspadalah.