DI 07032020
Kisah Para Rasul 26:32
- Kata Agripa kepada Festus: “Orang itu sebenarnya sudah dapat dibebaskan sekiranya ia tidak naik banding kepada Kaisar.”
Kasus yg dituduhkan pd Paulus sbnarnya bs selesai jika dia tdk meminta banding pd Kaisar, tp mengapa justru Paulus naik banding mengenai kasus hukumnya?
Paulus tdk mencari aman utk dirinya sndri, justru dia melihat ini sbg sebuah kesempatan utk menginjil di forum yg lebih besar, lebih bnyk org terpandang yg mendengar pembelaannya dan di dlmnya ada penekanan ttg Yesus sbg Mesias. Inilah keberanian Paulus yg hrsnya jg dimiliki oleh kita ketika ingin melakukan penginjilan, bhw setiap ada kesempatan utk menginjil, kita menggunakan itu sebaik-baiknya. Kita bkn hanya perlu keberanian saja, tp jg dibekali dg pengetahuan yg cukup ttg Tuhan. Paling penting adalah menglibatkan Tuhan ketika kita melakukan penginjilan krna hanya jamahan Tuhanlah yg bs membuat seseorang percaya dan bertobat pd Tuhan.
Pemikiran bhw kita hrs menghindari timbulnya masalah ketika menginjil justru akan menghambat penginjilan itu sndri. Paulus bs saja cari aman, tdk perlu naik banding dlm perkara hukum yg dihadapinya, dia org yg terpelajar dan pasti tahu ttg hukum, namun dia mengambil resiko besar yg bs saja membuat dia terhukum bahkan kehilangan nyawa, inilah mental yg hrs dimiliki oleh semua org percaya, tdk takut berhadapan dg masalah, ancaman, tekanan, krna sangat yakin bhw Tuhan menyertai dan melindungi kita. Kalau memang kita ditentukan sbg martir dlm penginjilan, kita dibekali dg nyali besar dan tdk gentar terhadap semuanya.
Masih mencari aman utk diri sndri? Bgmna dg nasib mrka yg sdg berjalan menuju kebinasaan kekal? Selama ada kesempatan, gunakan itu utk menginjii mrka yg perlu keselamatan dr Tuhan.