DI 19032020
Ibrani 9:27 KJV
And as it is appointed unto men once to die, but after this the judgment:
- Dan sebagaimana itu ditetapkan pada manusia sekali untuk mati, tapi setelah ini penghakiman
Pemberitaan ttg virus Corona yg bertubi-tubi justru berdampak kurang baik, maksud hati ingin turut membantu memberi informasi yg ‘up to date’ namun justru efek sampingnya adalah membangun ketakutan yg berlebihan.
Tak ada org yg ingin terinfeksi virus Corona, krna bs mengakibatkan kematian. Nanti berpikir bgmna dg nasib keluarga yg ditinggalkan, anak-anak masih kecil, visi dan target hidup blm tercapai, dsbnya. Tp mgkin hanya sdkit org saja yg sadar bhw mrka ‘takut’ mati krna blm sanggup mempertanggung jwbkan hidupnya di hadapan Tuhan. Spt ayat ini menjelaskan bhw setelah kematian akan ada penghakiman. Tdk ada satu manusiapun yg terluput oleh penghakiman Tuhan. Krna itulah perlu dibenarkan pemikiran mengapa kita perlu terhindar dr infeksi virus Corona, bkn sekedar terhindar dr kematian akibat penyakit ini, tp spya bs menjalani hidup ini dg penuh tanggung jwb kepada Tuhan.
Melalui mewabahnya virus Corona hampir di seluruh dunia, Tuhan sdg melihat dan menilai kita, bgmna respon iman kita terhadap hal ini. Pasti ada saja org yg bahkan Kristen, mrka meragukan apakah Tuhan menjamin utk melindungi mrka dr virus Corona. Kalau penyakit-penyakit lain bs Tuhan sembuhkan, kalau infeksi virus ini bgmna? Inilah ‘penyakit’ bagi iman kita yaitu pikiran-pikiran yg meragukan kuasa dan perlindungan Tuhan atas org percaya. Kekuatiran yg berlebih memicu munculnya ketakutan yg akut, akibatnya org lebih percaya pd berita-berita yg blm tentu benar drpd percaya pd janji-janji Tuhan. Apakah Tuhan akan menemukan iman dlm diri org-org percaya? Semoga jwbannya adalah ya.
Siapkah kita menghadapi penghakiman Tuhan? Siapkan diri mulai dr skrg, sblum kita tdk punya waktu lg hidup di dunia ini.