DI 21032020
2 Korintus 11:32-33
Di Damsyik wali negeri raja Aretas menyuruh mengawal kota orang-orang Damsyik untuk menangkap aku.
- Tetapi dalam sebuah keranjang aku diturunkan dari sebuah tingkap ke luar tembok kota dan dengan demikian aku terluput dari tangannya.
Paulus mengalami bnyk kesukaran hidup sejak dia memulai hidup barunya sbg pengikut Kristus, penderitaan fisik hingga nyawanyapun terancam, namun Tuhan meluputkannya.
Setiap manusia pasti akan mati, namun jika blm waktunya tiba, org itu akan tetap hidup walaupun nyawanya terancam oleh bnyk sebab. Ini hrs kita sadari dg benar. Rasa takut krna nyawa kita terancam memang manusiawi, tp kita perlu ingat bhw hidup setiap pengikut Kristus adalah milik Tuhan, Dia bertanggung jwb atasnya. Jd bila blm saatnya tiba utk meninggal, apapun boleh terjd dan Tuhan selalu meluputkannya dr bahaya yg mengancam. Jd kita hrs percaya akan perlindungan Tuhan, bkn berarti kita selalu dlm keadaan aman dan baik, tp jg kita bs mengalami keadaan yg buruk namun tetap tangan Tuhan meluputkan kita dr bahaya.
Sebaliknya, jika memang wkt kita utk meninggal sdh tiba, upaya apapun yg kita lakukan utk mencegahnya tetaplah sia-sia. Jd kita hrs bijaksana menyikapi wkt yg masih tersedia bagi kita dan menggunakan wkt yg ada utk hal-hal yg baik dan memuliakan Tuhan. Berserah pd Tuhan dan bersyukur utk jatah umur yg Tuhan berikan, apakah itu lbh pendek drpd org lain ataukah lebih panjang. Yg penting adalah bgmna kita selama hidup apakah memuliakan Tuhan dg hidup kita dan memberi manfaat utk org lain. Evaluasi dlm jangka wkt tertentu dlm hidup kita menjd sebuah hal rutin yg wajib kita lakukan demi peningkatan kualitas hidup kita, menjd pribadi yg lebih baik di mata Tuhan dan sesama.
Berserah pd Tuhan adalah wujud kita beriman pd Tuhan, menyerahkan pd Tuhan yaitu hak utk mengatur hidup kita, krna hidup kita adalah milik Tuhan.