DI 13042020
Lukas 24:45
- Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
Para murid bertemu Yesus yg telah bangkit dr kematian namun masih timbul keraguan dalam hati mereka sehingga akhirnya setelah pikiran mrka dibuka dan bs memahami isi kitab suci, barulah mrka sadar bhw yg tertulis dlm kitab suci benar adanya.
Jd utk bs memahami atau mengerti isi kitab suci maka pikiran atau pengertian yg kita miliki hrs dlm keadaan terbuka. Di sinilah kita hrs sadar bhw setiap dr kita sdh Tuhan berikan pikiran yg mampu memahami firman Tuhan. Jd kalau sulit memahami isi Alkitab, berarti pikiran atau pengertian yg kita miliki itu dlm keadaan ‘tertutup’. Sesuatu yg tertutup berarti tdk bs yg dr luar masuk ke dlm. Di sinilah ternyata cara kerja bgmna kita bs mengerti ttg firman Tuhan. Bagian Tuhan adalah memberi pengertian-Nya, dan bagian kita adalah membuka pikiran kita utk menerima apa yg dr Tuhan. Kalau kita menutup pikiran kita, sbnarnya itulah penyebab mengapa kita sulit utk memahami firman Tuhan.
Kalau diibaratkan pikiran kita itu memiliki pintu, maka pintu itu adalah logika manusia kita. Kalau logika kita mau kita pakai utk membuka pengertian yg kita miliki, maka jgn lawan kebenaran firman Tuhan dg logika. Logika itu memastikan sesuatu utk bs masuk tdknya informasi dr luar ke dlm pikiran seseorg. Krna itulah logika kita hrs ‘membolehkan’ pengertian dr Tuhan utk masuk dlm pikiran kita, barulah kemudian logika itu digunakan utk membantu mencerna apa yg dr Tuhan. Tentu ada yg tdk bs dicerna dg logika, tp hrs kita terima melalui iman, tdk bs dipahami oleh pikiran tp oleh iman bs kita terima. Kebenaran firman Tuhan itu melampaui logika manusia.
Bkn krna kita sulit mengerti, tp krna logika kita ‘menghadang’ pengertian dr Tuhan utk bs masuk dlm pikiran kita. Otak kita terbatas utk bs memahami pikiran Tuhan.