Mati Kelaparan

DI 14052020

Amsal 10:3 KJV
The LORD will not suffer the soul of the righteous to famish: but he casteth away the substance of the wicked.

  • TUHAN tidak akan membuat menderita jiwa orang benar hingga mati kelaparan, tapi Dia menyingkirkan hasrat orang fasik.

Krisis yg ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 salah satunya bs mengarah pd krisis pangan shga bs timbul kekhawatiran terjd kelaparan scra global.

Bnyk janji Tuhan terhadap org benar, salah satunya adalah Tuhan tdk membuat jiwa org benar itu menderita hingga mati kelaparan. Jd ada org yg mati kelaparan krna jiwanya menderita. Kalau keadaan jiwa seseorg sdh terganggu maka keadaan ini bs membuat hidupnya merana. Kalau sampai seseorg menjd gila, itu masih lebih baik drpd org yg jiwanya merana. Jarang kita dengar ttg org gila yg mati kelaparan, dia tdk sadar mkn sesuatu yg kotor, dsbnya, malah ada sebuah rumor bhw tubuh org yg gila tdk pernah sakit, lebih kuat daya tahannya, entah ini benar atau tdk. Tp jiwa yg merana itu lbh membuat seseorg menderita krna dia masih sadar dan waras ketika merasakan penderitaan jiwanya.

Sesadis atau sekejam apapun perlakuan yg kita terima, Tuhan pny kuasa utk menyembuhkan luka hati dan memulihkan damai sejahtera dlm hidup kita. Tp bnyk org yg menyukai dirinya tetap dlm keadaan terluka hatinya, bermain ‘play victim’, menempatkan dirinya sbg korban yg perlu trs menerus dikasihani, shga pd akhirnya org bosan dan sadar bhw dia tdk ingin dipulihkan. Org mulai tdk memperhatikannya lg shga dia merasa hidupnya sndrian, mulai menilai org lain jahat dan merubah dirinya menjd seorg yg kejam hingga jahat. Tuhan tdk mau kita hidup spt itu, Dia mau jiwa kita ‘kenyang’ dg kasih Tuhan shga kita bs menjalani hidup dg penuh semangat dan bahagia.

Bgmna kondisi jiwa kita? Jgn biarkan penderitaan yg kita alami semakin berat krna kita membiarkan diri kita trs menerus merasakan luka hati yg mendalam.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.