Menantikan Pengharapan

DI 20062020

Galatia 5:5 KJV
For we through the Spirit wait for the hope of righteousness by faith.

  • Karena kita melalui Roh menantikan pengharapan kebenaran oleh iman

Kebenaran ternyata memiliki pengharapan, ada harapan yg kita miliki ketika kita hidup dlm kebenaran Tuhan, yaitu harapan menerima balasan dr Tuhan sesuai kebenaran yg kita kerjakan.

Ini terjd melalui Roh Tuhan, artinya adalah bhw Roh Tuhan hrs tinggal di dlm diri kita, Dia mengendalikan hidup kita sepenuhnya shga kita dimampukan utk hidup benar. Keinginan daging kita itu kuat, kadang kita tdk sanggup menahannya shga kita berbuat dosa. Itulah sebabnya kita perlu kekuatan yg lebih besar dari keinginan daging kita, kekuatan yg dari Tuhanlah yg kita perlukan. Sulit bagi kita utk menguasai diri sepenuhnya di setiap waktu, kita bs saja lemah dan kompromi dg keinginan daging. Manusia tdk sanggup utk mengalahkan dosa kalau Tuhan tdk ada dlm dirinya, sekalipun tdk berinteraksi dg dunia lain namun tetap dosa bs terjd melalui pikiran dan kekuatiran hidup.

Apakah ada gunanya kita hidup benar sementara mata kita melihat org yg fasik justru menikmati yg baik dan indah? Terkadang kita melihat ‘ketidak adilan’ Tuhan: org yg hidup benar justru menderita, sdgkan mrka yg hidup dlm gelap bs ada dlm keadaan yg bebas dr penderitaan. Bnyk akhirnya org imannya gugur dan murtad meninggalkan Tuhan krna melihat sndri Tuhan diam melihat semuanya itu dan firman-Nya tdk direalisasikan. Memang hidup sbg Kristen bkn soal hidup bahagia tp bgmna hs bertahan dlm penderitaan yg menbw pd keselamatan kekal. Tuhan jg beri kebahagiaan, tp porsi utk setiap org berbeda-beda. Yg tdk pernah menderita pasti krna kompromi dg ketdk benaran, ingin tetap hidup enak di dunia tp tetap masuk surga, tdk perlu ada penderitaan.

Iman boleh goncang tp jgn tinggalkan Tuhan, ujian berat pasti dtg dlm hidup setiap org, ada yg di masa mudanya, atau di masa tuanya, bersiaplah jika ujian itu dtg.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.