Lamban Untuk Mendengar Firman

DI 21092020

Ibrani 5:11

  • Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.

Bnyk org menjd Kristen dg tujuan yg keliru: supaya bs masuk surga, tp tdk bs paham mengapa seseorg itu sebenarnya menjd Kristen: untuk punya hubungan yg intim dg Pemilik Surga dan mengikuti semua aturan dan hukum Tuhan.

Krna itulah maka pola pikir sebagian org telah menjd sesat: masuk surga yg penting sdh dibaptis, bnyk berbuat baik dan hidup berkelimpahan. Ini pola pikir yg dianut bnyk kepercayaan di luar Kristen, berbuat bnyk kebaikan spya masuk surga, kalau ditimbang maka timbangannya lebjh berat ke arah kebaikan. Kalau bgtu buat apa jd org Kristen? Ikuti saja yg lain, bs bebas ini itu dan ‘katanya’ nanti bs masuk surga asal bnyk berbuat baik. Akibatnya org spt ini malas utk mendengar firman dan berpikir tdk perlu tahu banyak ttg isi Alkitab, beralasan ‘otaknya gak sampai’ kalau mencoba memahami firman Tuhan. Iblis sangat senang dg org tipe spt ini, tak perlu diserang, pasti mudah dikalahkan dan dipermainkan.

Kata lamban dlm bhsa aslinya adalah ‘nōthros’ yg artinya lamban, malas, bosan, dan bodoh. Respon seseorg terhadap firman Tuhan bs jd tolak ukur bgmna dia mrnghidupi dirinya sbg seorg Kristen, kalau reaksinya malas bc dan dengar firman, bosan kalau topiknya firman Tuhan, susah memahami shga akibatnya menjd bodoh rohani, ini tipe org yg lamban mendengar firman Tuhan. Tipe yg berpikir masuk surga itu gampang, pdhal ada syarat-syarat yg Tuhan tetapkan utk itu. Krna bodoh, tdk tahu syarat-Nya, nanti baru menyesal kalau ditolak Tuhan utk masuk surga, baptisan dan berbuat baik bkn jaminan masuk surga. Bertobat dan kembali pd pengenalan yg benar akan Tuhan dan firman-Nya.

Perlu proses utk menjd org Kristen yg dewasa rohaninya, yg kesukaannya ialah merenungkan firman Tuhan dan melakukannya dlm keseharian hidupnya. Tanpa proses maka tdk akan ada muncul hasilnya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.