DI 06102020
Yehezkiel 36:31
- Dan kamu akan teringat-ingat kepada kelakuanmu yang jahat dan perbuatan-perbuatanmu yang tidak baik dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena kesalahan-kesalahanmu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji.
Kita mgkin bingung dg org yg masih saja hidup dlm dosanya yg dilakukan terus menerus, apa tdk bosan hidup spt itu? Lalu bgmna bs terlepas dr ikatan dosa yg bgtu mengikat org yg mencintai dosa?
Sesuatu yg salah tp dianggap benar tentu itu hal yg hrs ditangani dg benar, maka apa yg dianggap benar itu hrs dibuktikan bhw ternyata itu salah bahkan jahat. Ini tentu butuh jamahan kuasa Tuhan sndri, manusia pny kecenderungan menikmati dosanya scra trs menerus, butuh utk dibuat ‘kapok’ terlebih dahulu barulah mulai timbul penyesalan yg kemudian diikuti dg pertobatan yg sungguh. Di saat proses pertobatan inilah manusia mulai menyadari bhw yg dia lakukan selama ini itu dosa, sesuatu yg jahat shga bs melakukan perbuatan yg keji. Rasa jijik dan muak terhadap apa yg pernah dibuat krna pengaruh dosa muncul krna hati nuraninya sdh kembali normal, sdh bs kembali menguasai dirinya sndri sepenuhnya.
Cara lain yg Tuhan lakukan ialah dg nyata melakukan yg baik meskipun seseorg masih hidup dlm dosanya. Manusia tetap pny hati nurani, bs saja suatu saat menjd kotor dan jahat, namun masih bs Tuhan pulihkan. Pertobatan ditunggu Tuhan hingga akhir nafas hidup tiap org shga tdk ada kata terlambat utk bertobat kembali pd Tuhan. Ketika Tuhan masih melakukan apa yg baik terhadap hidup seorg pendosa, maka kekerasan hati dan jalan pikiran yg dikuasai dosa, perlahan-lahan akan mulai diubah Tuhan, spt memanaskan es perlahan-lahan dg api, butuh wkt utk es itu mencair dan kemudian berubah menjd air panas yg mendidih. Tuhan sanggup mengubah hidup seorg pendosa menjd seorg yg membenci dosa.
Bukalah hati utk Tuhan menjamah hidup kita, Dia Pembebas kita, bahkan ikatan kuasa dosapun tunduk pd kuasa Tuhan, asalkan kita pny keinginan utk sungguh-sungguh bertobat.