DI 21102020
Yeremia 40:4-5
Maka sekarang, lihatlah aku melepaskan engkau hari ini dari belenggu yang ada pada tanganmu itu. Jika engkau suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, marilah! Aku akan memperhatikan engkau. Tetapi jika engkau tidak suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, janganlah pergi! Lihat, seluruh negeri ini terbuka untuk engkau: engkau boleh pergi ke mana saja engkau pandang baik dan benar.
- Engkau boleh kembali kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan yang telah diangkat oleh raja Babel atas kota-kota Yehuda, dan tinggallah bersama-sama dia di tengah-tengah rakyat, atau ke mana saja engkau pandang benar, pergilah ke situ!” Lalu kepala pasukan pengawal itu memberikan kepadanya bekal makanan dan suatu hadiah, kemudian melepas dia pergi.
Memang aneh membc kisah ini, bgmna seorg kepala pasukan pengawal Babel yg telah berhasil merebut Yerusalem bs begitu bersikap baik terhadap nabi Yeremia yg sbnarnya adalah tawanan perang.
Inilah keadilan Tuhan yg nyata, sesuai dg nubuatan yg disampaikan nabi Yeremia bhw jika menyerah pd Babel maka nyawa akan selamat. Yeremia tdk dibunuh atau ikut diangkut ke Babel, bahkan dilepas dan diberi hadiah, kalau bkn Tuhan maka hal ini mustahil terjd. Yeremia diperlakukan buruk oleh bangsanya sndri tp justru dihormati oleh penjajah bangsanya, pdhal dia bukan pengkhianat, semua krna dia taat utk tetap menjd nabi bagi bangsanya, menyampaikan pesan Tuhan walaupun bangsanya tdk percaya bahkan hendak membunuhnya. Ketaatan pd Tuhan tdk pernah sia-sia, bahkan di saat yg burukpun, ketaatan kita akan melindungi kita dr yg jahat dan mengalami pembelaan Tuhan.
Agaknya apa yg dilakukan Yeremia telah jg diketahui oleh org-org Babel shga kepala pasukan pengawal Babel berkata bhw semua yg terjd adalah hukuman Tuhan krna mrka telah berdosa dan tdk mau mendengar firman Tuhan. Hal ini jg menarik krna bangsa Babel tdk percaya apalg menyembah TUHAN, justru mrka lebih menghormati seorg nabi dr bangsa lain pdhal bangsa yg mrka taklukkan itu tdk menghormati nabinya sndri yg telah menganggap Yeremia telah bernubuat palsu, bernubuat ttg yg buruk-buruk. Kita perlu menghormati org-org yg Tuhan pakai utk menjd spt ‘nabi Yeremia’ di zaman ini, menyuarakan kebenaran dr Tuhan dan memberi kita peringatan ttg dosa yg telah kita perbuat.
Taatlah pd Tuhan dlm kondisi apapun, meskipun nyawa kita menjd taruhannya, ingat bhw Tuhan itu adil dan benar, Dia membela org-org yg sungguh-sungguh hidup benar di hadapan-Nya.