Tuhan Sembunyi?

DI 06012021

Yohanes 12:36

  • Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

Mengapa setelah banyak menyampaikan ttg pengajaran lalu Yesus pergi dan bersembunyi, tdk mau ditemui oleh bnyk org? Bukankah justru hal yg baik kalau trs mengajar dan bnyk org diberkati?

Kalau ada hal spt ini: ada sebuah serial yg bagus dan seru, hanya ditayangkan oleh sebuah stasiun TV, tdk ada di Youtube atau aplikasi menonton film, ditayangkan seminggu 1x, pas jam tayangnya tiba-tiba listrik padam 2 jam, tentu kita diliputi rasa penasaran besar, bgmna kelanjutan ceritanya, apakah ini, apakah itu, lalu timbul sedikit omelan dlm hati: “Ah, pakai listrik padam segala pas mau nonton nih serial, dasar …!” Hal ini hanya gambaran keadaan di mana ada saat-saat Tuhan itu bgtu nyata dlm hidup kita, berdoa semangat, permintaan kita dikabulkan, mengalami kesembuhan, mujizat, penghasilan meningkat, keluarga harmonis, pokoknya semua kelihatan ‘indah’ dan kita sangat bisa mensyukuri hidup ini, memuji Tuhan itu rasanya bkn sesuatu yg sulit, namun dlm wkt sekejap tiba-tiba hal yg mengejutkan terjd, mulai yg buruk itu muncul dan kita mulai berpikir: Tuhan koq diam saja, knpa ini dibiarkan terjd? Tuhan di mana?

Alasan Yesus bersembunyi dr org bnyk adalah krna Dia tahu bhw org bnyk itu bkn mengagumi Tuhan, tp terpukau dg ajaran dan mujizat yg Dia lakukan. Sederhananya spt kalimat yg sering kita dengar: lebih mencari berkat dan mujizat drpd mencari Tuhan yg mengadakan semuanya itu. Di batas ini maka Tuhan akan ‘bersembunyi’ dr kita utk sementara wkt. Tujuannya spya kita sadar bhw tanpa kehadiran Tuhan dlm hidup kita maka semua hal yg baik itu tdklah akan ada dan kita alami, krna kita mulai terbiasa berpikir spt ini: “Tuhan pasti sediakan seperti biasanya, jd percaya saja nanti semuanya akan saya terima.” Memangnya Tuhan itu (maaf) spt pembantu yg saat kita bangun lalu sarapan pagi otomatis tersedia di meja setiap harinya? Yg Tuhan inginkan adalah hubungan dlm keintiman dg kita, bkn hubungan yg sepihak saja mengasihi. Tuhan ‘diam’ krna kita mulai berani kurang ajar terhadap Dia.

Kasihi Tuhan bkn krna pemberian-Nya, bkn krna ingin dijagai Tuhan, tp kasihi Tuhan krna tanpa Dia maka kita hanyalah org yg tdk memiliki kepastian dan tujuan dlm hidup ini.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.