Dibuat Menjadi Putih

DI 18032021

Daniel 12:10
Many shall be purified, and made white, and tried; but the wicked shall do wickedly: and none of the wicked shall understand; but the wise shall understand.

  • Banyak yang akan dimurnikan, dan dibuat putih, dan tahan uji, tapi orang fasik akan berbuat fasik, dan tidak satupun dari orang fasik akan mengerti, tapi orang bijak akan mengerti.

Ini ttg akhir zaman, saat Daniel di zaman itu mengalami pengalaman supranatural dan diberitahukan sebagian dr apa yg di masa depan akan terjd. Bnyk org yg akan dimurnikan, dibuat ‘putih’ dan tahan uji. Ada 2 jenis golongan org di akhir zaman yaitu org fasik dan org bijaksana. Tahap pertama adalah pemurnian, semua org akan mengalami, baik org bijak maupun org fasik, namun di tahap ini reaksi dari 2 golongan ini ternyata berbeda: org fasik ketika dimurnikan justru responnya malah semakin menjd fasik perbuatannya, tapi org bijak bs memahami bhw pemurnian ini tujuannya utk mempersiapkan diri menghadapi akhir zaman yg nantinya akan memisahkan org bijak dan org fasik.

Proses selanjutnya adalah ‘diputihkan’, dibuat menjd putih. Dlm bhsa aslinya, kata putih adalah là‚ban yg artinya menjd putih, jg berarti membuat batu bata (bricks). Dimurnikan hingga hanya tinggal warna putih, tdk boleh ada warna lain walau setitik saja, ini yg kita pahami sbg tanpa noda dan tanpa cela. Hanya boleh ada ‘warna’ Tuhan dlm hidup kita, ini satu hal yg sulit krna kita hidup di tengah dunia ini yg memiliki budaya, adat istiadat dan jg sistem yg berlaku scra umum. Org bijak tentu jg mengalami pemurnian dan jg ‘pemutihan’, baik dlm cara pikir, cara hidup, cara bekerja dan berbisnis, bahkan dlm hal cara melayani Tuhan. Yg tdk sesuai dg kebenaran firman Tuhan hrs disingkirkan dr hidup kita, jika tdk nanti kita tdk akan tahan uji saat ujian dr Tuhan itu dtg dlm hidup kita.

Dimurnikan, diputihkan dan tahan uji, inilah yg terjd atas kita yg hidup di akhir zaman ini, responilah sbg org yg bijak, bkn sbg org fasik.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.