DI 30042021
Matius 22:29 KJV
Jesus answered and said unto them, Ye do err, not knowing the scriptures, nor the power of God.
Yesus menjawab dan berkata pada mereka: “Kamu melakukan kekeliruan, tidak mengetahui kitab suci, maupun kuasa Tuhan.”
Kata kekeliruan dlm bhsa aslinya adalah planaō yg berarti menyebabkan tersesat, menyimpang dari jalan yg benar, menuju pada kesalahan dan dosa, memungkiri kebenaran.
Pola pikir yg sesat adalah menganggap bisa memahami firman Tuhan itu sbg sebuah kemampuan yg tdk semua org bs memilikinya. Hanya para teolog, hamba Tuhan, org yg terbiasa berkhotbah atau sharing firman, mrkalah yg dianggap bs memahami firman Tuhan dan Alkitab. Jemaat umum dianggap tdk perlu utk bs memahami firman Tuhan scra mendalam, akibatnya jemaat bs saja salah dlm hal mempraktekkan firman Tuhan krna dasar pemahamannya sdh salah. Pola pikir ini hrs kita singkirkan dr otak kita, pikiran kita jgn sampai ‘teracuni’ oleh pikiran yg spt itu, bukankah nanti setiap kita akan berhadapan dg pengadilan Kristus? Kitab hidup kita akan dibuka dan kita dihakimi menurut apa yg kita buat selama hidup di dunia, termasuk dlm hal mempraktekkan firman Tuhan.
Salah memahami akibatnya bs tersesat dan langkah kita mengarah pd dosa. Jadi sebagian dosa yg kita perbuat itu terjd krna kita tdk mampu memahami firman Tuhan scra benar, salah menafsirkannya shga dlm prakteknya justru kita malah melakukan hal yg salah bahkan dosa. Lho mempraktekkan firman Tuhan justru yg dibuat adalah dosa? Ya, itulah bahayanya jika kita tdk memahami firman Tuhan dg benar. Selain itu kita jg hrs memahami kuasa Tuhan dg benar, bhw kita sbg org percaya dan anak-anak Tuhan menerima kuasa dr Tuhan ketika Roh Kudus turun ke atas kita (Kisah Para Rasul 1:8), hrs bisa paham apa kuasa itu, penggunaannya hrs bgmna, batasan yg tdk boleh dilanggar, dsbnya. Bila tdk memahami justru bisa terjd perbuatan dosa (Matius 7:21-23).
Semua org wajib memahami firman Tuhan scra benar, krna setiap kita akan mempertanggung jwbkannya di hadapan Tuhan, bkn rombongan, tapi masing-masing diri kita sndri.