Raja Yang Menginjil

DI 19022022

2 Tawarikh 19:4 KJV
And Jehoshaphat dwelt at Jerusalem: and he went out again through the people from Beer-sheba to mount Ephraim, and brought them back unto the LORD God of their fathers.

Dan Yosafat berdiam di Yerusalem, dan dia pergi mengunjungi lagi rakyat dari Bersyeba ke Gunung Efraim, dan membawa mereka kembali pada TUHAN nenek moyang mereka.

Seorg raja bukankah cukup mengeluarkan titah ttg sesuatu dan semua org akan patuh dan tdk berani melanggarnya, tp knpa justru yg dilakukan adalah mengunjungi rakyatnya scra langsung?

Raja yang ‘menginjil’, istilah ini saya gunakan utk menggambarkan apa yg Yosafat lakukan utk membawa rakyatnya kembali utk hanya menyembah TUHAN yg nenek moyang mrka sembah sejak dulu. Mirip spt Yesus dan para rasul yg mengunjungi banyak kota dan desa utk memberitakan Injil, menyuruh org untuk bertobat, raja Yosafat tdk menggunakan titah dan kekuasaan yg dimilikinya, ini suatu hal yg sangat menarik. Mgkin saja raja Yosafat pny pemikiran bhw pertobatan itu kalau dipaksa tdk akan bertahan lama. Pertobatan hrs lahir dr dlm hati, bkn krna takut melanggar titah yg raja keluarkan. Pertobatan adalah urusan yg sifatnya setiap pribadi dgn Tuhan langsung, dan ini hanya bs terjd kalau ada yg memberi peringatan spya mrka bertobat. Bukan hanya memberitakan pertobatan, tapi jg membawa mrka kembali kepada TUHAN. Ini satu paket yg lengkap, bkn cuma menginjil, tp memberi pendampingan hingga pertobatan terjd, tentu ini hal yg tdk mudah utk dilakukan. Penginjil yg hanya sampai memberitakan Injil di depan mimbar atau di atas panggung KKR mungkin banyak, tp hanya sebagian yang meneruskan penginjilan dgn mendampingi hingga terjadi pertobatan.

Siapa target dr penginjilan? Stop berpikir utk menargetkan penginjilan hanya melihat dari agamanya apa, krna sesungguhnya org yang sdh Kristenpun tetap hrs jd target penginjilan. Bukalah mata dan telinga kita lebar-lebar, brp banyak org Kristen yg sedang lemah imannya dan berniat utk murtad meninggalkan Tuhan. Karena beratnya beban hidup, mrka berpikir mungkin hidupnya lebih baik kalau dulu tetap dlm kepercayaannya yg lama. Org Kristen yg dia kenal tdk ada yang peduli dgn kondisinya, bahkan cenderung pura-pura ‘buta dan jg tuli’ krna takut utk dimintai tolong, sementara ada org yg non Kristen justru peduli dgn keadaan dirinya, kalau begitu jgn heran justru akhirnya dia meninggalkan Tuhan karena ‘kasih nyata’ dia temui dari org yg justru non Kristen. Kita lihat jg, Yesus dan para murid menginjil, tp jg bnyk membantu org miskin dgn keuangan yg mereka miliki. Jadi kalau kita ingin menginjil, siapkan 2 hal ini: pemberitaan Injil yg efektif dan juga dana untuk menolong org yg sedang kesusahan sementara mrka sdg mendengar pemberitaan Injil yg kita sampaikan.

Penginjilan bukan tujuannya untuk membuat menjd Kristen, bukan itu, tapi utk menyatakan kasih Tuhan lewat pengampunan dosa dan jg pertolongan-Nya yg nyata melalui kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.