DI 07052022
Lukas 8:33-34, 37
Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas.
Setelah penjaga-penjaga babi itu melihat apa yang telah terjadi, mereka lari lalu menceritakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya.
Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa meminta kepada Yesus, supaya Ia meninggalkan mereka, sebab mereka sangat ketakutan. Maka naiklah Ia ke dalam perahu, lalu berlayar kembali.
Menurut Kamus Alkitab, Gerasa atau Gadara ialah sebuah kota yg terletak di sebelah timur sungai Yordan, penduduknya adalah orang yg bukan Yahudi, dan merupakan pusat filsafat spekulasi.
Kedatangan Yesus di kota itu justru disambut dgn tidak baik, bahkan mereka meminta utk Yesus segera meninggalkan kota itu. Di lain tempat justru kedatangan Yesus diterima dgn baik krna pelayanan yg Yesus lakukan sangat dibutuhkan, bnyk org yg butuh disembuhkan dan jg dibebaskan dr roh-roh jahat. Mgkin ada bbrpa alasan mengapa mereka tdk menerima kedatangan Yesus dgn baik, pertama, karena kota itu pusat filsafat dan penduduknya bkn org Yahudi, maka bs dipahami bhw mrka tdk ingin filsafat mrka diganggu oleh pengajaran lain dr Yesus, kalau zaman sekarang, seperti dicurigai akan melakukan ‘Kristenisasi’. Lalu mgkin saja org yg kerasukan ‘legion’ itu mrka biarkan kena dianggap bhw ada ‘roh dewa’ di dlm tubuh org yg kerasukan itu. Ketika roh itu diusir, mrka takut akan terjd sesuatu di dalam kota mrka, ibaratnya roh itu akan membalas dendam pd penduduk kota. Kemungkinan yg ketiga, pihak para pemilik dan penjaga ternak babi berpikir jika Yesus melakukan hal itu lagi maka ternak mereka akan mati semuanya, ini mempengaruhi mata pencaharian mrka.
Terganggu oleh kedatangan Yesus, ini seperti ada org yg terganggu oleh kebenaran firman Tuhan dan hukum-hukum Tuhan di zaman ini. Yg dulu boleh, skrg tidak boleh krna dilarang dlm Alkitab, yang dulunya bebas mau lakukan apa saja, skrg harus menyesuaikan dg hukum Tuhan, boleh tp jgn melanggar firman Tuhan. Semua hrs ikuti aturan Tuhan, hrs begini, hrs begitu, tdk boleh begini, tdk boleh begitu. Ah, knpa justru merepotkan? Sebagian org justru menolak Tuhan dan tetap ‘kekeh’ dgn ‘hukum’ buatannya sendiri. Tetap agamanya Kristen, tapi hukum yg ditaatinya ya hukumnya sndri. Tuhan urusannya cuma soal surga, memberi berkat, melakukan mujizat, selebihnya adalah diatur oleh dirinya sndri. Itulah knpa banyak org yg kita temui adalah yg munafik, Kristen tp koq begitu amat? Bahkan ada pepatah yg cukup seram: lebih setan daripada setan. Ini jgn sampai terjd pd diri kita, memang terlihat seperti tdk begitu bebas, tp itu baik efeknya utk diri kita sekarang dan masa depan, nanti di waktu depan, kita baru menyadarinya.
Tunduk sepenuhnya pd hukum Tuhan, maka hukum Tuhan itu akan menjaga hak-hak kita sebagai warga negara surga, kita tidak akan kehilangan yg terbaik dr Tuhan dalam hidup kita.