Jijik Dengan Dosa

DI 29042025

Yehezkiel 36:31 ILT3
Kemudian kamu akan teringat kembali dengan kelakuan-kelakuanmu yang jahat dan perbuatan-perbuatanmu yang tidak baik, dan kamu akan merasa jijik menurut pandanganmu sendiri oleh karena kesalahan-kesalahan dan kekejianmu.

Ketika seseorg mulai kembali pd Tuhan dan hidup benar, kesadaran bahwa dirinya terlihat dan terasa jijik karena dosa yg dilakukannya akan muncul dan itulah awal satu pertobatan yg sejati.

Org belum mau bertobat karena berpikir bhw berbuat dan hidup dlm dosa itu bukan suatu kejijikan, memalukan, dan menghambat yang dari Tuhan masuk dlm kehidupannya. Diberi nasehat, wejangan, bahkan hukuman disiplin juga tdk membuatnya kapok, masih sengaja sembunyi-sembunyi berbuat dosa, terus dlm kebohongan yg semakin bertambah, dsbnya. Ketika kita melihat hasil dari hidup benar di hadapan Tuhan, menikmati janji Tuhan, kita baru sadar bhw kenikmatan dosa itu tidak bs menyamai nikmatnya pemberian Tuhan. Tdk sebanding, tdk selevel, karenanya sangatlah bodoh menukar kenikmatan dari pemberian Tuhan yg berlimpah dgn kenikmatan dosa yg sifatnya fana dan menyengsarakan. Apakah kita sdh merasa jijik dgn diri kita yang dahulu hidup dlm dosa? Jika ya, berarti kita sudah bs membandingkan antara hidup dlm Tuhan dgn hidup dalam dosa, keadaan yg kita alami tdk selevel, dan pastinya kita menyesal mengapa dulu menikmati hidup dlm dosa.

Pertobatan yg palsu biasanya menyesal tapi sementara waktu saja, kembali melakukan dosa yg sama bahkan dgn keparahan yg lebih menyeramkan dr sebelumnya. Menyesal tapi bukan karena takut akan Tuhan, tapi takut tdk lagi disupport manusia, jadi bertobatnya tdk asli, tp palsu, kelihatannya sih mulai terlihat rohani lagi, tp tak lama kemudian mulai bisa terlihat kumat, nanti menyesal lagi, tp kumat lagi dan terulang terus. Nanti kalau semua jd buntu, tidak ada jalan keluar, baru cari Tuhan dgn serius, ditolong Tuhan tp kemudian jadi kumat lagi. Itulah sifat manusia, tunggu sdh babak belur barulah kapok, mau berhenti. Ini sesuatu yg sangat merugikan hidup karena waktu tdk akan terulang, bgmna jika tidak ada waktu lagi utk bertobat karena jatah hidup di dunia sdh habis? Kadang berpikir masih ada banyak kesempatan utk bertobat, Tuhan kan penuh kasih, selalu siap menerima kita kpn saja kita bertobat, tp ternyata kesempatan yg terakhir sudah dilewatkan, tak punya waktu lagi utk bertobat.

Jangan tunda utk bertobat, segera ambil wkt dan kesempatan utk kembali pd Tuhan dgn pertobatan yg sungguh-sungguh, mulailah utk hidup benar di hadapan Tuhan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.