DI 28042025
Matius 12:44-45
Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur.
Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.”
Dlm ayat ini, manusia digambarkan seperti sebuah rumah, jika roh jahat meninggalkan rumah itu, maka rumah itu menjadi kosong dan dia bebas masuk lagi ke dalamnya.
Kalau demikian, sebuah rumah seharusnya tdk boleh kosong, hrs ada pemiliknya yg dgn penuh hak bs tinggal di dalamnya. Rumah yg nyaman pasti membuat betah utk ditinggali oleh pemiliknya. Jadi kenapa sebuah rumah itu kosong walau tertata rapi setelah keluar roh jahat dr dalamnya? Kenapa tidak dihuni? Di sinilah kita perlu memahami, manusia yg ‘kosong’ bukan berarti tdk ada rohnya, kalau rohnya tdk ada, maka pasti sudah meninggal. Jadi walaupun manusia hidup dan tetap ada rohnya di dalamnya, bs saja dia spt rumah yg kosong. Berarti kekosongan ini ada penyebab yg perlu diketahui. Hanya ada 2 jenis roh yg bs masuk dlm hidup manusia, roh jahat atau Roh Tuhan, jadi inilah yg hrs dipahami, dalam hal roh, ternyata ada 2 jenis roh yg bs tinggal bersama, roh kita dgn salah satu dari kedua jenis roh tadi. Lihat ayat ini: “Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya (Yehezkiel 36:27).
Jadi bagaimana kita bs taat sepenuhnya pd Tuhan? Memakai kasih kita pd Tuhan? Brpa kali kita gagal taat pd Tuhan sekalipun kita mengaku mengasihi Dia? Jadi yg membuat kita mampu taat adalah karena Roh Tuhan ada di dalam batin kita! Tapi ini terjadi kalau roh kita sudah diperbaharui! “Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Mustahil kita bisa taat dgn kemampuan diri sendiri, tapi semua itu bs terjadi karena roh kita diperbaharui dan Tuhan menaruh Roh-Nya ke dalam batin kita. Jadi rumah yg kosong itu adalah batin setiap manusia, siapa yg masuk dan tinggal, ini yg akan mempengaruhi hidup kita. Seberapa hal kerinduan kita utk pemulihan, tapi tidak lanjut utk hidup dalam Tuhan dan Dia di dalam kita, maka itu hanya seperti membuat rumah yang berantakan kembali menjd rapi, tapi kosong dan roh jahat siap utk menempatinya kembali utk merusak hidup.
Jagalah batin kita, jangan sampai iblis dapat masuk dan tinggal di dalamnya, biarlah Roh Tuhan saja yg menetap sehingga kita mampu taat sepenuhnya pd Tuhan