Isi Hati Yang Berbeda

DI 20062025

Amsal 23:7 ILT3
Sebab seperti orang berpikir dalam jiwanya, demikianlah dia. Dia akan mengatakan kepadamu: “Makanlah dan minumlah,” tetapi hatinya tidak bersamamu.

Kadang keramahan itu sebatas satu sopan santun saja, bukan sebuah kejujuran, mulut manis tapi hati pahit, semua demi terlihat jd baik dan seharusnya.

Atau lebih parah lagi, keramahan itu ternyata hanya sebuah kedok dari keinginan jahat yg terselubung. Misalnya ada org ingin menipu, biasanya dia mengatakan bhw barang yang dijual itu kualitasnya paling oke, tapi itu demi supaya org mau membelinya, kenyataannya kualitas barang itu biasa saja. Atau ada yang sengaja mengajak kita makan tetapi dengan tujuan nanti kita yg bayar, dsbnya. Intinya ini adalah sebuah ‘transaksi’, bukan ketulusan dari hati. Penampilan luarnya terlihat baik & ramah, namun hatinya bisa saja memusuhi, ada dendam, dsbnya. Di sinilah kita harus dengan bijak menilai sebuah situasi, apakah ini bentuk ketulusan seseorg ataukah justru ini sekedar sopan santun yg ada terselubung baik niat ataupun tujuannya. Isi hati seseorg tdk mgkin bs kira ketahui, raut wajah mgkin saja bs dibuat-buat, hanya waktu nanti yang akan mengungkapkan kebenarannya.

Sopan santun itu sesuatu yg penting & baik, tp sbg org Kristen, kita harus melakukannya dgn tulus, dgn hati yang murni, apa yg ada di mulut sama dgn yg ada dlm hati. Namun di sisi lain, kita jg hrs waspada menyikapi yang org lain perbuat terhadap kita, benarkah itu sebuah ketulusan, jangan-jangan itu sebuah jebakan untuk kita, ada niat jahat dibaliknya. Jgn sampai kita terjebak dan dirugikan. Hal spt ini memang butuh hikmat utk menilainya, terkadang kita salah menilai sikap seseorg, dan itu terkadang memalukan sekali. Yang bisa kita lakukan adalah hargai kebaikan yg org perbuat terhadap kita, jika mampu untuk membalas, balaslah kebaikannya, tetapi jika kemudian terbongkar niat jahat di balik apa yang dia lakukan, usahakan jgn terlibat lebih dlm dgn apa yg dia buat, segeralah menjauh dan tetap bersikap sbg orang yg membawa damai.

Miliki nilai moral yang sesuai firman Tuhan, jadilah org yg tulus dlm berbuat baik, tetap bersikap sopan dan ramah. Berikan sebuah kesaksian hidup yg baik di hadapan semua org.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.