DI 25082025
Mikha 3:4
Mereka sendirilah nanti akan berseru-seru kepada TUHAN, tetapi Ia tidak akan menjawab mereka; Ia akan menyembunyikan wajah-Nya terhadap mereka pada waktu itu, sebab jahat perbuatan-perbuatan mereka.
Jika kita ingin bertemu seseorg, tetapi org itu menolak utk ditemui, pasti ada sesuatu yg telah terjadi, alasan kuat yg membuat kita tdk diizinkan menemuinya.
Berseru pd Tuhan tp Dia tdk menjawab, ini sesuatu level di mana kekecewaan sudah meningkat menjadi kemarahan besar dan berujung pd penolakan. Jadi kita hrs tahu bhw ada saat Tuhan menolak mendengar apalagi menjawab seruan seseorg, yang jadi alasannya adalah karena perbuatan jahat yg telah dilakukan. Perbuatan jahat di sini bukan sekedar dlm batasan hasil perbuatan kriminal, tapi pelanggaran pada hukum dan perintah Tuhan. Dlm konteks ayat ini, obyeknya adalah para pemimpin dan nabi palsu di Israel zaman itu. Dapat kita simpulkan yg Tuhan anggap sebuah kejahatan adalah tdk berperan sesuai dgn jabatan yg Tuhan percayai, menggunakan kekuasaan utk hal yg salah, utk menindas dan menguntungkan diri sendiri. Kita hrs paham bhw penyalah gunaan wewenang suatu jabatan atau profesi yg Tuhan beri pd kita, itulah sebuah kejahatan.
Apakah kita sdh berfungsi sesuai dengan peran yang Tuhan percayakan? Sudahkah kita menjd ayah yg baik? Sementara ada keluarga yg tdk dikaruniai anak, tapi kita malah tdk menghargai peran kita sebagai seorg ayah. Sudahkah kita menggunakan harta kita utk kemuliaan Tuhan? Sudahkah kita melayani sesuai dgn jawatan yg telah Tuhan percayakan? Kadang profesi yang kita jalani sekarang, kita anggap sbg satu prestasi milik kita sendiri, pencapaian dr kerja keras dan pengorbanan kita. Tetapi jika Tuhan tidak memberikannya, apakah kita bs memilikinya? Soal bs makan atau tdk, itu ditentukan oleh Tuhan: Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah (Pengkhotbah 3:13). Makan saja itu dapat izin dr Tuhan untuk menikmatinya, apalagi harta dan jabatan kita, itu juga pemberian dr Tuhan yg hrs dipertanggung jawabkan.
Yang Tuhan inginkan adalah kita tidak dgn sengaja menyalah gunakan kewenangan yg Dia berikan pd kita, gunakan itu untuk berbuat baik dan menguntungkan orang banyak.