DI 27092025
Yohanes 16:1-2 ILT3
Aku telah mengatakan hal-hal ini kepadamu supaya kamu jangan tersandung.
Mereka akan membuat kamu terkucil dari Sinagoga, tetapi saatnya tiba, bahwa setiap orang yang membunuh kamu, ia berpikir sedang mempersembahkan ibadah kepada Elohim.
Kita perlu pahami bhw di zaman itu belum ada kitab-kitab Perjanjian Baru spt Alkitab zaman skrg, yg ada hanya kitab Taurat dan bbrpa kitab lainnya.
Munculnya Yesus sbg seorg guru dan nabi di zaman itu memang fenomenal, mereka takjub dgn pengajaran serta mujizat yang Yesus lakukan, hal ini berdampak terhadap para ahli Taurat dan bbrpa golongan lain yg ada pd zaman itu, sehingga Yesus di mata mereka adalah ‘musuh bersama’, sehingga dlm bbrpa bagian dr Injil, dikisahkan bahwa ada rencana utk membunuh Yesus. Menjd pengikut Yesus zaman itu punya resiko yg besar, bukan sekedar dikucilkan, tp dapat difitnah sehingga menjd target ditangkap hingga dibunuh. Tak heran ketika Petrus ditanya 3x apakah mengenal Yesus, bagian dr team Yesus, dia menyangkalnya 3x dan akhirnya dia menyesal. Sejarah kelam dlm kisah para martir yg mempertahankan dgn kuat iman mereka, rela kehilangan nyawa demi tetap menjd pengikut Yesus, penginjil serta org Kristen.
Di zaman ini jg masih terjd hal yg serupa, di bbrpa belahan dunia, org-org Kristen menjd target penangkapan, penyiksaan hingga jg target pembunuhan, tujuannya utk dengan kejam menghentikan penginjilan yg tentu saja akan menambahkan jumlah org yang percaya di suatu wilayah. Memang Tuhan jg berkata bhw ada org-org tertentu yang ditentukan menjd martir bagi Tuhan. Tentu ini pilihan Tuhan, dan mereka diberi suatu kesanggupan utk menanggungnya. Hal ini bs kita lihat dalam: Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus (Wahyu 13:10). Hingga masa akhir zaman nantinya, para martir akan selalu ada.
Jgn takut akan hal buruk yg dirancangkan oleh mereka yang membenci Injil, ingatlah bhw penyertaan Tuhan sempurna, walau mungkin kita kehilangan nyawa, tapi tetap memiliki keselamatan kekal.