Kekudusan Yang Sebenarnya

DI 23102025

Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Kudus seringkali dimaknai sbg kondisi yg bersih, suci, tanpa dosa. Padahal itu hanya sebagian dr makna kudus, apa kata Yesus ttg kekudusan?

Dlm doa Yesus untuk para murid-Nya serta org-org yg nantinya percaya pd Injil, Yesus memohon pd Bapa utk menguduskan kita dlm kebenaran-Nya yaitu firman Tuhan. Jd makna kata kudus ini harus sesuai dengan apa yg firman Tuhan katakan, bkn asalnya dr pengertian manusia. Tidak ada satupun manusia yg tdk berdosa, maka kalau yang dipakai pengertian kudus itu tanpa dosa & suci, maka tak ada satupun manusia yang dapat sampai pd kondisi menjd kudus. Yg perlu kita perhatikan adalah kata pertama dlm ayat ini yaitu ‘kuduskanlah’, Tuhan lah yg menguduskan kita, melakukan prosesi pengurusan terhadap semua manusia yg berdosa. Pemberian pengampunan atas dosa manusia membuat dosa terampuni & kita disucikan oleh darah Yesus yg dengan darah-Nya telah menebus kita.

Mgkin ilustrasi ini sedikit menggambarkan hal pengurusan: seorg anak kecil dilarang bermain di luar karena sedang hujan, tetapi si anak mengabaikan larangan itu dan dia bermain hujan-hujanan, tubuhnya jadi kotor dan ini memicu kemarahan orgtuanya. Yg harusnya dilarang masuk karena kotor, si anak ini menyesal, minta ampun dan dgn penuh kasih orgtuanya mengizinkan anak ini masuk rumah. Yg dilakukan tentu satu pembersihan, tubuh anaknya dibersihkan dan barulah keadaan anak itu kembali jadi bersih spt tidak pernah kotor sebelumnya. Kudus bkn berarti tdk pernah berdosa, tapi ada pertobatan yang membuat Tuhan beri pengampunan. Dikuduskan dalam firman Tuhan, artinya mulai dr pertobatan, proses pengudusan, hingga dimuliakan, semua ini hrs sesuai dg apa yg telah Tuhan tetapkan, bukan memakai akal manusia.

Pentingnya kita dikuduskan oleh Tuhan di dlm firman Tuhan, bukan pengertian akal kita sendiri, jgn bohongi pikiran kita dengan pemikiran sesat ttg pertobatan.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.