Hidup Bijaksana

DI 20112025

Matius 7:24-25
“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

Hidup kita seumpama sebuah rumah, mau spt apa wujudnya itu hal yg bukan utama, tapi pondasi rumah, mau dibangun di atas apa, ini yg penting.

Pondasi hanya terlihat saat pembangunan mulai berlangsung, kita bs melihat dengan jelas pondasi rumah yg digunakan, setelah itu dilanjutkan dgn membangun struktur dr rumah yg diinginkan. Pondasi pd akhirnya tdk terlihat lagi karena tertutup lantai yang kita pakai. Ini gambaran ttg hidup kita yang sedang kita bangun, pondasi apa yang kita pakai utk itu, membangun di atas batu, ini berarti kita membangun di atas pondasi yg benar & teguh: dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dr batu karang rohani yg mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus. (1 Korintus 10:4). Doa pribadi, kebaikan yg tersembunyi, keintiman dgn Tuhan, semua ini contoh pondasi yg hanya Tuhan & kita saja yg tahu, org lain melihat hasilnya dan menilai hidup kita.

Membangun hidup kita di atas pondasi yg benar yaitu Kristus, bukan berarti luput dr semua yg akan dialami semua org. Dalam ayat ini dikatakan bhw bangunan rumah yg pondasinya benar atau salah, akan teruji dr besarnya badai kehidupan yg dtg menimpa semua org, baik itu org yg rohani maupun yg duniawi. Bedanya org yang rohani tetap teguh melewati ujian kehidupan, tapi yang duniawi, hidupnya akan ‘roboh’, semuanya hancur dan mengalami kerugian besar. Jd ingat bhw ada ujian kehidupan yg semua org akan alami, sifatnya massal dan tidak mudah, mungkin akan ada ujian kesulitan, ujian kesabaran, ujian kehilangan semua, dsbnya. Masihkah bs bertahan? Semua ini bergantung pd pondasi kehidupan kita, yg pasti di dalam Kristus, ada janji keamanan dan kesuksesan, ada penyertaan Tuhan yg sempurna atas hidup kita.

Bangunlah pondasi kehidupan kita di atas batu karang yaitu Kristus, firman-Nya hrs kita taati dan ketika ujian kehidupan akan datang, kita punya nyali utk menghadapi.

This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.