DI 02012026
Roma 6:4 ILT3
Sebab itu, kita telah dikuburkan bersama Dia melalui baptisan ke dalam kematian supaya sama seperti HaMashiakh telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian pula kita harus berjalan dalam pembaruan hidup.
Memasuki hari ke-2 di tahun 2026 ini, apa yg menjd fokus kita? Ingin situasi berubah lebih baik dr 2025? Jgn sampai ini berubah dr harapan menjd mimpi belaka.
Kalau kehidupan kerohanian kita masih di dlm situasi yg lama, mgkinkah terjd suatu perubahan nasib? Dlm ayat ini disinggung ttg berjalan dlm pembaharuan hidup, satu hal yg hrsnya dimulai dlm diri kita. Yg nanti kita hadapi ke depan tdk akan sama sulit & kerasnya dr tahun 2025. Semakin dekat dg kedatangan Tuhan yg kedua, keadaan tdk semakin baik. Bandingkan saja antara thn 2024 dgn tahun 2025, terasa lebih banyak goncangan atau tidak? Kalau hidup rohani kita belum berubah, bgmna kita bs lewati tahun 2026 ini dgn senyum kemenangan? Atau malah hujan air mata yg terjd nanti, karena itulah pentingnya pembaharuan di dalam hidup kerohanian kita diperhatikan dan dilihat perkembangannya. Makin dkt Tuhan atau malah menjauh? Makin taat pd Tuhan atau makin mengabaikan perintah Tuhan?
Pembaharuan hidup bukan sekedar terjadi perubahan status menjd Kristen, tetapi ttg hidup sbg org Kristen di tengah dunia yang tdk semakin baik ini. Apakah kita dg tegas dan bangga mengakui Tuhan Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat kita? Atau kita malu-malu mengakui Dia di dpn umum plus menyangkal Dia? “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.” (Matius 10:32-33). Tunjukkan bhw org Kristen punya kualitas diri yg lebih baik drpd yg lain, meskipun kita dlm kesulitan, ada Tuhan yg menolong dan melepaskan kita. Jgn berjalan sbg org fasik, hiduplah bijak dan takut akan Tuhan.
Pembaharuan hidup hrs terjd pada diri kita, keadaan di depan membutuhkan iman yg lebih besar, daya tahan yg lebih kuat, kasih pd Tuhan yg semakin mendalam.